Ramadhan Kedua Mahalini Pasca Mualaf: Semangat Berpuasa dan Kebersamaan Keluarga
Memasuki bulan suci Ramadhan tahun ini, pasangan selebriti Mahalini Raharja dan Rizky Febian merasakan momen istimewa. Ini adalah Ramadhan kedua mereka sebagai suami istri, sekaligus menjadi Ramadhan kedua bagi Mahalini sejak memutuskan menjadi seorang mualaf. Meskipun baru beberapa waktu lalu memeluk agama Islam, Mahalini menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam menjalankan ibadah puasa, salah satu rukun Islam yang wajib bagi umat Muslim.
Semangat Mahalini dalam menjalani puasa terlihat jelas melalui unggahan-unggahan di media sosialnya. Ia tak ragu membagikan berbagai aktivitasnya selama bulan Ramadhan, mulai dari persiapan sahur hingga momen berbuka puasa bersama keluarga. Kegembiraan ini semakin terasa karena putri sambungnya, Selina, kini sudah semakin besar dan dapat turut serta menikmati kehangatan momen buka puasa bersama.
Perjalanan spiritual Mahalini memang menarik perhatian publik. Perempuan berdarah Bali ini secara resmi memeluk agama Islam beberapa waktu sebelum pernikahannya dengan putra sulung komedian kondang Sule, Rizky Febian, pada akhir tahun 2024 lalu. Keputusan ini menandai babak baru dalam hidupnya, dan Ramadhan kali ini menjadi saksi bisu pertumbuhannya dalam menjalankan ajaran agama barunya.
Momen Sahur dan Buka Puasa yang Penuh Kebersamaan
Pada hari kedua Ramadhan, Jumat (20/2/2026), Mahalini dan Rizky Febian kembali memilih untuk berbuka puasa di rumah. Suasana kehangatan keluarga terasa kental saat mereka duduk bersama di meja makan, menyantap hidangan yang telah disiapkan. Menariknya, Mahalini mengungkapkan bahwa ia tidak ragu memanfaatkan sisa makanan dari buka puasa hari sebelumnya untuk menu sahur di hari berikutnya. Hal ini menunjukkan sisi praktis dan kebiasaan yang mulai terbangun dalam kehidupan rumah tangga mereka.
Tidak hanya momen buka puasa, Mahalini juga mengabadikan momen sahur bersama Rizky Febian pada dini hari tadi. Melalui akun Instagram pribadinya, @mahalimiraharja, pada Sabtu (21/2/2026), ia membagikan video pendek yang memperlihatkan aktivitas sahur mereka. Dalam video tersebut, Mahalini terlihat duduk berhadapan dengan Rizky Febian di meja makan. Sang suami, meskipun terlihat masih mengantuk, tersenyum saat direkam oleh istrinya.
Dalam caption unggahannya, Mahalini dengan santai menulis, “Sahurrrrrr pakai menu buka aja wkwk.” Ungkapan ini menggambarkan betapa santai dan bahagianya mereka dalam menjalani rutinitas Ramadhan. Menu sahur mereka di hari kedua puasa tersebut adalah sisa dari hidangan buka puasa sebelumnya, menunjukkan bahwa mereka menikmati setiap hidangan tanpa perlu kerumitan berlebih.
Ragam Menu Buka Puasa di Hari Pertama
Perjalanan Ramadhan Mahalini dan Rizky Febian dimulai dengan momen buka puasa yang tak kalah hangat pada hari pertama. Melalui postingan di Instagram @mahaliniraharja, terlihat jelas antusiasme Mahalini dalam menyambut hidangan yang tersaji di meja makan. Sebagai seorang Muslim, ia tak lupa menyantap kurma, buah yang sangat disunnahkan untuk berbuka puasa oleh Rasulullah SAW.
Menu buka puasa hari pertama mereka terbilang beragam. Selain kurma, terhidang pula sop iga, telur rebus, nasi putih, sambal, kerupuk, dan hidangan penutup berupa cokelat. Mahalini tampak menikmati setiap suapan, bahkan kerupuk yang menjadi pelengkap santapan pun disantapnya dengan lahap.
Dalam momen tersebut, Rizky Febian terlihat duduk di hadapan Mahalini, sementara suara Selina terdengar dari samping. Selina, putri kesayangan Rizky Febian, duduk di samping mereka dan turut serta menikmati hidangan buka puasa, dibantu oleh pengasuhnya. Kebersamaan ini menjadi bukti nyata keharmonisan keluarga kecil mereka.
Ramadhan Pertama Setelah Menikah dan Perjalanan Mualaf
Ini adalah Ramadhan kedua bagi Mahalini sejak ia memutuskan untuk menjadi mualaf. Keputusannya untuk memeluk agama Islam dilakukan menjelang pernikahannya dengan Rizky Febian pada tanggal 27 Desember 2024. Sejak tahun 2025, Mahalini telah menjalankan ibadah puasa Ramadhan bersama umat Muslim lainnya.
Pengalaman Ramadhan tahun lalu tampaknya juga meninggalkan kesan mendalam bagi Mahalini. Ia bahkan sempat menerima hampers lebaran dari kerabat, menunjukkan bahwa ia telah diterima dengan baik dalam lingkungan barunya. Semangat dan ketulusan Mahalini dalam menjalankan ajaran agamanya patut diapresiasi, terlebih lagi ia melakukannya di tengah kesibukan sebagai seorang publik figur.
Ramadhan kali ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Selina yang semakin aktif dan dapat berinteraksi. Momen-momen sederhana seperti sahur dan berbuka puasa bersama menjadi lebih bermakna, diwarnai dengan tawa dan kebersamaan yang hangat. Perjalanan Mahalini dalam menjalani Ramadhan sebagai seorang mualaf adalah inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa keyakinan dan semangat dapat membawa seseorang pada jalan kebaikan.



















