Komite Disiplin PSSI Rilis Sanksi Terbaru, Sejumlah Klub dan Individu Terjaring Hukuman
Komite Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menyelesaikan sidang yang berlangsung pada tanggal 17, 18, 19, 20, 25, dan 26 Februari 2026. Hasil sidang ini menjatuhkan sanksi kepada sejumlah klub dan individu yang berkompetisi di berbagai jenjang liga sepak bola Indonesia, khususnya BRI Super League 2025-2026.
Periode sidang kali ini menunjukkan bahwa Persib Bandung berhasil melewati pertandingan tanpa catatan pelanggaran. Namun, klub lain seperti Persija Jakarta dan Bali United tidak seberuntung itu.
Rincian Sanksi dan Pelanggaran yang Terjadi:
Sanksi untuk Klub dan Suporter
Beberapa klub dan panitia pelaksana pertandingan harus menerima konsekuensi atas pelanggaran yang terjadi di lapangan maupun di tribun.
Persija Jakarta:
- Pelanggaran: Adanya suporter Persija Jakarta yang melakukan perjalanan tandang (away) saat pertandingan melawan Bali United pada 15 Februari 2026.
- Sanksi: Denda sebesar Rp 25 juta.
Bali United FC:
Bali United menjadi klub yang menerima sanksi paling banyak dalam periode ini, dengan total denda mencapai Rp 305 juta untuk tiga jenis pelanggaran yang berbeda.- Pelanggaran 1: Pelemparan air minum kemasan ke area lapangan saat pertandingan melawan Persija Jakarta pada 15 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 30 juta.
- Pelanggaran 2: Penyalaan flare dan kembang api oleh suporter Bali United, dengan total 15 buah (10 dari Tribun Utara dan 5 dari Tribun Timur sisi Selatan) saat pertandingan melawan Persija Jakarta pada 15 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 250 juta.
- Pelanggaran 3: Adanya suporter Bali United yang melakukan perjalanan tandang (away) saat melawan PSIM Yogyakarta pada 23 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 25 juta.
- Pelanggaran 1: Pelemparan air minum kemasan ke area lapangan saat pertandingan melawan Persija Jakarta pada 15 Februari 2026.
Panitia Pelaksana Pertandingan Bali United FC:
Panitia pelaksana duel Bali United melawan Persija Jakarta juga tidak luput dari sanksi akibat kegagalan dalam menjalankan tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban.- Pelanggaran: Gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan, termasuk insiden pelemparan kursi tribun oleh suporter ke area lapangan.
- Sanksi: Dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak 2 laga saat menjadi tuan rumah, serta denda Rp 40 juta.
Persita Tangerang:
Klub ini tercatat mendapatkan sanksi dalam dua kesempatan berbeda terkait kehadiran suporter tandang dan kelengkapan tim.- Pelanggaran 1: Anggota keluarga pemain Tim Persita Tangerang memasuki area lapangan pertandingan tanpa ID Card setelah laga melawan PSBS Biak pada 16 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 50 juta.
- Pelanggaran 2: Tidak menyediakan seragam penjaga gawang tanpa nomor saat pertandingan melawan Persib Bandung pada 22 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 50 juta.
- Pelanggaran 3: Adanya suporter Persita Tangerang sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan melawan Persib Bandung pada 22 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 25 juta.
- Pelanggaran 1: Anggota keluarga pemain Tim Persita Tangerang memasuki area lapangan pertandingan tanpa ID Card setelah laga melawan PSBS Biak pada 16 Februari 2026.
Bhayangkara Presisi Lampung FC:
Tim ini dikenai sanksi ganda terkait penggunaan atribut pemain dan akumulasi kartu kuning.- Pelanggaran 1: Pemain Sdr. I Putu Gede Juni Antara menggunakan seragam yang tidak dilengkapi dengan badge saat pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada 14 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 50 juta.
- Pelanggaran 2: Sebanyak 6 orang pemain tim tersebut mendapatkan kartu kuning saat pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada 14 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 60 juta.
- Pelanggaran 3: Sebanyak 6 orang pemain tim tersebut mendapatkan kartu kuning saat pertandingan melawan Persik Kediri pada 20 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 60 juta.
- Pelanggaran 1: Pemain Sdr. I Putu Gede Juni Antara menggunakan seragam yang tidak dilengkapi dengan badge saat pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada 14 Februari 2026.
Semen Padang:
Klub ini mendapat sanksi terkait akumulasi kartu dan perilaku suporter.- Pelanggaran 1: Sebanyak 4 orang pemain dan 1 orang ofisial mendapatkan kartu kuning saat pertandingan melawan Malut United FC pada 20 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 50 juta.
- Pelanggaran 2: Terdapat suporter Semen Padang dari Tribun Utara yang menyanyikan yel-yel bernada provokatif dan menghina perangkat pertandingan saat laga melawan Malut United FC pada 20 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 30 juta.
- Pelanggaran 1: Sebanyak 4 orang pemain dan 1 orang ofisial mendapatkan kartu kuning saat pertandingan melawan Malut United FC pada 20 Februari 2026.
Persebaya Surabaya:
Persebaya juga dikenai sanksi terkait kehadiran suporter tandang dan insiden pelemparan air.- Pelanggaran 1: Adanya suporter Persebaya Surabaya sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan melawan Persijap Jepara pada 21 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 25 juta.
- Pelanggaran 2: Terjadi insiden saling lempar air kemasan dari Tribun VIP 2 yang dilakukan oleh suporter Persebaya Surabaya saat pertandingan melawan Persijap Jepara pada 21 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 30 juta.
- Pelanggaran 1: Adanya suporter Persebaya Surabaya sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan melawan Persijap Jepara pada 21 Februari 2026.
Persijap Jepara:
Klub tuan rumah ini juga mendapat sanksi atas insiden pelemparan air yang dilakukan oleh suporternya.- Pelanggaran: Terjadi insiden saling lempar air kemasan dari Tribun Selatan yang dilakukan oleh suporter Persijap Jepara saat pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada 21 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 30 juta.
- Pelanggaran: Terjadi insiden saling lempar air kemasan dari Tribun Selatan yang dilakukan oleh suporter Persijap Jepara saat pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada 21 Februari 2026.
Persis Solo:
Klub ini dikenai sanksi karena suporternya memasuki area lapangan setelah pertandingan.- Pelanggaran: 30 menit setelah pertandingan berakhir, beberapa suporter Persis Solo turun dari tribun dan memasuki area lapangan pertandingan ketika pemain Klub Persis Solo melakukan parade pemain pasca laga melawan PSBS Biak pada 21 Februari 2026.
- Sanksi: Denda Rp 60 juta.
- Pelanggaran: 30 menit setelah pertandingan berakhir, beberapa suporter Persis Solo turun dari tribun dan memasuki area lapangan pertandingan ketika pemain Klub Persis Solo melakukan parade pemain pasca laga melawan PSBS Biak pada 21 Februari 2026.
Sanksi untuk Individu Pemain
Selain klub, beberapa pemain juga menerima sanksi atas tindakan indisipliner di lapangan.
Sdr. Victor Luiz Prestes Filho (Pemain PSM Makassar):
- Pelanggaran: Melakukan pelanggaran serius dengan menginjak pemain lawan dan mendapatkan kartu merah langsung saat pertandingan melawan Dewa United Banten FC pada 14 Februari 2026.
- Sanksi: Tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan dan denda Rp 10 juta.
Sdr. Rachmat Irianto (Pemain Persebaya Surabaya):
- Pelanggaran: Memukul pemain lawan dan mendapatkan kartu merah langsung saat pertandingan melawan Persijap Jepara pada 21 Februari 2026.
- Sanksi: Tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan dan denda Rp 10 juta.
Sidang Komdis PSSI ini menunjukkan komitmen federasi dalam menegakkan aturan demi terciptanya sportivitas dan ketertiban dalam setiap pertandingan sepak bola nasional. Klub dan individu diharapkan dapat menjadikan sanksi ini sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan kedisiplinan di masa mendatang.




