
Makkah, kota suci yang tak pernah berhenti dikunjungi oleh para tamu Allah, kembali membuka pintunya lebar-lebar. Segera setelah puncak ibadah haji yang berlangsung selama 5 hingga 6 hari, yang berakhir pada tanggal 13 Zulhijah 1447 H atau bertepatan dengan 30 Mei 2026, musim umrah 1448 H langsung disambut pada hari berikutnya. Fenomena ini terjadi bahkan ketika Masjidil Haram masih dipenuhi oleh jemaah haji yang tengah menunaikan ibadah tawaf ifadah maupun tawaf wada (perpisahan).
Transisi Harmonis Antara Haji dan Umrah
Badan Pengelola Dua Masjid Suci Arab Saudi mengonfirmasi kesiapan mereka dalam memberikan pelayanan intensif dan kepedulian tanpa henti, seraya melepas jemaah haji dan menyambut jemaah umrah di awal musim. Pernyataan ini disampaikan melalui unggahan pada Selasa, 2 Juni dini hari Waktu Indonesia Barat. Dalam unggahan tersebut, terlihat foto-foto yang memukau: lautan jemaah berbaris rapi di mataf, pelataran suci di sekeliling Ka’bah, untuk melaksanakan salat berjemaah, serta jemaah yang tengah khusyuk menunaikan ibadah sai. Gambaran ini menegaskan kelancaran transisi antara dua ibadah besar umat Islam ini.
Memulai Musim Umrah 1448 H
Arab Saudi secara resmi memulai penerbitan visa umrah dan menyambut kedatangan jemaah umrah pada hari Minggu, 14 Zulhijah, yang jatuh pada 31 Mei, menandai dimulainya musim umrah yang baru. Keputusan ini memungkinkan para peziarah untuk segera melaksanakan ibadah umrah setelah selesainya rangkaian ibadah haji.
Berdasarkan kalender musim umrah 1448 H yang telah dirilis oleh Kementerian Haji dan Umrah Saudi, para jemaah kini dapat memasuki Makkah dan memperoleh izin umrah melalui aplikasi Nusuk. Proses ini dimulai sejak Senin, 1 Juni 2026. Aplikasi Nusuk menjadi platform digital utama yang memfasilitasi berbagai keperluan jemaah, mulai dari pendaftaran, pengajuan visa, hingga pengaturan jadwal ibadah.
Tanggal-Tanggal Penting dalam Musim Umrah 1448 H
Bagi para calon jemaah umrah, mengetahui tanggal-tanggal penting adalah krusial untuk perencanaan perjalanan ibadah mereka. Musim umrah, yang sering disebut sebagai “haji kecil”, memiliki serangkaian jadwal yang perlu diperhatikan:
- Hari Terakhir Penerbitan Visa Umrah: Tanggal penting ini jatuh pada 1 Syawal 1448 H, yang bertepatan dengan 9 Maret 2027. Setelah tanggal ini, Arab Saudi tidak lagi menerbitkan visa umrah untuk musim tersebut.
- Batas Akhir Kedatangan Jemaah Umrah: Jemaah umrah diharapkan telah tiba di wilayah Arab Saudi paling lambat pada 15 Syawal 1448 H, atau 23 Maret 2027. Keterlambatan kedatangan setelah batas waktu ini kemungkinan besar akan mempengaruhi kelancaran ibadah mereka.
- Batas Akhir Jemaah Umrah Meninggalkan Arab Saudi: Musim umrah secara resmi berakhir ketika seluruh jemaah telah meninggalkan Arab Saudi. Batas waktu kepulangan jemaah umrah ditetapkan pada 30 Syawal 1448 H, yang jatuh pada 7 April 2027.
Imbauan untuk Penyelenggara Layanan Umrah
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi secara tegas mengimbau seluruh perusahaan penyedia layanan umrah dan agen perjalanan di luar negeri untuk mematuhi jadwal yang telah ditetapkan. Kepatuhan terhadap seluruh regulasi dan instruksi yang berlaku sangat penting untuk memastikan bahwa setiap jemaah mendapatkan layanan yang berkualitas dan nyaman sepanjang pelaksanaan ibadah umrah mereka. Penyelenggara diharapkan proaktif dalam menginformasikan jadwal dan persyaratan kepada calon jemaah, serta memastikan semua proses berjalan lancar sesuai dengan arahan pemerintah Arab Saudi. Hal ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran ibadah bagi jutaan umat Islam yang datang ke Tanah Suci.




