Turnamen Sepak Bola U-13 di Palembang Berlangsung Meriah
Turnamen sepak bola usia dini kelompok U-13 yang diselenggarakan oleh Askot PSSI Palembang berjalan dengan sukses di Stadion Kamboja, Palembang, pada Minggu (19/4/2026). Acara ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk para pemain, orang tua, dan penggemar sepak bola setempat. Kompetisi ini diikuti oleh sejumlah sekolah sepak bola dan klub usia muda, yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penyelenggaraan turnamen.
Pada laga final, SSB SAS berhasil menjadi juara setelah mengalahkan SSB Bumara dengan skor akhir 3-1. Pertandingan ini memperlihatkan kemampuan para pemain muda yang telah menunjukkan kualitasnya selama turnamen berlangsung.
Ketua Askot PSSI Palembang, Mohammad David, menyampaikan apresiasi terhadap talenta-talenta muda lokal yang tampil dalam turnamen ini. Menurutnya, banyak pemain usia dini di Palembang memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
“Banyak talenta lokal yang bagus dan memiliki masa depan. Mereka nantinya akan kita siapkan untuk event-event seperti Haornas dan Piala Suratin untuk mewakili Palembang,” ujar Mohammad David, Senin (20/4/2026).
Ia menekankan bahwa turnamen usia dini menjadi bagian penting dalam pembinaan pemain sejak awal. Dengan kompetisi yang rutin digelar, pemain muda akan memiliki wadah untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Rencana Askot PSSI Palembang untuk Masa Depan Sepak Bola
Mohammad David menambahkan, Askot PSSI Palembang berkomitmen terus menghidupkan sepak bola di Kota Palembang melalui turnamen untuk berbagai kelompok usia. Setelah sukses menggelar turnamen U-13, Askot PSSI Palembang berencana kembali mengadakan turnamen sepak bola terbuka untuk segala usia atau bebas umur pada Mei 2026 mendatang.
Turnamen tersebut diproyeksikan menjadi ajang puncak dengan hadiah mencapai puluhan juta rupiah. “Bulan Mei nanti kami akan gelar turnamen bebas umur dengan hadiah puluhan juta rupiah. Ini menjadi bagian dari komitmen Askot untuk terus menghidupkan sepak bola Palembang dari berbagai kelompok usia,” katanya.
David berharap semakin banyak klub dan sekolah sepak bola yang ikut ambil bagian dalam turnamen-turnamen berikutnya. Ia percaya bahwa dengan pembinaan yang berkelanjutan, Palembang diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pemain berbakat yang nantinya dapat berprestasi di tingkat regional maupun nasional.
Kesimpulan
Turnamen sepak bola U-13 di Palembang tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi pemain muda, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam pengembangan bakat-bakat lokal. Dengan adanya kompetisi rutin dan dukungan dari Askot PSSI Palembang, diharapkan sepak bola di kota ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi olahraga nasional.



















