• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Solo, Surakarta, atau Sala: Mana Sebutan yang Benar?

Luna by Luna
18 Juni 2026 - 06:03
in Daerah
0

Menelusuri Jejak Sejarah: Mengapa Surakarta Dikenal Sebagai Solo dan Sala?

Kota Surakarta, atau yang lebih akrab disapa Solo, menyimpan kekayaan sejarah yang mendalam, seringkali menimbulkan kebingungan di benak masyarakat mengenai perbedaan nama Sala, Solo, dan Surakarta. Banyak yang menganggap ketiganya adalah entitas yang berbeda, padahal ketiganya memiliki akar yang saling terkait erat dengan pembentukan kota yang terletak di tepi Sungai Bengawan Solo ini.

Bahkan, kota yang pernah dipimpin oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, saat menjabat sebagai wali kota, dikenal luas dengan dua nama sekaligus: Solo dan Surakarta. Mari kita selami lebih dalam asal-usul dan makna di balik ketiga nama tersebut.

Berawal dari Desa Sala: Titik Nol Sejarah Kota

Menurut berbagai catatan sejarah, nama pertama yang mengemuka untuk wilayah ini adalah Sala. Dahulu, pusat Kota Surakarta yang kita kenal sekarang adalah sebuah desa perdikan yang bernama Desa Sala. Desa perdikan adalah sebuah wilayah yang pada masa kerajaan mendapatkan pembebasan dari kewajiban membayar pajak kepada pemerintah pusat. Desa ini dipimpin oleh seorang tokoh terkemuka bernama Ki Gede Sala atau Kiai Sala.

Profesor Warto, seorang Guru Besar Ilmu Sejarah dari Universitas Sebelas Maret (UNS), menjelaskan bahwa cikal bakal Kota Solo yang kita kenal saat ini bermula dari perpindahan pusat Kerajaan Mataram dari Kartasura menuju Desa Sala pada tahun 1745.

“Jadi, Kota Solo yang sekarang kita kenal itu awalnya dari sebuah perpindahan kerajaan dari Kartasura ke Surakarta atau Desa Sala pada tahun 1745,” ujar Prof. Warto.

Kelahiran Keraton Surakarta Hadiningrat: Simbol Perubahan

Perpindahan pusat kerajaan ini bukanlah tanpa alasan. Keraton Kartasura mengalami kerusakan parah akibat peristiwa Geger Pecinan yang terjadi pada tahun 1740. Meskipun pihak kerajaan berhasil merebut kembali Kartasura, Pakubuwana II merasa bahwa keraton tersebut telah kehilangan kesuciannya dan perlu dipindahkan ke lokasi yang baru.

Baca Juga  Prediksi Calon Kuat Pilkada Serentak 2026: Siapa Berpotensi Memimpin?

Setelah melalui berbagai pertimbangan dari para pejabat kerajaan dan penasihat dari pihak Belanda, Desa Sala akhirnya dipilih sebagai lokasi pembangunan keraton baru. Di lokasi inilah kemudian didirikan Keraton Surakarta Hadiningrat, yang menjadi pusat pemerintahan kerajaan yang baru. Dari peristiwa inilah kemudian muncul nama Surakarta, yang menjadi nama kerajaan baru menggantikan Keraton Kartasura setelah perpindahan ke Desa Sala.

Mengapa Sala Berubah Menjadi Solo? Pengaruh Pelafalan Belanda

Meskipun nama asli wilayah tersebut adalah Sala, masyarakat kini lebih akrab dan terbiasa menggunakan sebutan Solo. Menurut Prof. Warto, perubahan pelafalan ini tidak lepas dari pengaruh kolonial Belanda.

Dalam pelafalan bahasa Jawa, terdapat perbedaan yang cukup jelas antara huruf “a” dan “o”. Namun, orang-orang Belanda kerap mengalami kesulitan dalam mengucapkan kata “Sala” dengan benar. Akibatnya, seiring berjalannya waktu, pelafalan tersebut secara perlahan berubah menjadi “Solo”.

Penggunaan nama Solo yang terus-menerus selama bertahun-tahun akhirnya menjadikannya lebih populer dan dikenal luas oleh masyarakat dibandingkan dengan nama aslinya, Sala.

“Alasannya Sala jadi Solo karena orang Belanda susah mengucapkan Sala,” terang Prof. Warto.

Membedah Makna: Solo, Sala, dan Surakarta

Secara historis, ketiga nama tersebut memiliki makna yang berbeda namun saling terkait:

  • Sala: Merupakan nama desa asal yang menjadi fondasi berdirinya Keraton Surakarta Hadiningrat.
  • Surakarta: Adalah nama kerajaan yang dibentuk setelah perpindahan pusat pemerintahan dari Kartasura ke Desa Sala.
  • Solo: Merupakan bentuk pelafalan populer yang berkembang di kalangan masyarakat dan akhirnya diadopsi secara luas hingga saat ini.

Meskipun memiliki perbedaan istilah, ketiganya pada dasarnya merujuk pada satu wilayah geografis yang sama. “Perbedaan istilah tidak mengubah substansi, tetap sama,” tegas Prof. Warto.

Baca Juga  Penemuan Fosil Manusia Purba Jenis Baru di Gua Sulawesi: Ini Respons Pemerintah

Surakarta: Nama Resmi, Solo: Jiwa Masyarakat

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, nama Surakarta kemudian ditetapkan sebagai nama resmi untuk kota administratif. Oleh karena itu, dalam dokumen-dokumen pemerintahan dan administrasi negara, penulisan yang tepat adalah Kota Surakarta.

Namun, dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat lebih memilih menggunakan nama Solo. Hal ini dikarenakan nama Solo dianggap lebih sederhana, mudah diucapkan, dan telah mengakar kuat dalam identitas kota. Berbagai julukan populer seperti Kota Solo, Kota Bengawan, hingga Solo Raya justru lebih sering terdengar dan digunakan dibandingkan dengan penyebutan Surakarta.

Warisan Budaya yang Tak Lekang oleh Waktu

Terlepas dari perubahan nama dan dinamika sejarah, Surakarta tetap berkembang menjadi salah satu pusat kebudayaan Jawa yang sangat penting di Indonesia. Keberadaan Keraton Surakarta Hadiningrat dan Pura Mangkunegaran menjadi saksi bisu perjalanan sejarah panjang kota ini.

Persaingan antar kerajaan pada masa lalu tidak hanya terbatas pada ranah politik, tetapi juga merambah ke bidang seni dan budaya. Berbagai tradisi, kesenian, musik gamelan, hingga adat istiadat yang berkembang pada masa itu masih dapat dijumpai dan dilestarikan hingga kini.

Oleh karena itu, baik disebut Solo, Sala, maupun Surakarta, kota ini tetap kokoh berdiri sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa yang kaya akan sejarah dan memiliki identitas yang kuat di Indonesia.

Tags: surakarta
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

BMKG: Hujan Guyur Maluku Utara Juni 2026, Morotai hingga Bacan Berpotensi
Daerah

BMKG: Hujan Guyur Maluku Utara Juni 2026, Morotai hingga Bacan Berpotensi

18 Juni 2026 - 04:45
Kabar Yogyakarta: Kemenkes Luncurkan Program Vaksinasi Gratis Nasional untuk Lansia
berita

Kabar Yogyakarta: Kemenkes Luncurkan Program Vaksinasi Gratis Nasional untuk Lansia

18 Juni 2026 - 01:24
Ketua DPRD Batam Terima Aspirasi Mahasiswa, Siap Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat
Batam

Ketua DPRD Batam Terima Aspirasi Mahasiswa, Siap Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat

18 Juni 2026 - 00:02
DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi terhadap RPP APBD 2025
Batam

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi terhadap RPP APBD 2025

18 Juni 2026 - 00:02
PON XXI 2026 Yogyakarta: Tingkat Kesiapan 95% Menuju Pembukaan
Berita Utama

PON XXI 2026 Yogyakarta: Tingkat Kesiapan 95% Menuju Pembukaan

17 Juni 2026 - 19:03
Rakor PBNN 2026, Sekda Batam Dorong Optimalisasi Informasi Publik di Era Digital
Batam

Rakor PBNN 2026, Sekda Batam Dorong Optimalisasi Informasi Publik di Era Digital

17 Juni 2026 - 14:02
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

McLennan’s Workmate: “Police Have Everything”

McLennan’s Workmate: “Police Have Everything”

18 Juni 2026 - 07:08
UMKM Digital Dorong PDB Surabaya Kuartal Ini: Peluang dan Tantangan

UMKM Digital Dorong PDB Surabaya Kuartal Ini: Peluang dan Tantangan

18 Juni 2026 - 07:03
Tenang Seketika: 6 Jurus Atasi Cemas & Stres

Tenang Seketika: 6 Jurus Atasi Cemas & Stres

18 Juni 2026 - 06:55
Sabalenka Dominates Osaka, French Open Dream Continues

Sabalenka Dominates Osaka, French Open Dream Continues

18 Juni 2026 - 06:29
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.