Surabaya digemparkan oleh insiden kebakaran ruko Simokerto yang difungsikan sebagai gudang sepeda di Jalan Sidoyoso 4. Peristiwa tragis pada Minggu dini hari (31/5/2026) ini menyebabkan bangunan ludes dan merenggut nyawa seorang lansia penghuni ruko.
Respons Cepat Pemadam Kebakaran Surabaya
Mendapat laporan kebakaran, sekitar 20 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) langsung dikerahkan ke lokasi. Petugas menghadapi tantangan besar karena kobaran api telah melalap bangunan dua lantai yang padat dengan barang mudah terbakar, seperti sepeda dan onderdil.
Ketua RT setempat, Liang, menjelaskan betapa cepatnya api membesar saat itu. Butuh waktu kurang lebih satu jam hingga api berhasil dikendalikan oleh tim damkar.
Penemuan Korban Meninggal Terjebak Asap di Lantai Dua
Di tengah upaya pemadaman yang intens, petugas menemukan sesosok jenazah lansia perempuan berinisial TLW (68) di area lantai dua dekat kamar mandi. Korban yang diketahui sebagai juragan sepeda tersebut diduga terjebak kepulan asap saat mencoba menyelamatkan diri.
“Korban berada di lantai dua. Diduga korban mencoba menyelamatkan diri namun terjebak asap tebal,” jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Dr. Soetomo untuk proses identifikasi.
Kisah Pilu Suami Korban: Rindu Cucu & Penyesalan
Ruko yang terbakar itu memang difungsikan sebagai gudang sekaligus tempat tinggal TLW karena ia merasa lebih nyaman. Sementara suaminya, Soei Biantoro Rahardjo (67), tinggal di rumah utama yang berada di area belakang ruko tersebut.
Soei Biantoro tampak sangat terpukul atas kejadian ini. Ia menceritakan penyesalannya karena tak bisa menyelamatkan sang istri akibat akses menuju lantai atas terhalang plafon yang ambruk. “Pak tolong pak selamatkan istri saya, ruko habis gak apa-apa, yang penting bojoku selamet,” ujarnya lirih sambil ditenangkan warga.
Peristiwa kebakaran ini benar-benar menghancurkan hatinya, apalagi keinginan korban untuk segera bertemu cucu tercinta menjadi kenangan terakhir. Hingga saat ini, Tim Inafis Polrestabes Surabaya masih melakukan olah TKP untuk menyelidiki titik awal dan penyebab pasti dari musibah kebakaran Simokerto ini.

















