Penyidikan dugaan kekerasan seksual yang menyeret nama penyanyi Betrand Peto di sebuah kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan, masih berjalan di Polda Metro Jaya. Perkembangan terbaru muncul setelah saksi berinisial DE memberi keterangan langsung kepada penyidik soal suasana di ruang VIP tempat peristiwa yang dilaporkan itu diduga terjadi.
DE menjelaskan bahwa dirinya datang belakangan, sekitar pukul 03.00 WIB, dan masuk ke lokasi sendirian. Ia menegaskan tidak tiba bersama rombongan awal yang sudah lebih dulu berada di tempat hiburan malam tersebut. Keterangan ini menjadi salah satu bagian penting dalam pemeriksaan karena berkaitan dengan siapa saja yang ada di ruangan saat situasi mulai dipersoalkan.
Soal jumlah orang, DE menyebut ada sembilan orang di dalam ruangan ketika ia berada di sana. Menurut penglihatannya, sebagian orang sempat keluar masuk sehingga komposisi pengunjung di area itu tidak selalu tetap. Meski begitu, ia menegaskan total orang yang ada saat itu berjumlah sembilan.
Selain jumlah orang, DE juga menggambarkan suasana awal pertemuan yang menurutnya masih terasa santai. Ia tidak melihat adanya tanda-tanda ketegangan di antara para tamu yang berada di ruangan tersebut. Interaksi yang terjadi, kata dia, masih berlangsung wajar seperti orang-orang yang sedang berkumpul di tempat hiburan malam pada umumnya.
DE turut ditanya soal minuman beralkohol yang tersedia di lokasi. Ia membenarkan ada konsumsi minuman keras di antara para tamu, tetapi menilai para orang yang berada di ruangan masih dalam kondisi sadar. Ia juga menyebut tidak bisa memastikan seberapa banyak alkohol yang diminum masing-masing orang. Dalam keterangannya, ia mengatakan,
Sumber: sumsel.tribunnews.com




