• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Serangan ke Andrie Yunus: JK Curigai Pola Serupa Kasus Novel, Ada Dalang?

Rizki by Rizki
17 Maret 2026 - 01:19
in politik
0

Serangan Air Keras Terhadap Aktivis: Desakan Penyelidikan Mendalam dan Kilas Balik Kasus Serupa

Kasus kekerasan terhadap aktivis kembali mencoreng wajah publik Indonesia. Kali ini, seorang aktivis hak asasi manusia yang dikenal vokal, Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal. Peristiwa yang terjadi usai Andrie merekam podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) ini telah menimbulkan keprihatinan luas, termasuk dari kalangan tokoh nasional.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), secara tegas mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dengan keseriusan penuh. “Tentu kita pertama prihatin dan sayangkan itu terjadi dengan harapan agar polisi betul-betul,” ujar JK, menekankan pentingnya penegakan hukum yang efektif dalam mengungkap pelaku di balik serangan keji tersebut.

Dugaan Keterkaitan dengan Aktivitas Advokasi

Jusuf Kalla tidak menutup kemungkinan bahwa aksi penyiraman air keras ini memiliki kaitan erat dengan kegiatan advokasi yang selama ini dilakukan oleh Andrie Yunus. Sebagai seorang aktivis yang tergabung dalam Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie kerap menyuarakan isu-isu sensitif dan berpotensi merugikan pihak-pihak tertentu.

“Tentu ada hubungannya dengan itu, apa namanya, kegiatan yang bersangkutan. Jadi perlu kita lihat seperti itu. Siapa yang dirugikan, yang bertindak begitu,” jelas JK. Ia berpendapat bahwa aparat penegak hukum perlu secara cermat menelusuri pihak-pihak yang mungkin merasa dirugikan oleh aktivitas Andrie.

Namun demikian, JK juga mengingatkan agar tidak terburu-buru dalam menyimpulkan motif serangan. Ia menyatakan bahwa berbagai kemungkinan harus tetap dipertimbangkan oleh kepolisian.

Pertimbangan Motif Pelaku yang Beragam

Meski dugaan keterkaitan dengan aktivitas korban sangat kuat, Jusuf Kalla menekankan bahwa motif pelaku belum dapat dipastikan sepenuhnya. Ada kalanya, tindakan kekerasan seperti ini dilakukan tanpa motif yang mendalam, bahkan bisa jadi hanya sekadar aksi spontanitas yang tidak terencana.

Baca Juga  Politisi PDIP dorong platform digital bisa cegah paparan radikalisme anak

“Ada juga kita tahu ada anak-anak SMA yang hobinya hanya sekedar iseng, untuk mengirim begitu, kita tidak tahu ini. Jadi tinggal polisi yang harus aktif untuk melihat itu,” imbuh JK. Oleh karena itu, ia menegaskan kembali pentingnya penyelidikan yang mendalam dan komprehensif agar fakta sebenarnya dapat terungkap tanpa keraguan.

Kilas Balik Kasus Novel Baswedan dan Potensi Jaringan Teror

Dalam pernyataannya, Jusuf Kalla secara implisit mengingatkan publik pada kasus penyiraman air keras yang pernah menimpa mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, beberapa tahun lalu. Kemiripan modus operandi dalam kedua kasus ini memunculkan pertanyaan serius mengenai kemungkinan adanya pihak atau kelompok tertentu yang berada di balik serangkaian serangan tersebut.

“Karena ini setelah KPK dulu, siapa namanya si Novel Baswedan, itu kena lagi. Berarti ada kelompok atau siapa itu, kita tidak tahu,” tuturnya. Pernyataan ini mengindikasikan adanya kekhawatiran bahwa kasus seperti ini bukan sekadar insiden tunggal, melainkan bisa jadi merupakan bagian dari pola yang lebih besar.

Meskipun demikian, JK menegaskan bahwa dirinya tidak ingin berspekulasi lebih jauh sebelum ada hasil penyelidikan resmi yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat untuk melakukan investigasi dan merilis temuan mereka.

Kondisi Korban dan Detail Kejadian

Sebelumnya, Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, membenarkan adanya aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Menurut Dimas, serangan tersebut dilakukan oleh orang yang tidak dikenal dan menyebabkan korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya.

“Terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” ujar Dimas dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi. Luka-luka ini menunjukkan betapa brutalnya serangan yang dialami oleh aktivis tersebut.

Baca Juga  Gubernur Hidayat Arsani Salurkan Zakat BAZNAS, Tebarkan Kebaikan Ramadan di Desa Penyamun

Peristiwa nahas ini terjadi tak lama setelah Andrie menyelesaikan rekaman podcast di kantor YLBHI. Podcast yang membahas tema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” tersebut rampung sekitar pukul 23.00 WIB. Begitu kegiatan tersebut berakhir, Andrie segera menjadi sasaran serangan. Ia kemudian segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Hasil pemeriksaan dokter mengkonfirmasi bahwa korban mengalami luka bakar yang cukup parah di kedua tangan, dada, wajah, hingga area mata. Kondisi ini tentu membutuhkan perawatan intensif dan waktu pemulihan yang tidak sebentar.

Dugaan Upaya Pembungkaman Suara Kritis

Pihak KontraS secara tegas menilai bahwa serangan terhadap Andrie Yunus bukanlah sekadar tindakan kriminal biasa. Mereka berpendapat bahwa ini berpotensi menjadi bentuk teror yang disengaja untuk membungkam suara-suara kritis, khususnya para pembela hak asasi manusia di Indonesia.

“Atas informasi yang kami himpun tersebut, kami menilai bahwa tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat, khususnya pembela HAM,” ujar Dimas. Pernyataan ini menyoroti kerentanan para aktivis dalam menjalankan tugas mereka dan pentingnya perlindungan bagi mereka.

Saat ini, kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus tengah menjadi fokus penanganan aparat kepolisian. Publik menanti dengan penuh harap keseriusan para penegak hukum dalam mengungkap pelaku di balik serangan yang kembali mengingatkan masyarakat pada insiden serupa di masa lalu, dan berharap keadilan dapat ditegakkan.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

berita

Golkar Dorong e-Voting Pemilu 2029: Harapan dan Tantangan Mewujudkannya

3 Juni 2026 - 18:36
Iran Gempur Pangkalan Militer Kuwait: Ancaman Baru, Timur Tengah Makin Memanas
Internasional

Iran Gempur Pangkalan Militer Kuwait: Ancaman Baru, Timur Tengah Makin Memanas

3 Juni 2026 - 18:07
Internasional

Israel Perluas Operasi Militer di Lebanon: Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

3 Juni 2026 - 17:37
KPK Dalami Dugaan Korupsi Impor: Pejabat Diperiksa Terkait Aliran Dana
berita

KPK Dalami Dugaan Korupsi Impor: Pejabat Diperiksa Terkait Aliran Dana

3 Juni 2026 - 16:39
Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?
Nasional

Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?

3 Juni 2026 - 16:09
politik

Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” Viral, Pengamat Politik Angkat Bicara

3 Juni 2026 - 12:14
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54

Arkhan Kaka Bersinar Bawa Garuda Nusantara Raih Kemenangan Krusial

3 Juni 2026 - 23:01
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

3 Juni 2026 - 23:01
Ambisi Nvidia Rp2.670 Triliun: Investasi Fantastis yang Mengguncang Dunia Teknologi

Ambisi Nvidia Rp2.670 Triliun: Investasi Fantastis yang Mengguncang Dunia Teknologi

3 Juni 2026 - 22:31
Daniel Caesar Sapa Fans Indonesia di Java Jazz Festival 2026: Nostalgia dan Energi Baru

Daniel Caesar Sapa Fans Indonesia di Java Jazz Festival 2026: Nostalgia dan Energi Baru

3 Juni 2026 - 22:02
Skuad Lengkap Timnas Uruguay Piala Dunia 2026: Prediksi Pemain Bintang & Debutants

Skuad Lengkap Timnas Uruguay Piala Dunia 2026: Prediksi Pemain Bintang & Debutants

3 Juni 2026 - 21:33

Pilihan Redaksi

Arkhan Kaka Bersinar Bawa Garuda Nusantara Raih Kemenangan Krusial

3 Juni 2026 - 23:01
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

3 Juni 2026 - 23:01
Ambisi Nvidia Rp2.670 Triliun: Investasi Fantastis yang Mengguncang Dunia Teknologi

Ambisi Nvidia Rp2.670 Triliun: Investasi Fantastis yang Mengguncang Dunia Teknologi

3 Juni 2026 - 22:31
Daniel Caesar Sapa Fans Indonesia di Java Jazz Festival 2026: Nostalgia dan Energi Baru

Daniel Caesar Sapa Fans Indonesia di Java Jazz Festival 2026: Nostalgia dan Energi Baru

3 Juni 2026 - 22:02
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.