5 Saran Dino Patti Djalal untuk Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri, Zoom hingga Formula 1+8

Diposting pada

Kritik dan Saran Dino Patti Djalal terhadap Kunjungan Presiden ke Luar Negeri

Sebagai mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan juga Founder and Chairman of Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dr. Dino Patti Djalal memberikan saran penting terkait kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke luar negeri. Ia menilai bahwa frekuensi kunjungan presiden ke luar negeri terlalu tinggi dan memakan biaya besar. Hal ini menimbulkan berbagai kritik dari masyarakat yang merasa bahwa perjalanan tersebut tidak efisien.

Dino menyampaikan pendapatnya melalui sebuah video analisis di akun media sosialnya. Dalam video tersebut, ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan ke luar negeri. “Semenjak menjabat menjadi Presiden, satu dari enam hari dihabiskan beliau di luar negeri dan tidak heran kalau ada yang beranggapan bahwa ini tidak lazim dan di luar batas kewajaran,” ujar Dino.

Alasan Dino Memberikan Saran

Dino menuturkan bahwa dirinya mendapatkan anugerah bintang mahaputera dari Presiden Prabowo Subianto. Hal ini menunjukkan bahwa Presiden mempercayai pandangan dan kredibilitasnya dalam hal politik luar negeri. Oleh karena itu, Dino merasa memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan saran-saran yang ia anggap penting bagi pemerintahan.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah untuk membantu Presiden Prabowo agar lebih efisien dalam penggunaan sumber daya negara. “Saya mewakili komunitas hubungan internasional dan banyak rakyat Indonesia, mengimbau Presiden Prabowo untuk secara signifikan mengurangi perjalanan ke luar negeri dan tidak menganggap remeh jeritan publik mengenai hal ini,” jelas Dino.

Lima Saran Penting dari Dino Patti Djalal

Dino kemudian menyampaikan lima saran untuk Presiden Prabowo Subianto:

  1. Mengandalkan Video Call

    Untuk menjaga komunikasi dengan pemimpin dunia lain, Dino menyarankan Presiden Prabowo lebih mengandalkan video call atau zoom call. Menurut Dino, kunjungan bilateral biasanya hanya berpusat pada satu pembicaraan yang berlangsung selama satu jam atau paling banter dua jam. Sementara itu, sisa waktu biasanya digunakan untuk basa-basi, jamuan, dan seremonial yang tidak perlu. Dengan menggunakan video call, negara bisa menghemat ratusan miliar rupiah.

  2. Memaksimalkan Forum Internasional

    Dino menganjurkan Presiden Prabowo memanfaatkan kunjungan ke suatu forum internasional untuk bertemu kepala negara lain yang juga hadir. Ia mencontohkan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum yang sudah 17 kali menelpon Presiden AS Donald Trump tanpa pernah melakukan pertemuan bilateral.

  3. Rencana Matang dan Transparansi

    Dino menyarankan rencana kunjungan internasional Presiden direncanakan dengan baik dan transparan. Ia menilai diperlukan penerapan azas akuntabilitas dan transparansi karena cukup sering publik tidak tahu Presiden Prabowo sedang berada di luar negeri.

  4. Lebih Banyak Menerima Tamu di Tanah Air

    Dino mengusulkan agar Presiden lebih banyak menerima tamu negara di tanah air ketimbang melakukan perjalanan ke luar negeri. Ia mencontohkan Presiden China Xi Jinping yang jauh lebih banyak menerima tamu negara di Beijing.

  5. Delegasi Misi Taktis ke Menteri Luar Negeri

    Dino menyarankan sebagian besar misi diplomatik yang bersifat taktis dapat dioper ke Menteri Luar Negeri Sugiono. Menurut Dino, cara ini akan menghemat biaya dan hasilnya kurang lebih sama.

Kesimpulan

Dino menegaskan bahwa saran-saran ini disampaikan sebagai bentuk suara rakyat yang murni dari nurani mereka. “Rakyat mengharapkan pemimpin mereka bisa menunjukkan kepekaan dan kepatutan dalam melakukan perjalanan ke luar negeri,” imbuh Dino. Ia berharap Presiden Prabowo dapat mendengarkan usulan-usulan ini untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam diplomasi negara.


Gambar Gravatar
Luna merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan