Rekomendasi DPRD Jawa Barat untuk LKPJ Tahun Anggaran 2025
DPRD Jawa Barat telah menyampaikan rekomendasi terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang berlangsung hari ini. Rekomendasi tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Pansus XIII DPRD Jawa Barat, Hasim Adnan. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa terdapat sekitar 83 rekomendasi yang diajukan.
Salah satu fokus utama dari rekomendasi tersebut adalah sektor pembangunan manusia. DPRD Jawa Barat menekankan pentingnya indikator yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Hal ini mencakup berbagai aspek seperti kesehatan, pendidikan, dan pelayanan umum yang merata.
Seputar Sektor Kesehatan
Pada sektor kesehatan, indikator kesehatan ibu dan anak, khususnya angka kematian ibu melahirkan dan kematian balita, masih menjadi perhatian serius. Akses dan kualitas layanan kesehatan perlu ditingkatkan secara merata di seluruh wilayah Jawa Barat. Selain itu, masalah stunting juga masih menjadi tantangan yang memerlukan intervensi lebih terintegrasi.
Infrastruktur dan Kesejahteraan Sosial
Di bidang infrastruktur, capaian pemantapan jalan menunjukkan perkembangan. Namun, masih diperlukan peningkatan lebih lanjut untuk mendukung konektivitas wilayah secara lebih merata. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan pemerataan pembangunan wilayah.
Sementara itu, dalam bidang kesejahteraan sosial, salah satu isu yang menjadi perhatian adalah ketenagakerjaan. DPRD Jawa Barat merekomendasikan penguatan ketenagakerjaan melalui peningkatan link and match antara pendidikan dengan dunia usaha atau industri. Selain itu, optimalisasi pendidikan vokasi, pelatihan dan sertifikasi kompetensi, serta kemitraan industri perlu diperkuat.
Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah
Dalam aspek lingkungan hidup, pengelolaan persampahan, kualitas air, dan udara masih menjadi isu yang memerlukan penanganan lebih komprehensif dan terintegrasi. Alokasi anggaran pada sektor ini hanya sebesar 0,4%, sehingga perlu dievaluasi untuk menunjukkan keseriusan dalam membangun lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Komitmen dan Mekanisme Monitoring
DPRD Jawa Barat menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diajukan. Selain itu, diperlukan penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi yang jelas dan sistematis.
Evaluasi LKPJ Tahun Anggaran 2025 perlu dijadikan momentum koreksi arah pembangunan daerah sebagai dasar perumusan kebijakan. Pembangunan Jawa Barat ke depan harus benar-benar berorientasi pada keadilan sosial, pengurangan kesenjangan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Permintaan untuk Tim Khusus
DPRD Jawa Barat meminta Gubernur Jabar untuk membentuk tim khusus guna menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD Jawa Barat untuk perbaikan di tahun berikutnya.
Penutup dengan Hadis
Pada akhir penyampaiannya, Hasim Adnan menyampaikan sebuah hadis yang berbunyi, “Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang beruntung, (dan) barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin dialah tergolong orang yang merugi dan bahkan, barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin dialah tergolong orang yang celaka.”
Ia berharap, kepemimpinan KDM ke depan bisa lebih baik lagi. Sehingga bisa benar-benar mewujudkan Jawa Barat Istimewa.



