No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Opini

Sosok Ini Jadi Sorotan, Ini Alasannya: Mengapa Dia Menarik Perhatian Publik?

Wafaul by Wafaul
15 April 2026 - 04:35
in Opini
0

Di tengah dinamika politik dan sosial yang terus bergerak, ada beberapa tokoh yang muncul sebagai sorotan karena sifat, tindakan, atau latar belakang uniknya. Salah satunya adalah K.H. Agus Salim, Menteri Luar Negeri RI pada masa awal kemerdekaan. Meskipun sudah lama meninggal, sosoknya masih menjadi bahan perbincangan, baik dalam konteks sejarah maupun nilai-nilai kehidupan.

Kesederhanaan yang Membuatnya Berbeda

Agus Salim dikenal sebagai diplomat ulung yang memiliki kemampuan berbahasa asing yang luar biasa. Selain itu, ia juga memegang gelar “The Grand Old Man” karena pengalamannya dalam diplomasi Indonesia pasca-proklamasi. Namun, yang membuatnya menarik perhatian bukan hanya kecerdasannya, melainkan juga kesederhanaan hidupnya.

Di saat banyak diplomat mengenakan pakaian rapi dan formal, Agus Salim justru tampil apa adanya. Jas yang ia gunakan sering kali terlihat kumal, dan topi yang dipakainya pun bukan barang baru. Kesederhanaan ini bukan karena tidak mampu, tetapi lebih kepada pilihan hidup. Selama menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, ia tidak memiliki rumah pribadi dan hidup berpindah-pindah.

Penghargaan dari Pihak Asing

Kesederhanaan dan sikap rendah hati Agus Salim ternyata mendapat apresiasi dari pihak asing. Salah satunya adalah Perdana Menteri Belanda Willem Schermerhorn, yang merasa kagum sekaligus heran melihat gaya hidupnya. Dalam catatan Het Dagboek van Schermerhorn (1946), ia menyebut Agus Salim sebagai “orang tua yang sangat pintar” yang “melarat” selama hidupnya.

Selain itu, Agus Salim juga pernah dijuluki “kambing” oleh wartawan sekaligus penyair Belanda, Jef Last. Julukan ini muncul setelah ia berpidato di hadapan para pemuda, di mana sebagian hadirin memberi ejekan dengan suara kambing. Alih-alih marah, Agus Salim menanggapinya dengan cerdas dan jenaka, bahkan meminta para pendengar keluar ruangan untuk makan rumput sebelum kembali.

Baca Juga  Ramalan Zodiak Aries, Taurus, Gemini Hari Ini 13 Mei 2026: Cinta, Karier, Keuangan, Kesehatan

Kiprah dalam Diplomasi Indonesia

Sebagai Menteri Luar Negeri RI pada 1947-1948, Agus Salim aktif berkeliling ke berbagai negara untuk memperjuangkan pengakuan kedaulatan Indonesia. Keberhasilannya dalam berdiplomasi membuatnya disegani banyak pihak, termasuk para tokoh asing. Ia juga dikenal sebagai tokoh kunci dalam diplomasi Indonesia di panggung dunia pasca-proklamasi.

Setelah menjabat sebagai Menlu, Agus Salim tetap aktif dalam dunia diplomasi hingga wafat pada 4 November 1954. Ia kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dan menjadi orang pertama yang terbaring di sana meski belum berstatus pahlawan. Baru pada tahun 1967, dia ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Relevansi dengan Masa Kini

Meski telah lama meninggal, nilai-nilai yang diperlihatkan oleh Agus Salim masih relevan dengan kondisi saat ini. Di tengah masyarakat yang seringkali terjebak dalam kesombongan dan keserakahan, kesederhanaan dan kejujuran Agus Salim menjadi contoh yang patut diteladani.

Dalam konteks politik, sosok seperti Agus Salim juga mengingatkan kita bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh posisi atau jabatan, tetapi juga oleh cara hidup dan nilai-nilai yang dianutnya.

Sosok K.H. Agus Salim membuktikan bahwa kebesaran seseorang tidak selalu diukur dari materi atau status, tetapi dari kepribadian dan sikap hidupnya. Meski sudah lama pergi, warisan nilai-nilai yang ia tinggalkan masih terasa hingga kini.

Penulis : wafaul

Tags: alasannyamenarikmengapaperhatian,publiksorotan,
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Delapan Jenis Orang Ini Tidak Layak Jadi Teman, Menurut Psikologi
Opini

Delapan Jenis Orang Ini Tidak Layak Jadi Teman, Menurut Psikologi

29 Mei 2026 - 20:51
Kritik Tajam: Rivan, Nizar, dan Megawati Belum Waktunya Mundur!
Opini

Kritik Tajam: Rivan, Nizar, dan Megawati Belum Waktunya Mundur!

29 Mei 2026 - 18:56
Doa Harian Katolik: Permohonan Kesehatan untuk Keluarga Terkasih
Opini

Doa Harian Katolik: Permohonan Kesehatan untuk Keluarga Terkasih

29 Mei 2026 - 14:06
Opini: NTT Menanti Harapan – Rumah Sakit Harapan di Tengah Luka Tata Kelola
Opini

Opini: NTT Menanti Harapan – Rumah Sakit Harapan di Tengah Luka Tata Kelola

29 Mei 2026 - 12:25
4 zodiak ini memiliki aura ayah yang kuat dan mengayomi
Opini

4 zodiak ini memiliki aura ayah yang kuat dan mengayomi

29 Mei 2026 - 10:15
Opini

6 shio ini punya tingkat keberuntungan dan rezeki lebih tinggi, tak heran hoki selalu berpihak padanya

29 Mei 2026 - 07:21
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air

Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air

1 Juni 2026 - 23:00
Jemaah Haji Sumsel Pulang 2 Juni 2026, Keluarga Diminta Jemput di Titik Kumpul

Jemaah Haji Sumsel Pulang 2 Juni 2026, Keluarga Diminta Jemput di Titik Kumpul

1 Juni 2026 - 18:46
Soal PJOK Kelas 8 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 dengan Kunci Jawaban

Soal PJOK Kelas 8 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 dengan Kunci Jawaban

1 Juni 2026 - 12:30
Francisco Rivera Tolak Pergi, Persebaya Kunci Serangan Hingga 2029

Francisco Rivera Tolak Pergi, Persebaya Kunci Serangan Hingga 2029

1 Juni 2026 - 09:23

Sebelum Meninggal, Pria Boyolali Terima Sate Ayam, Kondisi Jasad Mencurigakan

1 Juni 2026 - 03:07

Pilihan Redaksi

Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air

Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air

1 Juni 2026 - 23:00
Jemaah Haji Sumsel Pulang 2 Juni 2026, Keluarga Diminta Jemput di Titik Kumpul

Jemaah Haji Sumsel Pulang 2 Juni 2026, Keluarga Diminta Jemput di Titik Kumpul

1 Juni 2026 - 18:46
Soal PJOK Kelas 8 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 dengan Kunci Jawaban

Soal PJOK Kelas 8 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 dengan Kunci Jawaban

1 Juni 2026 - 12:30
Francisco Rivera Tolak Pergi, Persebaya Kunci Serangan Hingga 2029

Francisco Rivera Tolak Pergi, Persebaya Kunci Serangan Hingga 2029

1 Juni 2026 - 09:23
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.