Safari Ramadan MUI Sigi: Tiga Zona Dakwah Jangkau Kecamatan

Diposting pada

Safari Ramadan di Sigi: Perkuat Umat dan Sebarkan Pesan Positif

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sigi kembali menggelar program tahunan Safari Ramadan. Kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat pembinaan umat dan menyebarkan pesan-pesan keagamaan di seluruh penjuru kabupaten selama bulan suci Ramadan. Pelaksanaan program ini secara resmi dilepas oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, yang juga turut hadir dalam acara buka puasa bersama di Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi, Desa Kota Rindau, Kecamatan Dolo.

Keberadaan Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di antara masyarakat Sigi. Program ini dirancang dengan pembagian wilayah dakwah yang terstruktur guna memastikan jangkauan yang optimal.

Tiga Zona Dakwah untuk Jangkauan yang Lebih Luas

Untuk efektivitas pelaksanaan Safari Ramadan, MUI Kabupaten Sigi membagi wilayah dakwah menjadi tiga zona yang berbeda. Pembagian ini mencakup berbagai kecamatan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sehingga pesan-pesan keagamaan dapat tersampaikan hingga ke pelosok daerah.

  • Zona Pertama: Meliputi Kecamatan Marawola, Kinovaro, Dolo Barat, dan Dolo Selatan.
  • Zona Kedua: Mencakup Kecamatan Sigi Biromaru, Dolo, Sigi Kota, Tanambulava, dan Gumbasa.
  • Zona Ketiga: Terdiri dari Kecamatan Palolo, Nokilalaki, Kulawi, Kulawi Selatan, dan Lindu.

Dengan pembagian zona ini, diharapkan para ulama dan dai dapat secara lebih fokus dan efektif melaksanakan tugas dakwahnya, memberikan ceramah, tausiah, dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat di masing-masing wilayah.

Peran Ulama dan Dukungan Pemerintah Daerah

Ketua MUI Kabupaten Sigi, Habib Dr. Ali bin Hasan Aljufri, Lc., MA, menjelaskan bahwa Safari Ramadan adalah agenda rutin yang memiliki tujuan mulia. “Melalui program ini, para ulama dan dai akan turun langsung ke berbagai wilayah untuk memberikan ceramah, tausiah, serta pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadan,” ungkapnya. Ia menambahkan, “Melalui Safari Ramadan ini kami berharap masyarakat semakin termotivasi untuk meningkatkan ibadah dan memperkuat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.”

Dukungan penuh terhadap program ini datang dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi. Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menekankan pentingnya peran ulama dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat. “Peran ulama sangat penting dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan menjaga keharmonisan sosial,” ujar Bupati Rizal.

Lebih lanjut, Bupati Rizal berharap para dai yang bertugas dalam Safari Ramadan tidak hanya menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga dapat menyebarkan pesan-pesan positif lainnya kepada masyarakat. Salah satu pesan positif yang digalakkan adalah ajakan untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan “Pakagali Pakagaya Ngata”. Gerakan ini merupakan inisiatif pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.

Acara pelepasan Safari Ramadan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Sigi Minhar Tjeho, tokoh masyarakat Moh. Agus Rahmat Lamakarate, serta jajaran pengurus MUI Kabupaten Sigi dan pengurus Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam mensukseskan program keagamaan ini.

Meningkatkan Kualitas Ibadah dan Kebersamaan

Safari Ramadan merupakan inisiatif yang sangat berharga dalam membangun spiritualitas masyarakat. Dengan kehadiran para ulama dan dai di tengah-tengah masyarakat, diharapkan nuansa religius selama bulan Ramadan semakin terasa kental. Ceramah dan tausiah yang disampaikan akan menjadi bekal berharga bagi umat muslim untuk menjalankan ibadah dengan lebih baik dan memahami ajaran agama secara mendalam.

Selain fokus pada aspek spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana penting untuk memperkuat ikatan sosial. Buka puasa bersama, silaturahmi antarwarga, dan dialog dengan para tokoh agama menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis. Hal ini sejalan dengan tujuan Bupati Sigi untuk menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung program-program keagamaan yang dilaksanakan oleh MUI dan lembaga keagamaan lainnya. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan Kabupaten Sigi yang religius, harmonis, dan sejahtera.

Kegiatan Safari Ramadan yang dimulai dengan pelepasan oleh Bupati ini, diakhiri dengan doa bersama dan buka puasa bersama. Momen ini menjadi penegasan komitmen bersama untuk menjadikan Ramadan sebagai bulan penuh berkah, peningkatan spiritualitas, dan penguatan persatuan.

Gambar Gravatar
Luna merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan