Perjuangan Terakhir Vokalis Element, Lucky Widja: Melawan TB Ginjal hingga Komplikasi Jantung
Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia dengan berpulangnya Lucky Widja, vokalis grup band Element. Kepergiannya menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar. Di balik kepergiannya, tersimpan kisah perjuangan panjang melawan penyakit yang menggerogoti kesehatannya secara drastis. Sahabat karibnya, Ferdy Tahier, membagikan detail mengenai kondisi kesehatan Lucky sebelum menghembuskan napas terakhirnya.
Perjuangan Melawan Tuberkulosis (TB) Ginjal
Ternyata, mendiang Lucky Widja telah berjuang melawan penyakit tuberkulosis (TB) ginjal selama kurang lebih dua tahun terakhir. Penyakit ini merupakan kondisi serius yang menyerang organ vital tubuh. Ferdy Tahier mengungkapkan bahwa masalah pada ginjal Lucky sudah cukup lama diderita.
“Sudah dua tahun ini ginjalnya memang bermasalah,” ujar Ferdy.
Namun, dalam beberapa pekan menjelang akhir hayatnya, kondisi fisik Lucky menunjukkan tanda-tanda penurunan yang semakin mengkhawatirkan. Salah satu keluhan yang paling sering disampaikan oleh Lucky kepada rekan-rekan bandnya adalah rasa sesak napas yang tak kunjung hilang.
Gejala sesak napas ini mulai terlihat sangat jelas saat para personel Element berkumpul untuk merayakan malam pergantian tahun baru. Ferdy Tahier mengenang momen tersebut dengan pilu. Lucky tampak kesulitan bernapas meskipun tidak sedang melakukan aktivitas fisik yang berat.
“Pas kemarin kita terakhir tuh pas tahun baru. Nah, dia itu nyesek gitu,” kenang Ferdy.
Ferdy bahkan sempat menanyakan langsung kepada Lucky mengenai perubahan kondisi pernapasannya yang mendadak memburuk. Lucky sendiri mengaku merasa bingung dengan kondisi tubuhnya yang kian melemah. Ia sempat mengutarakan bahwa rasa sesak di dadanya membuatnya merasa sangat tidak nyaman dalam beraktivitas sehari-hari.
Penundaan Jadwal Cuci Darah dan Komplikasi
Memasuki akhir pekan terakhirnya, Lucky seharusnya menjalani prosedur rutin cuci darah pada hari Jumat. Namun, kondisi tubuhnya yang tidak stabil pada saat itu menyebabkan jadwal tersebut harus ditunda.
“Jadi Lucky itu harusnya dia dicuci darah hari Jumat, dia ngedrop akhirnya mundur ke Sabtu. Sabtu penuh,” tutur Ferdy.
Sayangnya, penundaan jadwal cuci darah ini diduga memicu komplikasi yang lebih berat pada sistem organ tubuh mendiang. Ketika akhirnya dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) pada hari Minggu, tim medis menemukan bahwa masalah ginjal Lucky telah merembet ke jantung.
Kondisi organ jantung yang tertekan inilah yang diduga menjadi pemicu utama sesak napas yang dirasakan Lucky. Baru pada hari Minggu, Lucky akhirnya menjalani prosedur cuci darah sejak pukul dua siang.
“Akhirnya dia masih bisa sampai hari Minggu. Tadi masuk IGD, dia dipompa dari jam dua sih. Tapi ya ininya, dari ginjalnya udah naik ke jantung,” cerita Ferdy dengan nada sedih.
Curhatan Mendalam tentang TB Ginjal
Rupanya, sebelum wafat, Lucky telah bergelut dengan penyakitnya cukup lama. Curhatan lawasnya kepada sahabat sekaligus rekan manggungnya, Ferdy Tahier, kembali mencuat ke permukaan. Dalam sebuah obrolan yang tayang di kanal YouTube Ferdy Element tiga tahun silam, Lucky mengaku mengidap penyakit langka yang mengganggu fungsi ginjalnya.
“Jadi gue selama tahun 2022 kemarin sakit parah. Sakit parah,” tutur Lucky dalam rekaman tersebut.
“Jadi gue kena sakit agak aneh tuh namanya TB ginjal, tuberkulosis ginjal,” imbuhnya.
Penyakit tersebut tidak hanya menyerang ginjal, tetapi juga menjalar ke seluruh organ tubuh bagian bawahnya.
- Ginjal
- Ureter
- Kandung kemih
- Uretra
“Dan juga tuberkulosis di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua tuh. Jadi semua saluran kencing yang ke bawah itu kena semua,” jelas Lucky, yang memiliki nama lengkap Lucky P Widjadiputra.
Ia bahkan sempat terkejut saat melakukan pemeriksaan darah.
“Gue iseng cek darah, coba cek fungsi ginjal ternyata ginjal gue udah stadium lima tuh kacaunya. Jadi tinggal 19 persen apa 20 persen,” selorohnya kala itu.
Kepergian Sang Vokalis
Lucky Widja menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Halim, Jakarta, pada Minggu malam, 25 Januari 2026, di usianya yang ke-49 tahun. Kabar kematian Lucky Widja pertama kali diketahui dari unggahan Ferdy Element di media sosial.
“Selamat jalan adik gue, partner gue di panggung. Lo sudah nggak sakit lagi sekarang, nggak butuh cuci darah lagi, nggak butuh oksigen lagi,” tulis Ferdy dalam akun pribadinya.
Dalam postingan lain, Ferdy menambahkan ungkapan kesedihan mendalam.
“Gw sendirian di panggung nyanyinya sekarang… semoga gw bisa ya nyanyi sendiri… semoga lo husnul khotimah ya Ki… sampai ketemu lagi kita ya brader.”
Rencananya, jenazah Lucky Widja akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut pada hari Senin, 26 Januari 2026, siang. Kepergiannya menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan dan kewaspadaan terhadap penyakit-penyakit kronis.



















