• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

Tanjakan Marangkayu: Ancaman Kelumpuhan Jalur Samarinda-Bontang

Hidayat by Hidayat
2 Maret 2026 - 00:44
in Lokal
0

Kesiapan Infrastruktur dan Keamanan Jalur Mudik Lebaran 2026 di Kalimantan Timur

Menjelang momen arus mudik Lebaran 2026, berbagai pihak di Kalimantan Timur mulai bergerak aktif untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat. Fokus utama tertuju pada jalur-jalur vital yang menghubungkan berbagai kota dan kabupaten, terutama yang berpotensi mengalami kepadatan dan kendala teknis.

Jalur Samarinda–Bontang: Fokus Antisipasi Kendaraan Berat

Salah satu jalur yang mendapat perhatian serius adalah poros Samarinda–Bontang. Ruas jalan yang menjadi penghubung utama antara Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur, dan ibu kota provinsi ini kerap menjadi titik rawan kemacetan parah, terutama akibat kendaraan berat yang mengalami kesulitan menanjak. Kepolisian menilai kondisi ini berisiko tinggi mengganggu kelancaran mudik jika tidak diantisipasi sejak dini.

Dalam rangka menghadapi arus mudik, Kepolisian Resor Bontang akan melaksanakan Operasi Ketupat. Fokus pengawasan akan diarahkan pada titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan, khususnya di Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang masih berada dalam wilayah hukum Polres Bontang.

  • Pendirian Pos Pemantauan:
    • Pos tambahan akan didirikan di rest area Kilometer 59.
    • Pos lain akan ditempatkan di simpang portal Marangkayu.

Kedua lokasi ini dianggap krusial karena berada di jalur tanjakan yang seringkali menjadi penyebab kendaraan besar kehilangan tenaga. Menurut informasi dari kepolisian, permasalahan di jalur poros ini bukan semata-mata karena kerusakan jalan, melainkan kombinasi dari tanjakan yang curam, permukaan jalan yang berlubang, serta tingginya volume lalu lintas kendaraan berat. Hal ini memperbesar potensi terjadinya kecelakaan dan kemacetan panjang. Truk trailer yang tidak kuat menanjak dan melintang di badan jalan dapat menyebabkan kelumpuhan total arus lalu lintas dari kedua arah.

Beberapa insiden telah terjadi di awal tahun 2026, seperti pada 7 Januari di Kilometer 59 yang menyebabkan kelumpuhan total, dan pada 16 Januari di Kilometer 68 di mana evakuasi truk kontainer memakan waktu hampir delapan jam, menimbulkan antrean kendaraan sejauh beberapa kilometer. Rangkaian kejadian ini menunjukkan betapa rapuhnya kelancaran lalu lintas di jalur tersebut, di mana terhentinya satu kendaraan besar dapat berdampak luas pada distribusi logistik, waktu tempuh, dan peningkatan risiko kecelakaan susulan.

Baca Juga  Film Indonesia Terbaru 'Kabar Makassar' Pecahkan Rekor Penonton 5 Juta dalam Seminggu: Analisis Fenomena Suksesnya

Untuk mengantisipasi kondisi darurat, kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan memanfaatkan jalur alternatif pesisir melalui Bontang Lestari–Marangkayu–Muara Badak, yang akan diterapkan jika jalur utama tidak dapat dilalui. Selain itu, faktor kelebihan muatan dan kelalaian pengemudi juga disoroti sebagai penyebab berulangnya insiden. Pengawasan di lapangan akan dibarengi dengan peningkatan kesadaran pengemudi mengenai pentingnya memastikan kendaraan laik jalan dan muatan sesuai ketentuan.

Jalur Utara Kaltim: Ancaman Longsor dan Kerusakan Jalan

Di sisi lain, data dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mencatat adanya sekitar 50 titik rawan longsor di sepanjang ruas jalan nasional wilayah Kutai Timur. Kondisi ini diungkapkan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Rudy Masud, yang menekankan peran vital ruas jalan nasional di wilayah utara Kaltim sebagai jalur penghubung utama untuk mobilisasi komoditas unggulan dan aksesibilitas masyarakat.

Menurut Gubernur, keberadaan jalan nasional ini strategis bagi pertumbuhan investasi daerah dan memastikan rantai pasok energi serta pangan tetap bergerak efisien. Kerusakan jalan nasional di wilayah utara meliputi menurunnya kondisi badan jalan dan tergerusnya bahu jalan oleh air, yang berpotensi menyebabkan longsor.

  • Titik Rawan Longsor di Wilayah Utara:
    1. Ruas Sangatta-SP.Perdau (015): Sepanjang 32 km, terdapat ± 17 titik rawan longsor.
    2. SP. Perdau-Ma.lembak (016): Sepanjang 13,10 km, terdapat ± 11 titik longsor dan penurunan badan jalan.
    3. Ma. Lembak-Sangkulirang (Pel.Ronggang) (017): Sepanjang 52,14 km, terdapat ± 22 titik potensi longsor dan penurunan badan jalan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera memperbaiki titik-titik rawan longsor. Keterbatasan kewenangan daerah menjadi hambatan utama dalam pembangunan jalan nasional, namun Pemprov Kaltim tetap berkomitmen membangun ruas jalan yang menjadi kewenangannya.

Baca Juga  Pelanggaran Helm Dominasi Operasi Keselamatan Siginjai 2026 Batang Hari

Samarinda: Pemetaan Titik Rawan Kecelakaan

Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda juga mulai memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan menjelang arus mudik Lebaran sebagai upaya preventif. Jalur poros penghubung Samarinda dengan kota-kota tetangga menjadi fokus utama pengawasan, termasuk Jalur Bandara APT Pranoto (poros Samarinda–Bontang), Jalan PM Noor, Juanda, Antasari, serta akses keluar kota menuju Balikpapan dan Kutai Kartanegara.

Kecelakaan lalu lintas di Samarinda tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan kombinasi dari kondisi jalan yang berlubang, kerusakan teknis kendaraan (seperti rem blong), dan kelalaian pengemudi. Menghadapi puncak arus mudik, Polresta Samarinda akan menggelar Operasi Ketupat dari H-7 hingga H+7 Lebaran, dengan personel pengamanan di berbagai pos terpadu, pos layanan, dan pos pengamanan yang fokus pada jalur rawan macet dan kecelakaan.

Kutai Kartanegara: Persiapan Pos Terpadu dan Operasi Keselamatan

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara bergerak lebih awal dengan mendirikan pos terpadu di kawasan Titik Nol Tenggarong. Pihaknya telah menggelar Operasi Keselamatan sebagai langkah awal menciptakan situasi kondusif sebelum Operasi Ketupat 2026 resmi digelar.

Dalam Operasi Ketupat, kepolisian akan mendirikan tiga jenis pos:
* Pos Pengamanan (Pos PAM): Ditempatkan di berbagai kecamatan, termasuk di kawasan objek wisata pasca-Lebaran di Samboja.
* Pos Pelayanan (Pos Yan): Ditempatkan di rest area dan Kilometer 38 Bukit Soeharto (jalur Tenggarong menuju Balikpapan), serta di Kota Bangun untuk jalur hulu menuju Kutai Barat.
* Pos Terpadu: Akan ditempatkan di Titik Nol Tenggarong sebagai ikon kota.

Perhatian juga diberikan pada jalur hulu yang dilalui pemudik dari Samarinda menuju Kota Bangun hingga Kutai Barat, dengan pendirian pos di Kota Bangun.

Pengejaran Pengerjaan Jalan di Kutai Kartanegara Menuju Kutai Barat

Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus mempercepat pengerjaan di sejumlah titik jalan wilayah Kutai Kartanegara menuju Kutai Barat. Proyek pada ruas Kota Bangun–Muara Leka–Muara Muntai sepanjang 72,13 kilometer mencakup pemeliharaan rutin, preservasi koridor logistik, dan rehabilitasi jembatan.

Baca Juga  Rekayasa Lalin Night Race Dragbike 2026 Samarinda

Tim teknis fokus pada pengaspalan ulang, beton bahu jalan, perbaikan saluran, serta penutupan lubang. Pekerjaan grading bahu jalan menjadi prioritas untuk mengatur kemiringan dan mencegah genangan air yang dapat merusak struktur jalan. Perbaikan ini diharapkan meminimalkan kendala, meningkatkan jarak pandang, dan keamanan berkendara bagi pemudik.

Paser: Fokus pada Kesalahan Manusia dan Siaga Penuh

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Paser telah memetakan titik rawan kecelakaan di wilayahnya. Terdapat beberapa ruas jalan negara yang menjadi perhatian, namun kecelakaan akibat kerusakan jalan di Paser dinilai relatif minim, dengan faktor dominan masih berasal dari kesalahan manusia.

  • Titik Rawan Kecelakaan di Paser:
    • Jalan negara kilometer 72 Desa Jemparing, Kecamatan Long Ikis.
    • Jalan negara Kecamatan Long Kali.
    • Jalan negara kilometer 13 dari arah Kuaro menuju Gunung Rambutan.
    • Jalan negara Kecamatan Paser Belengkong.

Polres Paser akan menyiagakan personel di pos pelayanan, pengamanan, dan pos terpadu yang akan disiapkan seminggu sebelum Lebaran. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, beristirahat jika lelah, memeriksa kondisi kendaraan, dan berdoa demi keselamatan.

Berau: Fokus pada Pemeriksaan Ramp Check

Di Berau, persiapan arus mudik difokuskan pada pemeriksaan ramp check untuk memastikan kelayakan teknis dan administrasi kendaraan, termasuk Damri dan bus karyawan. Koordinasi telah dilakukan dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk meminimalkan risiko kecelakaan. Pihak kepolisian masih menunggu hasil survei terakhir untuk mengidentifikasi potensi kendala di lapangan dan melakukan rapat koordinasi mengenai titik kepadatan dan rawan.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Viral: Kakek 25 Tahun Nikahi Nenek 63 Tahun di Tulungagung
Lokal

Viral: Kakek 25 Tahun Nikahi Nenek 63 Tahun di Tulungagung

20 Juni 2026 - 05:37
Kabar Sulawesi: Penemuan Fosil Manusia Purba Jenis Baru di Gua Sulawesi Mengubah Peta Sejarah Manusia Indonesia
berita

Kabar Sulawesi: Penemuan Fosil Manusia Purba Jenis Baru di Gua Sulawesi Mengubah Peta Sejarah Manusia Indonesia

20 Juni 2026 - 01:24
Jemaah Haji Bangkalan Tunda Makanan di Mina
Lokal

Jemaah Haji Bangkalan Tunda Makanan di Mina

20 Juni 2026 - 00:43
Lokal

Proyek Sekolah Rakyat Sampang: 73% Rampung, Ancaman Molor Mengintai

19 Juni 2026 - 22:42
Mengatasi Stres Kronis Akibat Polusi Suara di Jakarta: Solusi dan Dampaknya
Aktual

Mengatasi Stres Kronis Akibat Polusi Suara di Jakarta: Solusi dan Dampaknya

19 Juni 2026 - 21:52
Tiga Hektare Lahan Dilalap Api
Lokal

Tiga Hektare Lahan Dilalap Api

19 Juni 2026 - 20:58
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Rekomendasi Diet Sehat 2026: Tren Pola Makan Berbasis Nabati Makin Populer di IKN Nusantara

Rekomendasi Diet Sehat 2026: Tren Pola Makan Berbasis Nabati Makin Populer di IKN Nusantara

20 Juni 2026 - 06:21
Beasiswa Guru Unpad 2026: Buka Peluang Emas, Daftar Sekarang!

Beasiswa Guru Unpad 2026: Buka Peluang Emas, Daftar Sekarang!

20 Juni 2026 - 06:03
Broncos’ Sheds: Afghan Star’s Take on Roberts-Smith Entry

Broncos’ Sheds: Afghan Star’s Take on Roberts-Smith Entry

20 Juni 2026 - 05:50
Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara: Mengungkap Dampak Serial Netflix Korea Terhadap Tren Global

Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara: Mengungkap Dampak Serial Netflix Korea Terhadap Tren Global

20 Juni 2026 - 05:38
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In