Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud Kembali Jadi Sorotan
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya ramai dibicarakan terkait rencana anggaran mobil dinas senilai Rp8,5 miliar, kini ia kembali disorot karena adanya rencana anggaran rumah dinas gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim sebesar Rp25 miliar.
Rudy Mas’ud menegaskan bahwa anggaran tersebut telah melalui proses yang sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Ia menjelaskan bahwa rumah jabatan tersebut selama puluhan tahun tidak ditempati, sehingga banyak hal yang harus diperbaiki.
“Rumah jabatan ini puluhan tahun tidak ditempati. Tentu banyak hal yang harus dibenahi,” katanya saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (6/4/2026).
Dia memastikan, seluruh proses penganggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel. Proses tersebut dimulai dari pembahasan internal hingga persetujuan pemerintah pusat.
Saat ditanya terkait pertimbangan teknis besaran anggaran itu, orang nomor satu di Kaltim itu menyerahkan penjelasan detail kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Hal ini menunjukkan bahwa pengambilan keputusan dilakukan secara profesional dan berdasarkan analisis mendalam.
Profil Singkat Gubernur Rudy Mas’ud
Lahir di Balikpapan pada 7 Desember 1981, Rudy Mas’ud saat ini berusia 44 tahun. Seorang pengusaha sekaligus politikus, ia menjabat sebagai Gubernur Kaltim periode 2025–2030. Sebelum berkiprah di dunia politik, Rudy merupakan pengusaha di berbagai sektor seperti transportasi bahan bakar, galangan kapal, dan penyimpanan bahan bakar.
Karier politiknya dimulai saat ia menjadi Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kaltim pada 2018. Organisasi tersebut merupakan sayap organisasi dari Partai Golkar. Ia kemudian menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kaltim pada 2020.
Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Rudy maju sebagai calon legislatif DPR RI dapil Kaltim dan terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2019–2024. Di DPR, ia menjadi anggota komisi VII yang membidangi energi, riset, dan teknologi.
Selanjutnya, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Rudy mencoba peruntungannya dengan mencalonkan diri sebagai Gubernur didampingi Seno Aji sebagai wakil gubernur. Keduanya diusung oleh berbagai partai seperti PKB, Gerindra, Golkar, Partai NasDem, Partai Buruh, PKS, PAN, PBB, PSI, PPP, Partai Garuda, dan Partai Kebangkitan Nusantara.
Dikutip dari data KPU, total suara sah yang tercatat dalam Pilgub Kaltim 2024 mencapai 1.790.315 suara. Dari jumlah tersebut, Rudy-Seno berhasil mengumpulkan 997.344 suara, sedangkan Isran-Hadi mendapatkan 793.322 suara. Rudy-Seno pada akhirnya dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2025–2030, di Istana Negara Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Riwayat Pendidikan dan Jejak Karier
- SDN 008 Balikpapan, 1987–1993
- SMP N 4 Samarinda, 1993–1996
- SMA N 2 Balikpapan, 1996–1999
- S1 Ekonomi Universitas Mulawarman Samarinda, 1999–2006
- S2 Universitas Mulawarman Samarinda, 2017
Jejak Karier:
– Anggota DPR RI, 2019–2024
– Dirut PT Barokah Bersaudara Perkasa, 2018 sampai sekarang
– Komisaris PT Eissu Prima Usaha, 2015
– Dirut PT Cakra Buanamas Utama, 2015–2018
– Dirut Eissu Prima Usaha, 2015–2018
– Komisaris PT Cakra Buanamas Utama, 2014–2015
– Dirut PT Barokah Bersaudara Perkasa, 2007–2013




















