No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus Human Interest

Udin Malik: Ricuh PKL, Pendekatan Humanis Diperlukan

Hidayat by Hidayat
30 Maret 2026 - 17:20
in Human Interest
0

Kericuhan Penertiban PKL di Tamalabba: Anggota DPRD Soroti Pendekatan Humanis dan Fokus Ekonomi Masyarakat

Insiden kericuhan yang mewarnai proses penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kelurahan Tamalabba, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, pada hari Kamis, 26 Maret 2026 lalu, menuai keprihatinan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Anggota Komisi A DPRD Makassar, dr Udin Shaputra Malik, yang menyayangkan terjadinya bentrokan fisik antara petugas dan warga. Menurutnya, peristiwa tersebut mengindikasikan bahwa pendekatan humanis dalam penertiban PKL belum diterapkan secara optimal.

“Biar bagaimanapun, pemerintah memiliki hak dan kewenangan dalam menjalankan tugasnya,” ujar dr Udin Shaputra Malik pada Jumat, 27 Maret 2026. Namun, ia menekankan bahwa langkah-langkah represif yang berujung pada kekerasan sama sekali tidak seharusnya terjadi dalam setiap proses penertiban. “DPRD juga tidak menginginkan adanya kericuhan seperti itu,” tegasnya.

Situasi pasca-Idulfitri yang masih terasa dalam suasana kebersamaan, ditambah dengan kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit, menjadi alasan kuat bagi dr Udin untuk mengimbau semua pihak agar dapat menahan diri. “Kedua, kondisi saat ini memang sedang sulit. Daya beli masyarakat menurun, harga-harga cenderung naik, inflasi terjadi di mana-mana, dan lapangan kerja juga semakin terbatas,” jelasnya, menggarisbawahi tantangan ekonomi yang dihadapi warga.

Pergeseran Fokus Kebijakan: Dari Estetika Kota ke Penguatan Ekonomi Rakyat

Dalam konteks ini, dr Udin Shaputra Malik mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk melakukan pergeseran fokus kebijakan. Ia berpendapat bahwa penataan estetika kota, meskipun penting, seharusnya tidak menjadi satu-satunya prioritas. Pemerintah Kota perlu memberikan perhatian lebih besar pada upaya penguatan ekonomi masyarakat kecil.

“Artinya, pemerintah kota sudah seharusnya mengalihkan fokusnya. Bukan hanya kepada pembenahan PKL dalam arti estetika semata, tetapi lebih kepada bagaimana kita bisa menguatkan ekonomi rakyat,” tuturnya.

Baca Juga  Balasan menohok Sonny Septian ke Inara Rusli yang rela jadi istri kedua: Agama jadi tameng nafsu

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) ini bahkan mengusulkan sebuah solusi yang lebih solutif dan berjangka panjang sebelum melakukan tindakan penertiban. Ia menyarankan agar para PKL diberikan waktu pembinaan yang memadai, misalnya selama satu tahun, untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan mereka dalam menghadapi perubahan.

“Saya sempat berpikir, mengapa sih sebelum digusur mereka itu tidak diberikan waktu satu tahun, dibina dulu? Ini agar mereka siap dan memiliki alternatif lain yang lebih baik,” ungkapnya, menyiratkan pentingnya pendekatan preventif dan pemberdayaan.

Lebih lanjut, dr Udin mengingatkan bahwa konflik yang terjadi dalam penertiban semacam ini berpotensi meluas dan menimbulkan dampak berkepanjangan jika tidak segera ditangani dengan bijak dan komprehensif. Ia berharap, ke depannya, penanganan terhadap persoalan PKL dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih cerdas, dialogis, dan berorientasi pada solusi yang berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat dan memastikan kesejahteraan warga tetap menjadi prioritas utama.

Kronologi Kericuhan: Dari Penghalauan Eskavator hingga Lemparan Batu

Kericuhan yang terjadi di Kelurahan Tamalabba berawal ketika sebuah alat berat jenis eskavator hendak digunakan untuk menggusur deretan kios yang berlokasi di samping Depo Pertamina. Rencana ini segera dihalau oleh warga yang berkumpul di lokasi.

Menyikapi situasi tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang dibantu oleh aparat kepolisian mencoba untuk merangsek maju dari arah Jalan Mohammad Hatta. Warga yang semula berkerumun untuk menghalau alat berat tersebut akhirnya terdesak mundur.

Saat konsentrasi warga mulai terpecah, eskavator tersebut perlahan-lahan bergerak maju menuju deretan kios. Namun, sebagian warga tetap memberikan perlawanan. Aksi perlawanan ini bahkan meningkat dengan adanya lemparan batu, petasan, hingga balok kayu yang diarahkan kepada petugas.

Baca Juga  Reza Arap Terkejut Didoakan Berjodoh dengan Fuji, Sahabat: Minta Restu!

Petugas yang mengawal alat berat, dilengkapi dengan tameng, tetap bertahan sambil terus berjalan maju. Ketegangan memuncak ketika eskavator mulai menabrak salah satu kios yang berada di ujung Jalan Satando.

Tindakan ini memicu kemarahan warga yang semakin besar. Lemparan bertubi-tubi dari arah warga membuat petugas dan eskavator terpaksa harus mundur kembali hingga ke Jalan Kalimantan.

Akibat dari bentrokan tersebut, beberapa warga dan petugas dilaporkan mengalami luka-luka, baik akibat lemparan batu maupun balok kayu. Dalam kekacauan tersebut, seorang pemuda juga terlihat diamankan oleh petugas yang berpakaian sipil. Insiden ini menjadi catatan kelam yang menyoroti perlunya evaluasi mendalam terhadap metode penertiban dan penanganan konflik sosial di Kota Makassar.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki
Alam

Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki

21 April 2026 - 14:36
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi
berita

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya
Budaya

Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya

13 April 2026 - 09:23
Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan
Human Interest

Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan

12 April 2026 - 05:13
Taman Nasional Tanjung Puting: Pengalaman Menyaksikan Orang Utan di Habitat Asli dengan Kapal Klotok
Human Interest

Taman Nasional Tanjung Puting: Pengalaman Menyaksikan Orang Utan di Habitat Asli dengan Kapal Klotok

11 April 2026 - 01:02
Keamanan Laut: Menghadapi Ancaman Bajak Laut dan Penyelundupan
berita

Keamanan Laut: Menghadapi Ancaman Bajak Laut dan Penyelundupan

8 April 2026 - 08:30
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD TKA 2026 dengan Pembahasan Lengkap

Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD TKA 2026 dengan Pembahasan Lengkap

16 April 2026 - 12:36
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Pameran Kerja Sulteng 2026 Dihadiri 23 Perusahaan, 6 Offline dan 17 Online

Pameran Kerja Sulteng 2026 Dihadiri 23 Perusahaan, 6 Offline dan 17 Online

22 April 2026 - 16:26
Toyota BZ4X 2026 resmi dirilis! SUV tanpa emisi dengan sistem deteksi pejalan kaki, ini harganya!

Toyota BZ4X 2026 resmi dirilis! SUV tanpa emisi dengan sistem deteksi pejalan kaki, ini harganya!

22 April 2026 - 15:59
Kenaikan Harga BBM Nyaris Rp10 Ribu, Belum Terasa di Ambon

Kenaikan Harga BBM Nyaris Rp10 Ribu, Belum Terasa di Ambon

22 April 2026 - 15:33
Saham Murah di Tengah Tekanan IHSG, Ini Daftarnya

Saham Murah di Tengah Tekanan IHSG, Ini Daftarnya

22 April 2026 - 15:06
BIA 2026, Pemko Batam Pacu Inovasi Lintas Sektor

BIA 2026, Pemko Batam Pacu Inovasi Lintas Sektor

22 April 2026 - 15:01

Pilihan Redaksi

Pameran Kerja Sulteng 2026 Dihadiri 23 Perusahaan, 6 Offline dan 17 Online

Pameran Kerja Sulteng 2026 Dihadiri 23 Perusahaan, 6 Offline dan 17 Online

22 April 2026 - 16:26
Toyota BZ4X 2026 resmi dirilis! SUV tanpa emisi dengan sistem deteksi pejalan kaki, ini harganya!

Toyota BZ4X 2026 resmi dirilis! SUV tanpa emisi dengan sistem deteksi pejalan kaki, ini harganya!

22 April 2026 - 15:59
Kenaikan Harga BBM Nyaris Rp10 Ribu, Belum Terasa di Ambon

Kenaikan Harga BBM Nyaris Rp10 Ribu, Belum Terasa di Ambon

22 April 2026 - 15:33
Saham Murah di Tengah Tekanan IHSG, Ini Daftarnya

Saham Murah di Tengah Tekanan IHSG, Ini Daftarnya

22 April 2026 - 15:06
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.