🔥 TERKINI

Purnawirawan Brimob Dukung Langkah Suyudi Tangani Kasus Penyadapan

Erwin Oleh: Erwin
2 dilihat
Minggu, 08 November 2026 - 00:49 WIB • Waktu baca: 2 menit
Iklan Atas Artikel (Before Content)

Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) menyatakan dukungan kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam penanganan kasus penyadapan. Sikap tersebut disampaikan saat sejumlah anggota paguyuban, termasuk mantan komandan Korps Brimob, bertemu Suyudi di Mabes Polri pada Jumat (6/11). Dukungan mereka mencakup langkah kepemimpinan dan kebijakan yang diambil untuk menangani persoalan tersebut serta membenahi organisasi.

Dalam pertemuan itu, Suyudi menyampaikan bahwa kondisi internal Polri tetap solid. Ia mengapresiasi kepedulian para purnawirawan terhadap institusi, termasuk melalui masukan dan dukungan bagi personel yang masih bertugas. Menurutnya, perhatian dari para senior membantu menjaga kekompakan organisasi di tengah dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat serta tantangan penegakan hukum.

Suyudi juga menilai pengalaman para mantan Dankor Brimob dapat menjadi bekal bagi pimpinan satuan saat ini. Arahan mereka, termasuk kepada komandan pasukan Brigade Mobil, dinilai memberi dukungan bagi jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan kondisi yang kondusif di Indonesia. Ia menegaskan, soliditas Polri perlu ditopang bukan hanya oleh unsur internal, tetapi juga oleh kepercayaan serta keterlibatan masyarakat.

Perwakilan PKBB, Komjen (Purn) Imam Sudjarwo, menjelaskan bahwa kedatangan mereka bukan semata untuk bersilaturahmi. Para purnawirawan ingin menyampaikan sokongan moral kepada Suyudi, termasuk atas keputusan dan kebijakan yang dijalankan selama memimpin. Imam menyebut, meskipun dukungan itu disampaikan secara moril, mereka berharap dapat memberi dorongan dalam upaya memperkuat organisasi.

Imam turut menilai sejumlah langkah pada awal masa jabatan Suyudi secara positif. Di antaranya ialah mutasi personel yang ditujukan untuk mendukung penguatan institusi. PKBB juga mendukung penindakan terhadap perkara narkotika dan dugaan penyadapan yang menyeret oknum dari lingkungan Polri.

Pengungkapan dugaan penyadapan yang melibatkan anggota internal, kata Imam, menjadi salah satu tindakan yang mendapat perhatian dari para purnawirawan. Ia mengapresiasi keberanian pimpinan Polri dalam menindak dan menangkap pelaku. Dalam keterangan resmi pada Sabtu (7/11), Suyudi kembali menyatakan keyakinannya bahwa kepolisian akan semakin solid berkat perhatian para senior dan dukungan berbagai unsur masyarakat.

Tinggalkan Tanggapan

Indeks Berita →