Kehidupan Aldi Taher yang Penuh Perjuangan
Di balik sikapnya yang sering dianggap mengada-ada, artis Aldi Taher memiliki kisah hidup yang luar biasa. Ia pernah menghadapi tantangan hidup dan mati akibat diagnosis kanker kelenjar getah bening beberapa tahun silam. Kini, ia tidak hanya bertahan, tetapi juga berusaha menjalani kehidupan dengan penuh semangat.
Aldi Taher menikahi Salsabillih pada 2020, dan sejak saat itu, istri tercintanya menjadi saksi bisu dari perjuangan suaminya. Meskipun kondisi Aldi sudah membaik setelah menjalani pengobatan, Salsabillih masih harus merawat alat medis yang tertanam di tubuh sang suami. Alat tersebut bernama chemoport, yang digunakan untuk mempermudah proses kemoterapi.
Salsabillih mengungkapkan bahwa ia selalu merasa sedih ketika melihat selang yang menembus dada suaminya dibersihkan secara rutin. “Alhamdulillah dia udah selesai kemo, tapi masih ada alat yang nempel di dadanya, ada selang. Setiap kali dibersihin tuh pasti kayak ngerasa terenyuh gitu loh, kayak sakit,” ujarnya dalam sebuah tayangan YouTube Denny Sumargo.
Bacaan Al-Quran sebagai Obat Rohani
Bagi Aldi Taher, membaca Al-Quran bukan sekadar ibadah, tetapi juga menjadi obat bagi rohnya. Ia mengatakan bahwa kesehatan jasadnya diobati oleh dokter, sedangkan kesehatan rohnya diobati dengan firman Tuhan.
“Roh ini butuh pengobatan juga supaya saya enggak denial, maka saya baca Al-Quran supaya saya ikhlas menerima ujian sakit,” jelas Aldi Taher. Dengan membaca Al-Quran, ia merasa lebih tenang dan bisa menerima segala cobaan dengan ikhlas.
Ia juga percaya bahwa efek membaca Al-Quran dapat memberikan kesehatan pada sel-sel tubuhnya. “Efek baca Al-Quran, sel-sel dalam tubuh Insya Allah sehat. Supaya saya ikhlas menerima ujian sakit,” imbuhnya.
Pandangan Hidup yang Berbeda
Banyak netizen yang bertanya-tanya mengapa Aldi seolah tidak merasa malu meski dihujat. Bagi Aldi, dunia ini bukan tempat untuk hidup selamanya. Pandangan hidup yang tampak “nyeleneh” bagi orang awam ini justru menjadi kekuatan baginya untuk terus bekerja keras demi keluarga tanpa mempedulikan omongan orang.
“Di dunia ini kita enggak hidup Bang, kita di dunia ini sementara. Yang hidup itu yang kekal di surga,” tutur Aldi Taher. Ia percaya bahwa kehidupan di dunia hanya sementara, dan yang benar-benar abadi adalah kehidupan di surga.
Momen-Momen yang Menginspirasi
Bagi Salsabillih, melihat Aldi yang masih bisa tertawa hari ini adalah sebuah mukjizat. Ia mengingat betapa beratnya perjuangan Aldi saat berhadapan dengan maut di meja operasi. “Dia memperjuangkan semuanya yang terbaik buat saya, itu aja aku ngelihatnya udah sedih,” ujarnya.
Kisah Aldi Taher menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dari kanker hingga kesembuhan, ia berhasil melewati semua rintangan dengan semangat dan keyakinan. Melalui bacaan Al-Quran, ia menemukan kekuatan untuk terus bertahan dan berjuang demi keluarga.
Aldi Taher juga mengajarkan bahwa hidup tidak hanya tentang kesuksesan atau popularitas, tetapi juga tentang pengorbanan dan ketabahan. Dengan pandangan hidup yang unik, ia menunjukkan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu datang dari hal-hal yang terlihat indah.



















