Polda Jatim Ambil Alih: Misteri Jasad Mahasiswi UMM di Sungai Pasuruan

Diposting pada

Misteri Penemuan Jasad Mahasiswi di Pasuruan Mulai Terkuak

Warga Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, digemparkan dengan penemuan jasad seorang perempuan muda di aliran sungai pinggir jalan pada Rabu pagi, (17/12/2025). Korban diketahui bernama Faradila Amalia Najwa, seorang mahasiswi berusia 21 tahun asal Tiris, Probolinggo. Penemuan yang awalnya membingungkan ini, kini perlahan mulai menunjukkan titik terang dengan adanya perkembangan penyelidikan.

Jasad Faradila pertama kali ditemukan oleh seorang warga sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, saksi hendak memanen jagung di lahan yang berdekatan dengan lokasi kejadian. Ketika memarkir kendaraannya di dekat jembatan, saksi dikejutkan dengan pemandangan tubuh seorang perempuan yang tergeletak di aliran sungai kecil, tidak bergerak. Kondisi korban saat ditemukan sangat memprihatinkan, dengan posisi tertelungkup, kepala berada di bawah, dan kaki menghadap ke atas. Pakaian korban yang dikenakan adalah jaket hitam, celana panjang krem, serta helm berwarna merah muda. Tubuh korban tidak sepenuhnya terendam air.

Saksi segera memanggil warga lain yang berada di sekitar lokasi untuk memastikan temuannya sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Wonorejo. Pihak kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi awal dan mengevakuasi jasad korban.

Penyelidikan Intensif oleh Polda Jatim

Menyikapi penemuan yang menggegerkan ini, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menyatakan bahwa kasus tersebut kini tengah dalam tahap penyelidikan yang mendalam oleh tim Kriminal Umum Polda Jawa Timur. Ia belum bisa memberikan keterangan rinci mengenai perkembangan terbaru, termasuk kabar yang beredar mengenai adanya terduga pelaku yang telah diamankan.

Hal senada juga disampaikan oleh Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno. “Kasusnya diambil alih Polda Jatim,” ujarnya saat dihubungi. Pengambilalihan kasus oleh Polda Jatim menunjukkan bahwa penemuan jasad ini diduga kuat memiliki unsur pidana yang memerlukan penanganan lebih serius dan komprehensif.

Kapolsek Wonorejo, AKP Sugiyanto, mengonfirmasi bahwa beberapa barang bukti telah berhasil diamankan dari hasil keterangan sejumlah saksi yang diperiksa. “Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Watukosek, Gempol, untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya. Pihaknya masih berupaya keras untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, serta mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain atau unsur tindak pidana dalam kasus ini.

Profil Singkat Korban dan Kronologi Penemuan

  • Nama Korban: Faradila Amalia Najwa
  • Usia: 21 tahun
  • Status: Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
  • Asal: Tiris, Probolinggo
  • Lokasi Penemuan Jasad: Sungai pinggir jalan, Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.
  • Waktu Penemuan: Sekitar pukul 06.30 WIB pada hari Rabu, 17 Desember 2025.

Kronologi penemuan bermula ketika seorang warga yang hendak memanen jagung di lahan dekat sungai memarkir kendaraannya di sekitar jembatan. Dari sana, ia melihat sesosok tubuh perempuan yang tidak bergerak di aliran sungai kecil. Saksi tersebut kemudian meminta bantuan warga lain sebelum melaporkannya ke kepolisian.

Pihak kepolisian masih terus bekerja keras untuk merangkai setiap detail dari kasus ini. Pemeriksaan forensik yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara diharapkan dapat memberikan petunjuk penting mengenai penyebab kematian korban dan waktu kejadian. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih belum memberikan informasi resmi mengenai terduga pelaku, namun penyelidikan terus berjalan intensif untuk mengungkap tabir misteri di balik kematian tragis mahasiswi asal Probolinggo ini. Kejelasan mengenai motif dan pelaku diharapkan segera dapat memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Gambar Gravatar
Wafaul adalah penulis yang fokus pada isu nasional, kebijakan publik, dan perkembangan daerah di Indonesia. Ia aktif menyajikan informasi terkini dengan pendekatan faktual, ringkas, dan mudah dipahami oleh pembaca.

Tinggalkan Balasan