Kayla Harrison Siap Kirim Amanda Nunes Kembali ke Pensiun di UFC 324
Kembalinya sang ratu, Amanda Nunes, ke oktagon UFC menuai perhatian besar. Setelah memutuskan pensiun pada tahun 2023, Nunes yang saat itu berhasil mempertahankan gelar juara kelas bantam wanita melawan Irene Aldana, kini siap kembali meramaikan kancah pertarungan. Keputusan comeback ini tentu saja disambut dengan berbagai spekulasi dan prediksi, salah satunya datang dari sang juara bertahan kelas bantam wanita saat ini, Kayla Harrison.
Harrison, yang akan berhadapan langsung dengan Nunes di UFC 324 pada 24 Januari mendatang, memiliki ambisi yang sangat jelas: mengirim Amanda Nunes kembali ke masa pensiunnya. Ia yakin bahwa duel nanti akan menjadi akhir dari karier comeback Nunes.
Ambisi Harrison: Mengakhiri Karier Comeback Nunes
Dalam sebuah wawancara dengan MMA Junkie, Harrison menyatakan keyakinannya yang kuat. “Tidak, saya tidak berpikir dia akan kembali setelah apa yang saya lakukan padanya pada 24 Januari (nanti),” ujar Harrison dengan nada tegas. Ia menambahkan, “Saya akan menyambut (pertandingan ulang), tapi saya akan mengirimnya kembali ke masa pensiun.” Pernyataan ini menunjukkan kepercayaan diri Harrison yang tinggi menjelang pertarungan akbar tersebut.
Meskipun memiliki niat yang kuat untuk “memensiunkan” Nunes kembali, Harrison menegaskan bahwa tidak ada dendam pribadi di antara mereka. “Tidak ada dendam di antara kami. Saya tahu ATT (American Top Team) benar-benar menginginkan ini, jadi saya akan keluar dan membuat kita semua bangga,” terangnya. Ini menunjukkan bahwa persiapannya lebih didorong oleh profesionalisme dan keinginan untuk membuktikan diri sebagai petarung terbaik.
Antusiasme Harrison Menghadapi Tantangan Terbesar
Di luar ambisinya untuk mengakhiri karier Nunes, Harrison mengaku sangat antusias menyambut duel ini. Ia melihat pertarungan melawan Nunes sebagai sebuah kesempatan yang telah lama dinantikan dan menjadi topik spekulasi di kalangan penggemar.
“Saya sangat antusias karena saya merasa pertarungan ini adalah pertarungan yang sudah lama kita spekulasikan dan bicarakan,” kata Harrison. Ia mengakui status Nunes sebagai salah satu petarung wanita terbaik di dunia. “Saya yakin Amanda adalah petarung wanita terbaik di dunia. Saya yakin saya adalah yang terbaik di dunia, dan jika Anda ingin menjadi yang terbaik di dunia, Anda harus mengalahkan siapa pun yang saat ini menjadi yang terbaik di dunia.”
Ucapan Harrison ini mencerminkan filosofi seorang juara yang selalu ingin menguji diri melawan yang terbaik. Ia melihat pertarungan ini sebagai validasi atas klaimnya sebagai petarung nomor satu di divisinya.
Menikmati Proses dan Tantangan yang Sulit
Harrison menyadari sepenuhnya bahwa menghadapi Amanda Nunes bukanlah perkara yang mudah. Nunes memiliki rekam jejak yang luar biasa dan telah membuktikan diri sebagai salah satu petarung paling dominan dalam sejarah UFC. Namun, Harrison tidak gentar. Sebaliknya, ia justru menikmati setiap proses persiapan dan tantangan yang datang.
“Ini tidak menjadi lebih mudah. Itu pasti. Ini menjadi lebih sulit. Tapi kita bisa melakukan hal-hal yang sulit,” ungkap Harrison. Ia melihat setiap pertarungan besar sebagai kesempatan untuk berkembang. “Setiap kali saya mempersiapkan diri untuk pertarungan, setiap kali saya menjalani proses ini, setiap kali saya menghadapi tantangan besar lainnya, itu hanya membentuk saya menjadi versi yang lebih berkembang dari diri saya.”
Bagi Harrison, perjalanan ini adalah bagian integral dari kariernya sebagai seorang petarung. “Semua ini bagian dari perjalanan dan saya menikmati setiap bagiannya,” tambahnya. Sikap positif dan kemauan untuk menghadapi kesulitan inilah yang menjadi salah satu kekuatan Harrison dalam menghadapi tantangan terbesar dalam kariernya di UFC. Duel antara Kayla Harrison dan Amanda Nunes di UFC 324 diprediksi akan menjadi salah satu pertarungan paling menarik di awal tahun ini.



















