Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Perwira Tinggi TNI pada HUT ke-81 TNI

Diposting pada

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada tujuh jenderal TNI dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Penghargaan itu diberikan di tengah rangkaian perayaan ulang tahun TNI dan tercantum dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 87/TK Tahun 2026.

Dari tujuh penerima, tiga orang mendapat Bintang Mahaputera Adipurna, yaitu Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, dan Jenderal TNI Agus Subiyanto. Sementara itu, empat lainnya menerima Bintang Mahaputera Adipradana, yakni Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

Nama Djamari Chaniago kembali menonjol dalam daftar penerima. Purnawirawan kelahiran 8 April 1949 itu pernah memimpin sejumlah jabatan strategis, termasuk Kepala Staf Umum TNI dan Panglima Kostrad. Ia juga pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan pada 17 September 2025 sampai 1 Oktober 2026, serta menjadi anggota Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan periode 2025–2030. Djamari merupakan lulusan AKABRI 1971 dari kecabangan Infanteri Kostrad dan pernah menjadi komisaris utama PT Semen Padang pada 2015–2016.

Penghargaan Adipurna juga diberikan kepada Sjafrie Sjamsoeddin. Lahir pada 30 Oktober 1952, ia dikenal sebagai purnawirawan perwira militer yang kini menjabat Menteri Pertahanan sejak 2024. Sebelum itu, ia pernah menjadi wakil menteri pertahanan pada 2010–2014. Riwayat militernya dimulai setelah lulus dengan Adhi Makayasa dan masuk satuan Infanteri Komando Pasukan Khusus pada 1975. Pada 10 Agustus 2025, Prabowo juga menganugerahkan pangkat kehormatan Jenderal kepadanya.

Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang lahir pada 5 Agustus 1967, masuk daftar penerima Adipurna sebagai Panglima TNI. Ia memimpin TNI sejak 22 November 2023 setelah sebelumnya diusulkan Presiden Joko Widodo untuk menjadi Kepala Staf Angkatan Darat pada 25 Oktober 2023. Agus adalah lulusan Akademi Militer 1991 dari kecabangan Infanteri dan pernah menjalani penugasan awal di Timor Timur. Kariernya kemudian berlanjut hingga kursi pucuk pimpinan TNI setelah disahkan DPR dan dilantik pada 22 November 2023.

Untuk kategori Adipradana, Tandyo Budi Revita menjadi salah satu penerima. Perwira kelahiran 21 Februari 1969 itu menjabat Wakil Panglima TNI sejak 10 Agustus 2025. Lulusan Akmil 1991 dari Infanteri Kostrad ini punya rekam jejak panjang di lingkungan TNI AD, termasuk pernah memimpin Resimen Induk Kodam IX/Udayana, Kodam IV/Diponegoro, dan menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

Selain nama-nama tersebut, penghargaan yang sama juga diberikan kepada Maruli Simanjuntak, Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Marsekal TNI M. Tonny Harjono. Penganugerahan ini menjadi bagian dari penghormatan negara atas pengabdian para perwira tinggi TNI yang menempati posisi penting di matra darat, laut, dan udara.

Sumber: www.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan