Tiga Raksasa Italia Kompak Tumbang di Liga Champions

Diposting pada

Tiga Raksasa Italia Hadapi Tantangan Berat di Play-off Liga Champions

Musim Liga Champions 2025/2026 menyajikan drama yang menegangkan bagi perwakilan Italia. Juventus, Inter Milan, dan Atalanta, tiga tim yang menjadi andalan Serie A di kancah Eropa, kompak menelan kekalahan pada pertandingan leg pertama babak play-off 16 besar. Hasil ini tentu menjadi pukulan telak dan menempatkan mereka dalam posisi sulit untuk melaju ke babak selanjutnya.

Hanya Juventus, Inter Milan, dan Atalanta yang tersisa mewakili Italia di kompetisi klub paling bergengsi di Eropa ini, setelah Napoli dipastikan tersingkir lebih awal. Kini, nasib mereka bergantung pada pertandingan leg kedua yang akan menentukan siapa yang berhak melaju ke fase gugur.

Juventus Terjungkal di Kandang Galatasaray

Juventus, yang diasuh oleh Luciano Spalletti, harus menelan pil pahit saat bertandang ke Rams Park, Istanbul, Turki. Tim berjuluk Si Nyonya Tua ini dihajar telak oleh Galatasaray dengan skor 5-2 pada Selasa (17/2/2026).

Pertandingan ini sempat berjalan menarik. Juventus bahkan sempat unggul 2-1 di babak pertama berkat dua gol gemilang dari Teun Koopmeiners. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Galatasaray berhasil menyamakan kedudukan melalui Gabriel Sara di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Galatasaray menunjukkan performa superior. Mereka berhasil menambah pundi-pundi gol melalui aksi Noa Lang yang mencetak dua gol, serta gol-gol dari Davinson Sanchez dan Sacha Boey. Kekalahan telak 5-2 ini membuat Juventus kini menghadapi tugas berat. Mereka wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal tiga gol pada leg kedua yang akan digelar di kandang mereka, Allianz Stadium, Turin, pada Selasa (24/2/2026), jika ingin menjaga asa untuk lolos ke babak 16 besar.

Atalanta Takluk dari Borussia Dortmund di Signal Iduna Park

Di sisi lain, Atalanta, yang dikenal dengan julukan La Dea, juga harus mengakui keunggulan lawannya. Mereka takluk 2-0 dari klub Jerman, Borussia Dortmund, dalam pertandingan yang dilangsungkan di Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman, pada Selasa (17/2/2026).

Gol-gol kemenangan Borussia Dortmund dicetak di babak pertama oleh Serhou Guirassy pada menit ke-3 dan Maximilian Beier pada menit ke-42. Hasil ini memberikan keuntungan bagi Dortmund untuk leg kedua.

Atalanta kini berada dalam posisi yang krusial. Mereka harus bangkit dan meraih kemenangan dengan selisih minimal dua gol pada leg kedua yang akan diselenggarakan di New Balance Arena, Bergamo, Italia, pada Selasa (24/2/2026) untuk tetap berpeluang melaju ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.

Inter Milan Tertunduk di Markas Bodo/Glimt

Kekalahan wakil Italia belum berhenti sampai di situ. Inter Milan, yang melakoni laga leg pertama play-off 16 besar melawan Bodo/Glimt di Aspmyra Stadion, Bodo, Norwegia, pada Rabu (18/2/2026), juga harus pulang dengan tangan hampa.

Inter Milan takluk dengan skor 3-1. Tiga gol kemenangan Bodo/Glimt dicetak oleh Kasper Hogh, Jens Peter Hauge, dan Sondre Brunstad Fet. Inter Milan hanya mampu membalas satu gol melalui Francesco Pio Esposito.

Hasil ini menempatkan Inter Milan dalam situasi yang serupa dengan kedua rivalnya. Mereka dituntut untuk menang dengan selisih tiga gol pada leg kedua yang akan digelar di kandang mereka, Giuseppe Meazza, Milan, Italia, pada Rabu (25/2/2026), demi memastikan langkah mereka ke babak 16 besar.

Perjalanan ketiga tim Italia di Liga Champions musim ini tampaknya akan semakin menarik untuk disaksikan. Mereka harus menunjukkan mentalitas juara dan performa terbaik untuk membalikkan keadaan di leg kedua dan melanjutkan kiprah mereka di kompetisi tertinggi Eropa ini. Tantangan berat sudah menanti, dan bagaimana mereka menghadapinya akan menjadi sorotan utama dalam beberapa pekan mendatang.

Gambar Gravatar
Rizki merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan