Skuad Garuda Mulai TC Intensif: Asa Baru Menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026
Persiapan Tim Nasional Indonesia untuk menghadapi agenda penting FIFA Match Day Juni 2026 telah dimulai dengan penuh semangat. Sesi latihan terbuka perdana yang digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (2/6) kemarin, menunjukkan komitmen skuad Garuda untuk meraih hasil maksimal. Meski demikian, dua punggawa kunci, Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk, masih absen di hari pertama latihan, dengan jadwal kedatangan yang diperkirakan pada Senin malam atau paling lambat Selasa.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengonfirmasi jadwal kedatangan kedua pemain tersebut. “Verdonk dijadwalkan tiba malam ini, begitu juga Joey. Kemungkinan besar paling lambat besok mereka sudah bergabung dengan tim,” ungkapnya.
Meskipun belum diperkuat duo pemain tersebut, mayoritas pemain yang dipanggil oleh pelatih kepala John Herdman telah hadir dan mengikuti sesi latihan. Sebanyak 21 pemain menunjukkan antusiasme mereka di lapangan hijau Stadion Madya, menandakan dimulainya fase intensif pemusatan latihan.
Wajah Lama dan Baru di Skuad Garuda
Salah satu sorotan utama dalam latihan perdana ini adalah kembalinya Marselino Ferdinan ke dalam skuad Merah Putih. Gelandang muda berbakat ini kembali mengenakan jersey timnas setelah terakhir kali tampil pada September tahun lalu. Kehadirannya tentu diharapkan dapat memberikan warna dan dinamika baru di lini tengah skuad asuhan Herdman.
Selain Marselino, perhatian juga tertuju pada kehadiran Mathew Baker. Pemain berusia 17 tahun ini, yang diproyeksikan untuk membela Timnas U-19 Indonesia di Kejuaraan ASEAN U-19 2026, secara mengejutkan langsung berlatih bersama para pemain senior. Ia terlihat berbaur dengan pemain berpengalaman seperti Kevin Diks, Nathan Tjoe-A-On, Elkan Baggott, dan Rizky Ridho. Ini menjadi kesempatan emas bagi Baker untuk menimba ilmu dan pengalaman dari para seniornya.
Saddil Ramdani juga telah bergabung dengan tim. Pemain sayap lincah ini berpeluang menambah catatan penampilannya bersama Timnas Indonesia setelah absen memperkuat Garuda selama kurang lebih dua tahun. Kehadiran Saddil diharapkan dapat menambah opsi serangan timnas dari sektor sayap.
Calon Pemain Naturalisasi dan Pemain Abroad Turut Meramaikan
Menariknya, latihan perdana ini tidak hanya dihadiri oleh pemain yang masuk dalam daftar skuad final. Tiga pemain tambahan hadir di luar skuad resmi, menambah warna dan potensi masa depan timnas. Dua di antaranya adalah calon pemain naturalisasi, Mitchell Baker dan Luke Vickery. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa proses naturalisasi berjalan dan PSSI serius dalam memperkuat timnas dengan talenta-talenta terbaik.
Selain itu, bek FC Twente, Mees Hilgers, juga turut hadir dalam sesi latihan. Bagi Hilgers, momen ini menjadi sangat spesial.
- Pemulihan Pasca Cedera: Hilgers sedang dalam tahap pemulihan setelah mengalami cedera panjang. Latihan bersama timnas menjadi bagian dari proses rehabilitasinya.
- Pertemuan dengan Pelatih Kepala: Ini adalah kali pertama Hilgers bertemu langsung dengan pelatih John Herdman sejak pelatih asal Inggris tersebut ditunjuk menangani Timnas Indonesia pada Januari lalu. Pertemuan ini penting untuk menyelaraskan visi dan taktik.
Mees Hilgers sendiri bukanlah nama baru di kancah sepak bola Indonesia. Bek kelahiran Belanda ini telah mengoleksi empat caps bersama Timnas Indonesia. Penampilan terakhirnya terjadi pada Juni tahun lalu saat menghadapi Jepang dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kehadirannya kembali memberikan opsi di lini pertahanan timnas.
Ujian Terdekat: Oman dan Mozambik
Timnas Indonesia dijadwalkan akan menjalani dua laga penting dalam agenda FIFA Match Day bulan ini. Skuad Garuda akan berhadapan dengan Oman pada tanggal 5 Juni, dilanjutkan dengan pertandingan melawan Mozambik pada tanggal 9 Juni. Kedua pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan akan dimulai pukul 20.00 WIB.
Dengan semakin dekatnya jadwal kedatangan Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy, kekuatan Timnas Indonesia diperkirakan akan segera lengkap. Hal ini memungkinkan pelatih John Herdman untuk mematangkan strategi dan taktik tim dalam menghadapi dua ujian internasional yang akan menjadi tolok ukur kesiapan skuad Garuda menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026.




