Samsung Galaxy Z Fold 6 5G resmi diluncurkan pada Juli 2024 secara global, termasuk di Indonesia. Sebagai penerus dari Galaxy Z Fold5 5G, perangkat ini menawarkan berbagai peningkatan yang membuatnya layak untuk dipertimbangkan. Meskipun teknologi HP lipat sudah semakin matang, Galaxy Z Fold6 tetap menjadi salah satu perangkat inovatif yang patut diperhatikan. Berikut adalah review lengkap mengenai fitur terbaru dan kelebihan serta kekurangan Galaxy Z Fold6.
Desain yang Lebih Tipis dan Kokoh
Galaxy Z Fold6 kini hadir dengan desain yang lebih “kotak” dibandingkan pendahulunya. Layar cover kini memiliki ukuran 6,3 inci, sedikit lebih luas dari Galaxy Z Fold5 5G. Perubahan ini tidak hanya meningkatkan pengalaman penggunaan, tetapi juga membuat ponsel lebih ramping dan mudah dimasukkan ke dalam saku.
Selain itu, ketebalan ponsel saat dilipat mencapai 12,1 mm, lebih tipis dari 13,4 mm pada Galaxy Z Fold5 5G. Bobotnya juga lebih ringan, hanya 239 gram dibandingkan 253 gram sebelumnya. Hal ini memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman.
Keunggulan Bodi Tahan Air dan Debu

Salah satu peningkatan penting pada Galaxy Z Fold6 adalah sertifikasi IP48. Ini berarti perangkat ini tahan terhadap air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit dan juga tahan terhadap debu. Meskipun belum mencapai IP58, peningkatan ini memberikan perlindungan tambahan bagi pengguna yang sering menggunakan ponsel di lingkungan ekstrem.
Selain itu, Galaxy Z Fold6 dilengkapi lapisan Corning Gorilla Glass Victus 2 di bagian layar, sehingga memperkuat daya tahan terhadap goresan dan benturan. Material armor aluminium juga digunakan untuk meningkatkan ketahanan bodi.
Layar yang Lebih Terang dan Nyaman
Layar Galaxy Z Fold6 kini mendukung kecerahan puncak hingga 2.600 nit. Berdasarkan pengujian, layar ini mampu mencapai kecerahan 2.317 nit, yang jauh lebih tinggi dibandingkan Galaxy Z Fold5 5G. Kecerahan ini membuat penggunaan layar lebih nyaman bahkan di bawah sinar matahari yang terang.
Layar utamanya berukuran 7,6 inci dengan resolusi 1.856 x 2.160 piksel dan refresh rate 120 Hz. Sementara layar cover memiliki ukuran 6,3 inci dengan resolusi 968 x 2.376 piksel. Kedua layar ini menggunakan teknologi LTPO untuk menjaga efisiensi baterai.
Performa Tinggi dengan Snapdragon 8 Gen 3
Galaxy Z Fold6 ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy. Chipset ini menawarkan performa yang sangat baik, terutama dalam hal pengolahan AI dan grafis. Pengujian Geekbench 6 menunjukkan bahwa Galaxy Z Fold6 mampu meraih skor single core 2.231 poin dan multi-core 6.821 poin, lebih tinggi dari Galaxy Z Fold5 5G.
Selain itu, Galaxy Z Fold6 juga dilengkapi dengan sistem pendingin vapor chamber yang 1,6 kali lebih besar dari pendahulunya, sehingga mencegah overheating saat digunakan untuk aktivitas intensif seperti gaming atau multitasking.
Kamera yang Menyempurnakan
Meski masih kalah saing dari Galaxy S series, kamera Galaxy Z Fold6 cukup baik untuk ukuran HP lipat. Terdapat tiga kamera belakang: 50 MP (Samsung ISOCELL GN3), 10 MP (telefoto), dan 15 MP (ultrawide). Kamera ultrawide kini menggunakan sensor baru yang mampu menangkap cahaya lebih banyak.
Sementara itu, kamera depan terdiri dari dua unit: 10 MP di layar cover dan 4 MP di layar internal. Meski kualitas foto tidak sebaik Galaxy S24 Ultra, hasil fotonya tetap memuaskan, terutama dalam kondisi malam hari.
Baterai yang Tahan Lama
Galaxy Z Fold6 memiliki kapasitas baterai 4.400 mAh, sama dengan Galaxy Z Fold5 5G. Namun, karena desain yang lebih tipis dan ringan, pengguna bisa merasakan daya tahan baterai yang cukup baik. Pengujian menunjukkan bahwa perangkat ini mampu bertahan hingga 10 jam 35 menit, yang cukup baik untuk ukuran HP lipat.
Pengisian cepat 25W juga tersedia, sehingga pengguna bisa mengisi baterai hingga 50% dalam waktu 30 menit.
Fitur Galaxy AI yang Mengagumkan
Galaxy Z Fold6 dilengkapi dengan Galaxy AI, sekumpulan fitur kecerdasan buatan yang mencakup Circle to Search, penghapusan objek tak diinginkan, dan generasi gambar. Salah satu fitur unggulan adalah Sketch to Image, di mana pengguna dapat menggambar sketsa dan AI akan mengubahnya menjadi gambar nyata.
Fitur lainnya termasuk kemampuan merangkum tulisan, penerjemahan real-time, dan sugesti nada percakapan. Galaxy AI ini memberikan pengalaman pengguna yang lebih cerdas dan interaktif.
Fitur Tambahan: Samsung DeX dan UWB
Galaxy Z Fold6 juga menyediakan Samsung DeX, yang memungkinkan pengguna menghubungkan ponsel ke monitor eksternal untuk mendapatkan tampilan mirip PC. Selain itu, perangkat ini dilengkapi sensor UWB (Ultrawide Band) yang memudahkan pencarian benda hilang melalui Galaxy Tag+.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Meski memiliki banyak keunggulan, Galaxy Z Fold6 juga memiliki beberapa kekurangan. Pertama, harga rilisnya meningkat signifikan dibandingkan Galaxy Z Fold5 5G. Harga mulai dari Rp26,499 juta untuk varian RAM 12 GB/256 GB.
Kedua, kameranya masih kalah saing dari Galaxy S series, terutama dalam hal zoom dan detail foto. Selain itu, kamera selfie di layar internal masih menggunakan resolusi 4 MP, yang kurang optimal untuk penggunaan di media sosial.
Kesimpulan
Galaxy Z Fold6 5G merupakan perangkat yang sangat menarik, terutama bagi pengguna yang mencari inovasi dalam teknologi HP lipat. Meskipun harganya lebih mahal, peningkatan dalam desain, performa, dan fitur AI membuatnya layak dipertimbangkan.
Namun, jika Anda mencari nilai uang yang lebih baik, mungkin Galaxy S24 Ultra atau pesaing lainnya lebih cocok. Pastikan untuk mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi Anda sebelum membeli Galaxy Z Fold6.
Wafaul
















