• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Nasional

12 Korban TPPO Jabar Terekam Keluar Truk F, Kabur Naik Mobil Putih ke Bandara

Hendra by Hendra
25 Februari 2026 - 21:40
in Nasional
0

12 Warga Jawa Barat Korban Dugaan Perdagangan Orang Dipulangkan dari NTT

Maumere, Nusa Tenggara Timur – Sebanyak 12 orang warga Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus pekerjaan sebagai ladies companion (LC) akhirnya dipulangkan dari Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kepulangan mereka pada Senin, 23 Februari 2026, dilakukan di bawah pengawalan dan pendampingan penuh dari pemerintah.

Proses pemulangan berlangsung tertib dan tertutup. Para korban terlihat keluar dari fasilitas penampungan sebelum diarahkan menuju kendaraan yang telah disiapkan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut hadir untuk memastikan kondisi para korban sebelum mereka diberangkatkan menuju Bandara Frans Seda Maumere.

“Dalam rangka memastikan yang 13 korban ini dalam keadaan sehat, dalam keadaan selamat, dan dalam keadaan baik. Sehingga mereka bisa kembali ke Jawa Barat,” ujar Dedi kepada awak media.

Awalnya, terdapat 13 orang yang dijadwalkan untuk dipulangkan. Namun, satu orang telah kembali lebih awal, sehingga tersisa 12 orang yang diberangkatkan pada hari tersebut. Dari Maumere, para korban diterbangkan menggunakan pesawat carter menuju Labuan Bajo, sebelum melanjutkan perjalanan udara ke Jawa Barat untuk kembali ke kampung halaman masing-masing.

Proses Hukum Tetap Berjalan Lancar

Meskipun telah dipulangkan, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa proses hukum terkait dugaan TPPO ini akan tetap berlanjut. Para korban telah menyatakan kesiapan mereka untuk mengikuti seluruh tahapan hukum yang diperlukan, mulai dari penyelidikan, penetapan tersangka, hingga menjadi saksi di persidangan jika diperlukan.

“Tetapi proses hukumnya tetap berlanjut. Dan mereka memiliki kesiapan untuk terus mengikuti proses penanganan perkara ini. Dari mulai penyelidikan, sekarang sudah penyelidikan, penetapan tersangka. Kemudian mereka melengkapi berkas nanti di kejaksaan kalau diperlukan, menjadi saksi di pengadilan,” jelas Dedi.

Baca Juga  Momentum Perubahan Arah Pembangunan Aceh

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk memberikan pendampingan penuh kepada para korban hingga seluruh permasalahan ini terselesaikan. “Jadi saya memastikan seluruh proses itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersedia melakukan pendampingan sampai masalah ini selesai,” tegasnya.

Kasus ini terkuak setelah para korban menyampaikan keluhan terkait beberapa isu krusial, antara lain:

  • Ketidakjelasan Upah: Para korban merasa tidak ada kepastian mengenai besaran upah yang seharusnya mereka terima selama bekerja.
  • Dugaan Perlakuan Kekerasan: Terdapat laporan mengenai perlakuan kekerasan yang dialami para korban saat menjalankan pekerjaan mereka.

“Kalau orang bekerja tidak bermasalah, tidak ada masalah. Dia bekerja di mana pun. Yang kita tangani adalah orang bekerja mengalami masalah,” ujar Dedi, menekankan bahwa fokus penanganan adalah pada mereka yang mengalami kendala.

Mengenai detail perkara, Dedi menyatakan bahwa hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik. “Masalah yang tahu adalah nanti penyidik yang menyampaikan, saya tidak mendahului. Tetapi yang paling utama kalau keluhan mereka kan merasa mendapat pertama dari sisi ketenagakerjaan, tidak memiliki kepastian tentang besaran upah yang diterima. Yang kedua, mereka mendapat perlakuan kekerasan saat bekerja,” ungkapnya.

Menanggapi Isu Utang

Terkait adanya informasi mengenai utang yang dimiliki oleh para pekerja kepada pihak tempat mereka bekerja, Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan akan melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memahami akar permasalahannya.

“Kita lihat dulu hutangnya diakibatkan oleh apa. Jadi sebelum mereka membayar hutangnya, apa sih kewajiban perusahaan, ini kan perusahaan dalam pandangan saya, terhadap mereka sudah dipenuhi atau tidak,” katanya. Ia menambahkan, jika memang ada kewajiban yang harus dibayarkan terkait utang tersebut, pemerintah siap membantu. “Kalau bersoalan untuk bayaran hutang, kalau ditimbulkan saya bayarin enggak ada masalah.”

Baca Juga  Jatim, Raja Jagung Pipilan Kering RI

Dalam acara pemulangan tersebut, turut hadir pula Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian, Bupati Karawang Aep Syaepuloh, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sikka, serta anggota DPRD Sikka, menunjukkan sinergi antar-pemerintah daerah dalam menangani kasus ini.

Gubernur Dedi Mulyadi berharap seluruh proses hukum dapat berjalan secara transparan dan adil. “Ya tegakkan hukum di mana pun. Saya yakin bahwa teman-teman Polres dan kejaksaan mampu menangani ini secara baik. Ini sudah era transparan, semua orang lihat semua prosesnya,” pungkasnya.

Saat ini, para korban tengah dalam perjalanan kembali ke Jawa Barat di bawah pengawasan pemerintah daerah. Sementara itu, aparat penegak hukum terus melanjutkan investigasi dan penanganan kasus dugaan TPPO ini untuk memastikan keadilan bagi semua pihak.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Vaksinasi Lansia Nasional di Bali: Update Terbaru, Manfaat, dan Cara Daftar
Aktual

Vaksinasi Lansia Nasional di Bali: Update Terbaru, Manfaat, dan Cara Daftar

17 Juni 2026 - 01:24
Kemenkes Luncurkan Program Vaksinasi Gratis Nasional untuk Lansia: Simak Selengkapnya
Berita Utama

Kemenkes Luncurkan Program Vaksinasi Gratis Nasional untuk Lansia: Simak Selengkapnya

16 Juni 2026 - 21:52
Atlet Kepri Siap Tampil Maksimal di Kejuaraan Nasional 2026: Persiapan, Target Medali, dan Harapan
Headline Kepri

Atlet Kepri Siap Tampil Maksimal di Kejuaraan Nasional 2026: Persiapan, Target Medali, dan Harapan

15 Juni 2026 - 14:59
Presiden Prabowo Instruksikan Menteri Rosan Paparkan Fakta Meningkatnya Kepercayaan Global terhadap Indonesia
Nasional

Presiden Prabowo Instruksikan Menteri Rosan Paparkan Fakta Meningkatnya Kepercayaan Global terhadap Indonesia

15 Juni 2026 - 10:02
Seskab Teddy Unggah Video Bersih-Bersih Pascaaksi, Pastikan Fasilitas Publik Siap Kembali Dipakai Warga
Nasional

Seskab Teddy Unggah Video Bersih-Bersih Pascaaksi, Pastikan Fasilitas Publik Siap Kembali Dipakai Warga

15 Juni 2026 - 09:02
BEM UI Gelar Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Ini Lima Tuntutannya
Nasional

Demo Besar-Besaran Tuntut Presiden Mundur, Warga Mengaku Lelah Hidup Menderita

14 Juni 2026 - 10:39
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Update Program Vaksinasi Lansia Nasional dari Kemenkes: Syarat & Cara Daftar

Update Program Vaksinasi Lansia Nasional dari Kemenkes: Syarat & Cara Daftar

17 Juni 2026 - 05:38
Lelang Motor Dinas Lombok Tengah: Mulai Rp281 Ribu

Lelang Motor Dinas Lombok Tengah: Mulai Rp281 Ribu

17 Juni 2026 - 05:24
Jailed MAGA Denier Unleashes Conspiracy Post-Release

Jailed MAGA Denier Unleashes Conspiracy Post-Release

17 Juni 2026 - 05:11
Wabup Buol: Pancasila, Aksi Nyata Sehari-hari

Wabup Buol: Pancasila, Aksi Nyata Sehari-hari

17 Juni 2026 - 04:58
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.