LINTAS GUNUNGKIDUL — Pertandingan Sassuolo vs Juventus pada lanjutan Serie A Italia, Rabu (7/1/2026) dini hari WIB, berakhir dengan hasil pahit bagi tuan rumah.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Sassuolo harus mengakui keunggulan Juventus dengan skor telak 0-3.
Laga ini diwarnai momen krusial di awal pertandingan yang melibatkan Tarik Muharemovic, bek muda Sassuolo yang mencetak gol bunuh diri dan membuat rekan setimnya terlihat frustrasi.
Juventus langsung tampil menekan sejak menit pertama. Intensitas tinggi yang diperagakan tim asuhan Luciano Spalletti membuat lini belakang Sassuolo bekerja ekstra keras.
Tekanan itu membuahkan hasil pada menit ke-16. Sebuah crossing dari sisi lapangan coba dihalau oleh Tarik Muharemovic, namun sentuhan bek berusia 22 tahun itu justru mengarah ke gawang sendiri dan mengecoh Arijanet Muric.
Gol bunuh diri tersebut membuat Sassuolo tertinggal 0-1 dan mengubah jalannya pertandingan.
Setelah gol tersebut, terlihat jelas emosi para pemain Sassuolo meningkat. Beberapa kali terjadi miskomunikasi di lini belakang, sementara Juventus semakin nyaman menguasai bola.
Kenan Yildiz, Teun Koopmeiners, dan Khephren Thuram bergantian mengancam gawang Sassuolo, memaksa Muric melakukan sejumlah penyelamatan penting.
Memasuki babak kedua, dominasi Juventus tak mengendur. Pada menit ke-62, Jonathan David dan Fabio Miretti melakukan kerja sama apik di dalam kotak penalti yang berujung gol kedua Juventus.
Hanya berselang satu menit, Jonathan David kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat aksi satu lawan satu dengan kiper, mengubah skor menjadi 3-0.
Sassuolo berusaha bangkit dengan memasukkan sejumlah pemain pengganti, namun rapatnya pertahanan Juventus membuat semua usaha tuan rumah tak membuahkan hasil.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-3 tetap bertahan untuk kemenangan Si Nyonya Tua.
Siapa Tarik Muharemovic?
Tarik Muharemovic menjadi sorotan utama dalam laga ini. Bek tengah berkaki kiri tersebut lahir di Ljubljana pada 28 Februari 2003.
Meski lahir di Slovenia, Muharemovic membela Bosnia-Herzegovina di level internasional. Dengan tinggi 1,87 meter, ia dikenal kuat dalam duel udara dan memiliki kemampuan build-up dari lini belakang.
Muharemovic resmi bergabung dengan Sassuolo pada Juli 2025 dan telah menandatangani kontrak jangka panjang hingga Juni 2031.
Nilai pasarnya per Desember 2025 mencapai sekitar Rp243 miliar, menandakan statusnya sebagai salah satu aset muda potensial Neroverdi.
Namun, laga melawan Juventus menjadi pelajaran pahit dalam karier mudanya. Gol bunuh diri di menit awal tak hanya merugikan tim, tetapi juga memengaruhi mental permainan Sassuolo secara keseluruhan.
Meski demikian, kesalahan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi Muharemovic untuk berkembang ke level yang lebih matang.
Bagi Juventus, kemenangan ini mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Sementara Sassuolo harus segera berbenah, terutama di lini pertahanan, agar kesalahan serupa tak kembali terulang di laga-laga berikutnya.***
















