• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi Investasi

Presiden Tegaskan Komitmen Percepatan Hilirisasi Industri: Dampak, Tantangan, serta Peluang Investasi

Luna by Luna
10 Juni 2026 - 20:59
in Investasi, Nasional
0

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen percepatan hilirisasi industri sebagai fondasi utama kebangkitan dan kemakmuran bangsa. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap. Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan yang menitikberatkan nilai tambah lokal sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

Presiden tegaskan komitmen percepatan hilirisasi industri Cilacap

Latar belakang kebijakan hilirisasi dan tujuan jangka panjang

Hilirisasi industri tambang, terutama tembaga, bauksit, dan pasir silika, menjadi bagian dari upaya Indonesia mengubah pola ekspor fromasi bahan mentah menjadi produk bernilai tambah yang diproduksi di dalam negeri. Dalam kajian riset FEB UI berjudul Kajian Dampak Hilirisasi Industri Tambang terhadap Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan: Tembaga, Bauksit, dan Pasir Silika, hilirisasi dianggap sebagai prasyarat bagi pembentukan industri pengolahan yang lebih luas untuk mendukung mencapai target Indonesia Emas 2045 apabila investasi direalisasikan sesuai rencana. Nur Kholis, Wakil Kepala PEBS FEB UI, menekankan bahwa output yang dihasilkan industri hilirisasi tidak hanya meningkatkan ekspor produk jadi, tetapi juga menambah kapasitas input bagi pelaku industri dalam negeri.

Hilirisasi telah memungkinkan Indonesia tidak lagi hanya mengekspor bahan mentah. Dari tembaga hingga kaca dan keramik berbasis pasir silika, produk bernilai tambah mulai diproduksi di dalam negeri. Nur Kholis menegaskan bahwa langkah ini menjadi strategi untuk memperkuat struktur industri nasional dan membuka peluang ekonomi baru, termasuk peningkatan kesejahteraan tenaga kerja lokal. Dalam catatannya, hilirisasi diharapkan memicu pertumbuhan pendapatan daerah serta pendapatan negara melalui skema seperti Dana Bagi Hasil (DBH) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dampak ekonomi nyata di daerah dan manfaat bagi publik

Implementasi hilirisasi telah dirasakan di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Gresik di Jawa Timur, Kabupaten Mempawah di Kalimantan Barat, dan Kabupaten Batang di Jawa Tengah. Pembangunan smelter menjadi motor penggerak ekonomi lokal, meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta pendapatan daerah. Penambahan lapangan kerja tercapai tidak hanya melalui pekerjaan langsung di fasilitas pengolahan, tetapi juga melalui aktivitas pendamping seperti sektor konstruksi dan logistik. Selain itu, data daerah menunjukkan peningkatan pendapatan daerah yang terkait melalui pajak daerah dan kontribusi terhadap pembiayaan infrastruktur publik yang dirasakan publik secara nyata.

Baca Juga  Jurnalis Bongkar Kasus Korupsi di Palopo Divonis Selama 3 Bulan Penjara

Dalam pandangan Nur Kholis, kebijakan hilirisasi sangat berkaitan dengan ekonomi regional. Ia menyoroti bahwa peningkatan penerimaan daerah dapat dialokasikan untuk investasi infrastruktur publik—sesuatu yang secara langsung memengaruhi layanan bagi warga, seperti jalan, penerangan, dan fasilitas publik lainnya. Secara nasional, pergeseran dari ekspor bahan mentah menuju produk olahan menempatkan Indonesia pada posisi yang lebih kuat dalam rantai nilai global, meminimalkan volatilitas harga komoditas dan meningkatkan stabilitas pendapatan negara.

Tantangan, risiko, dan kebijakan penanganannya

Namun, hilirisasi tidak tanpa tantangan. Infrastruktur yang belum memadai, kebutuhan tenaga kerja terampil yang masih terbatas, serta fluktuasi permintaan pasar menjadi hambatan utama. Dampak lingkungan dari proses pengolahan tambang juga perlu ditangani secara serius. Dalam konteks ini, Nur Kholis menekankan perlunya langkah komprehensif: pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi dan program peningkatan kompetensi, riset dan pengembangan teknologi, serta penerapan teknologi ramah lingkungan di seluruh fasilitas pengolahan mineral tambang. Ia juga menekankan pentingnya diversifikasi produk dan penguatan kerja sama internasional untuk menjaga daya saing industri.

Pekerjaan pemerintah tidak berhenti pada pembuktian dampak ekonomi. Upaya menjaga kelestarian lingkungan menjadi bagian terintegrasi dari pelaksanaan hilirisasi. Pengelolaan limbah yang efektif dan adopsi teknologi bersih menjadi bagian dari standar operasional yang diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan sambil mendorong efisiensi dan biaya produksi yang lebih rendah bagi pelaku industri.

Investasi asing dan kerja sama internasional sebagai penguat ekosistem hilirisasi

Di luar dalam negeri, Indonesia juga berupaya memperkuat ekosistem hilirisasi melalui kerja sama internasional. Pembicaraan dengan India menunjukkan arah strategi untuk memperluas investasi hilirisasi logam dan pengembangan industri barang modal. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang kerja sama dengan India, termasuk rencana investasi, pengembangan industri barang modal, hingga kolaborasi riset untuk meningkatkan efisiensi energi. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan bahwa pertemuan bilateral dengan Sekretaris Kementerian Logam India, Sandeep Poundrik, berfokus pada penyusunan kerangka kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman (MoU).

Baca Juga  Gugatan Larangan Keluarga Presiden-Wapres Pilpres: Jokowi vs. PDIP

Pemerintah menilai sinergi ini vital untuk memperkuat ketahanan energi nasional serta membuka peluang investasi berkelanjutan dengan manfaat jangka panjang. Selain investasi, kerja sama juga mencakup penguatan riset dan inovasi untuk menciptakan peralatan dan fasilitas produksi baja yang lebih efisien dari sisi energi. Rencana MoU antara kementerian terkait diharapkan mempercepat realisasi kolaborasi industri logam dan hilirisasi, dengan fokus pada produksi produk bernilai tambah yang bisa diproduksi bersama dan diperdagangkan di pasar global.

Mengapa kebijakan ini relevan bagi Indonesia hari ini

Kebijakan hilirisasi industri tidak sekadar soal meningkatkan ekspor produk dalam negeri; ia menyentuh keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, dan keamanan energi. Dengan nilai tambah yang diciptakan secara lokal, Indonesia berpotensi mengurangi ketergantungan pada impor barang modal dan komponen industri dari luar negeri. Dalam konteks kekinian, kebijakan ini juga menyoroti transformasi industri sebagai bagian dari transformasi energi yang lebih luas, menyiapkan fondasi inovasi untuk masa depan seperti panel surya dan semikonduktor yang diharapkan menjadi bagian dari rantai nilai domestik.

Presiden menegaskan bahwa percepatan hilirisasi adalah bagian dari nation-building—upaya membangun fondasi ekonomi yang kokoh agar bangsa dapat berdikari dan mengejar kemajuan berkelanjutan. Pada saat Indonesia menguji ketahanan ekonominya melalui banyak tantangan global, penguatan hilirisasi menjadi salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas makroekonomi, meningkatkan pendapatan daerah, serta membawa manfaat langsung kepada masyarakat melalui pekerjaan dan infrastruktur publik.

Dengan langkah-langkah konkret seperti pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kapasitas riset, dan kolaborasi internasional yang lebih erat, arah kebijakan ini diharapkan memberi ruang bagi pertumbuhan industri yang lebih terukur dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Sambil menata ekosistem investasi, pemerintah juga menimbang dampak sosial dan ekologis sebagai bagian integral dari paket reformasi ekonomi besar yang sedang berlangsung. Perspektif panjang mengenai Indonesia Emas 2045 tetap menjadi kompas bagi upaya ini, agar percepatan hilirisasi tidak hanya menjadi jargon, melainkan kenyataan yang dirasakan oleh masyarakat luas di berbagai daerah.

Baca Juga  Surabaya Berdarah: 14 Tewas, ISIS Dalangi Bom Gereja, Pelaku Satu Keluarga

Tags: dampakhilirisasi:industriinvestasi,komitmennasionalpeluangpercepatanpresiden,tantangantegaskan
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Realisasi Investasi Batam Tembus Rp17,4 Triliun, BP Batam Optimistis: Dampak dan Peluang Investasi ke Depan
BP Batam

Realisasi Investasi Batam Tembus Rp17,4 Triliun, BP Batam Optimistis: Dampak dan Peluang Investasi ke Depan

10 Juni 2026 - 11:59
Transformasi Digital Jadi Prioritas Pembangunan Nasional di Tahun Ini: Kebijakan, Implementasi, dan Dampaknya
Nasional

Transformasi Digital Jadi Prioritas Pembangunan Nasional di Tahun Ini: Kebijakan, Implementasi, dan Dampaknya

10 Juni 2026 - 08:59
Timnas Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Turnamen Internasional: Strategi, Pemain Kunci, dan Rencana Pelatihan
Nasional

Timnas Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Turnamen Internasional: Strategi, Pemain Kunci, dan Rencana Pelatihan

10 Juni 2026 - 05:59
Tren Investasi 2026 di Batam: Mengapa Batam Masih Jadi Primadona Investor Nasional
Investasi

Tren Investasi 2026 di Batam: Mengapa Batam Masih Jadi Primadona Investor Nasional

10 Juni 2026 - 02:59
Update Terbaru: Proyek Strategis Nasional Kereta Cepat Trans-Sumatera Hari Ini – Apa yang Presiden Tinjau?
berita

Update Terbaru: Proyek Strategis Nasional Kereta Cepat Trans-Sumatera Hari Ini – Apa yang Presiden Tinjau?

9 Juni 2026 - 07:45
Gus Yaqut Diperiksa Usai Haji 2026: Cek Fakta Lengkapnya
berita

Gus Yaqut Diperiksa Usai Haji 2026: Cek Fakta Lengkapnya

3 Juni 2026 - 20:04
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
East Coast Sonic Boom: Meteorologist Unveils Cause

East Coast Sonic Boom: Meteorologist Unveils Cause

10 Juni 2026 - 22:03
Cinta Saja Tak Cukup: Kunci Hubungan Bahagia

Cinta Saja Tak Cukup: Kunci Hubungan Bahagia

10 Juni 2026 - 22:03
Inggris susah payah gebuk tim terlemah di Piala Dunia 2026, Tuchel kecewa tapi puas

Inggris susah payah gebuk tim terlemah di Piala Dunia 2026, Tuchel kecewa tapi puas

10 Juni 2026 - 22:02

Panduan Lengkap Jaga Kesehatan Mental Bandung Hari Ini di Tengah Hiruk Pikuk Era Digital

10 Juni 2026 - 21:52
Gunakan Riset Statistik, Tokoh Muda Nabire Prediksi Belanda dan Prancis

Gunakan Riset Statistik, Tokoh Muda Nabire Prediksi Belanda dan Prancis

10 Juni 2026 - 21:44

Pilihan Redaksi

East Coast Sonic Boom: Meteorologist Unveils Cause

East Coast Sonic Boom: Meteorologist Unveils Cause

10 Juni 2026 - 22:03
Cinta Saja Tak Cukup: Kunci Hubungan Bahagia

Cinta Saja Tak Cukup: Kunci Hubungan Bahagia

10 Juni 2026 - 22:03
Inggris susah payah gebuk tim terlemah di Piala Dunia 2026, Tuchel kecewa tapi puas

Inggris susah payah gebuk tim terlemah di Piala Dunia 2026, Tuchel kecewa tapi puas

10 Juni 2026 - 22:02

Panduan Lengkap Jaga Kesehatan Mental Bandung Hari Ini di Tengah Hiruk Pikuk Era Digital

10 Juni 2026 - 21:52
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.