No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lifestyle Travel

Ribuan Wisatawan Serbu Hiu Paus Gorontalo Jelang Idulfitri

Hendra by Hendra
21 Maret 2026 - 22:10
in Travel
0

Kawasan Wisata Hiu Paus Botubarani Jadi Titik Pantau Hilal Penentuan Awal Syawal

Gorontalo – Objek wisata Hiu Paus Botubarani, yang terletak di Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, kini tidak hanya menjadi destinasi menarik bagi para pecinta alam, tetapi juga dipilih sebagai lokasi strategis untuk pemantauan hilal. Penetapan ini dilakukan oleh Kementerian Agama Provinsi Gorontalo untuk menentukan awal bulan Syawal 1447 Hijriah. Keberadaan wisata bahari yang ikonik ini menjadi latar belakang unik bagi salah satu metode penting dalam penentuan kalender Islam.

Meskipun bulan Ramadan masih berlangsung, kawasan wisata Hiu Paus Botubarani telah dipadati oleh wisatawan dari berbagai daerah. Antusiasme pengunjung ini menunjukkan daya tarik wisata yang kuat, bahkan di tengah pelaksanaan ibadah puasa. Kondisi ini dilaporkan terjadi sejak pagi hari, menunjukkan bahwa semangat berwisata masyarakat tidak surut, bahkan menjelang masa libur Idulfitri.

Anton Pakaya, salah satu pengelola kawasan wisata, mengungkapkan bahwa keramaian pengunjung sudah terlihat sejak dini hari. Ia menambahkan bahwa antusiasme wisatawan tetap tinggi meskipun masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa. “Ini saja puasa ada yang datang, termasuk saat sudah mau libur ini,” ujarnya, menandakan bahwa aktivitas wisata terus berjalan.

Rukyatul Hilal: Metode Penentuan Awal Bulan Syawal

Kegiatan pemantauan hilal yang akan dilakukan di Botubarani dikenal sebagai rukyatul hilal. Rukyatul hilal adalah metode pengamatan langsung terhadap hilal, yaitu bulan sabit muda pertama yang terlihat di ufuk barat sesaat setelah matahari terbenam pada hari ke-29 bulan Hijriah berjalan. Metode ini merupakan cara tradisional dan fundamental yang digunakan untuk menentukan permulaan bulan dalam kalender Islam, seperti Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah.

Baca Juga  Panduan Lengkap Kapal Jakarta-Pulau Seribu: Rute, Harga, Tips Terbaru

Proses rukyatul hilal dapat dilakukan dengan beberapa cara. Secara tradisional, pengamatan dilakukan secara manual menggunakan mata telanjang. Namun, seiring perkembangan teknologi, metode ini juga didukung oleh penggunaan teleskop modern atau teknologi pencitraan canggih untuk meningkatkan akurasi dan kemungkinan terdeteksinya hilal, terutama jika kondisi cuaca kurang mendukung atau hilal terlihat samar.

Meskipun Anton Pakaya belum mengetahui secara pasti detail pelaksanaan rukyatul hilal, ia mengonfirmasi bahwa kawasan Botubarani memang kerap dijadikan lokasi untuk kegiatan semacam ini. “Saya kurang tau, tapi biasanya pasti mereka datang,” imbuhnya. Ia juga menjelaskan bahwa Botubarani bukanlah lokasi baru untuk kegiatan pemantauan hilal, melainkan sudah beberapa kali digunakan pada tahun-tahun sebelumnya. “Sudah sering mereka buat di sini,” jelasnya.

Hingga Kamis jelang siang, belum terlihat kehadiran petugas dari Kementerian Agama maupun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di lokasi. Anton menduga bahwa para petugas akan mulai berdatangan pada sore hari, menjelang waktu pengamatan yang krusial. Ia juga menambahkan bahwa pada penentuan awal Ramadan lalu, meskipun kegiatan utama pemantauan dipusatkan di IAIN Sultan Amai Gorontalo, tetap ada sebagian kecil petugas yang melakukan pemantauan di Botubarani. “Kemarin awal puasa ada hanya beberapa orang di sini pantau hilal juga,” tambahnya.

Pertimbangan Teknis Pemilihan Botubarani

Kementerian Agama Provinsi Gorontalo secara resmi telah menetapkan kawasan Wisata Hiu Paus Botubarani sebagai salah satu lokasi pemantauan hilal untuk penentuan awal Syawal tahun ini. Ketua Tim Urais Binsyar Kemenag Gorontalo, Safrianto Kaaowan, sebelumnya telah menyampaikan bahwa kegiatan rukyatul hilal akan dilaksanakan di lokasi tersebut pada Kamis (19/3/2026).

Menurut penjelasan Safrianto, pemilihan Botubarani didasarkan pada sejumlah pertimbangan teknis yang sangat mendukung keberhasilan pengamatan hilal. Salah satu faktor utama adalah kondisi geografis kawasan tersebut yang dinilai sangat kondusif. “Pelaksanaan pemantauan di wisata Hiu Paus Botubarani, Desa Botubarani,” ujarnya.

Baca Juga  Jadwal kapal Pelni Makassar-Ambon Januari 2026, harga tiket mulai Rp521 ribuan

Ia juga menambahkan bahwa lokasi ini dinilai strategis dari berbagai aspek. Posisi geografisnya yang terbuka dan minimnya hambatan visual memungkinkan proses pengamatan hilal dapat dilakukan secara optimal. Selain itu, kapasitas kawasan wisata yang luas juga dinilai mampu menampung banyak orang, baik dari kalangan petugas maupun masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung. “Tempatnya strategis, sangat memungkinkan untuk pengamatan dan bisa menampung banyak orang,” jelasnya.

Pemantauan hilal awal Syawal di Wisata Hiu Paus Botubarani ini dijadwalkan akan berlangsung pada sore hari, menjelang waktu matahari terbenam. Waktu spesifik yang ditentukan untuk memulai pengamatan adalah mulai pukul 17.15 Wita.

Secara keseluruhan, Kementerian Agama telah menetapkan sebanyak 117 titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia untuk menentukan awal Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini merupakan kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Agama di setiap provinsi, instansi pemerintah daerah, Pengadilan Agama, serta berbagai organisasi kemasyarakatan Islam yang memiliki peran penting dalam proses kalender hijriah.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Top 10 most stunning libraries (Australia makes the list twice!)
Travel

Top 10 most stunning libraries (Australia makes the list twice!)

16 April 2026 - 23:02
Kepulauan Derawan: Surga Selam dengan Keberagaman Hayati Laut yang Menakjubkan
Lingga

Kepulauan Derawan: Surga Selam dengan Keberagaman Hayati Laut yang Menakjubkan

16 April 2026 - 21:54
Seven stunning river highlights in Australia
Travel

Seven stunning river highlights in Australia

16 April 2026 - 18:41
Horizontal Falls tourism extended to 2028 with $5m infrastructure boost
Travel

Horizontal Falls tourism extended to 2028 with $5m infrastructure boost

16 April 2026 - 16:31
I fled London for Paris – but the City of Love hides a dangerous secret
Travel

I fled London for Paris – but the City of Love hides a dangerous secret

16 April 2026 - 14:21
UFO Hotel in Wales: Spacecraft Door, TARDIS Bathroom, NASA Interiors
Travel

UFO Hotel in Wales: Spacecraft Door, TARDIS Bathroom, NASA Interiors

16 April 2026 - 09:17
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
El Rumi dan Syifa Hadju Lunasi Pernikahan Sendiri, Ahmad Dhani Buka Rahasia: Minta Donasi ke Saya

El Rumi dan Syifa Hadju Lunasi Pernikahan Sendiri, Ahmad Dhani Buka Rahasia: Minta Donasi ke Saya

17 April 2026 - 16:09
Kepala Diskominfo Batam: Proses Kerja Sama Media Berjalan Transparan dan Sesuai Aturan

Kepala Diskominfo Batam: Proses Kerja Sama Media Berjalan Transparan dan Sesuai Aturan

17 April 2026 - 16:00
10 Luka di Tubuh Zahra Lantong, Tante Korban: Kami Melihat Sendiri

10 Luka di Tubuh Zahra Lantong, Tante Korban: Kami Melihat Sendiri

17 April 2026 - 15:40
5 Istilah Kuliner Non-Halal yang Harus Diketahui Muslim di Solo

5 Istilah Kuliner Non-Halal yang Harus Diketahui Muslim di Solo

17 April 2026 - 15:11

Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam

17 April 2026 - 15:00

Pilihan Redaksi

El Rumi dan Syifa Hadju Lunasi Pernikahan Sendiri, Ahmad Dhani Buka Rahasia: Minta Donasi ke Saya

El Rumi dan Syifa Hadju Lunasi Pernikahan Sendiri, Ahmad Dhani Buka Rahasia: Minta Donasi ke Saya

17 April 2026 - 16:09
Kepala Diskominfo Batam: Proses Kerja Sama Media Berjalan Transparan dan Sesuai Aturan

Kepala Diskominfo Batam: Proses Kerja Sama Media Berjalan Transparan dan Sesuai Aturan

17 April 2026 - 16:00
10 Luka di Tubuh Zahra Lantong, Tante Korban: Kami Melihat Sendiri

10 Luka di Tubuh Zahra Lantong, Tante Korban: Kami Melihat Sendiri

17 April 2026 - 15:40
5 Istilah Kuliner Non-Halal yang Harus Diketahui Muslim di Solo

5 Istilah Kuliner Non-Halal yang Harus Diketahui Muslim di Solo

17 April 2026 - 15:11
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.