Kompolnas Award 2026, Amsakar: Keamanan Jadi Kunci Investasi Batam

Diposting pada

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Kompolnas Awards Polda Kepri Tahun 2026 di Gedung Lancang Kuning Polda Kepulauan Riau, Kamis (20/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan keamanan dan stabilitas daerah menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan investor sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan di Kota Batam. Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri Kompolnas Awards Polda Kepri Tahun 2026 di Gedung Lancang Kuning Polda Kepulauan Riau, Kamis (20/8/2026).

Menurut Amsakar, posisi Batam sebagai daerah perbatasan sekaligus berada di jalur pelayaran internasional membuat aspek keamanan memiliki peran strategis dalam menjaga aktivitas ekonomi dan investasi.

“Sebagai daerah perbatasan, beranda terdepan Republik Indonesia, dengan interaksi pelayaran yang sangat padat di Selat Malaka, maka keamanan menjadi kata kunci,” kata Amsakar.

Ia menilai posisi strategis tersebut juga diikuti potensi ancaman kejahatan lintas negara. Karena itu, keamanan dan ketertiban harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pembangunan dan investasi di Batam.

Amsakar menegaskan, upaya menarik investasi tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan kondisi daerah yang aman dan kondusif. Investor, kata dia, membutuhkan kepastian terhadap keamanan kegiatan usaha, aset, pekerja, hingga rantai distribusi.

“Omong kosong berbicara investasi kalau kondusivitas Kota Batam tidak tercapai,” tegasnya.

Untuk itu, Amsakar mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjaga Batam tetap aman sekaligus memberikan kepastian bagi dunia usaha.

Sementara itu, Ketua Tim Kompolnas RI, Supardi Hamid, mengatakan, Kompolnas Award 2026 merupakan penyelenggaraan yang kelima. Dari 34 Polda yang dinilai, Polda Kepri kembali berhasil masuk lima besar.

“Kompolnas Award ini bukan sekadar penghargaan. Ini bagian dari tugas Kompolnas untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dari kepolisian,” ujar Supardi.

Ia menekankan, penghargaan tersebut bukan semata-mata untuk mengejar predikat atau apresiasi, melainkan menjadi pemacu bagi jajaran Polri untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Bukan untuk mendapatkan awarding-nya, tetapi untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, mengatakan capaian Polda Kepri yang konsisten masuk lima besar merupakan hasil kerja seluruh personel serta dukungan berbagai pihak.

“Setiap tahun kita selalu masuk lima besar dari 34 Polda. Ini menunjukkan hasil capaian kerja dari seluruh personel Polda Kepri,” ujar Asep.

Menurutnya, karakteristik Kepri sebagai wilayah perbatasan dan berada di jalur perdagangan internasional membutuhkan perhatian khusus terhadap keamanan. Terlebih, Kepri juga menjadi salah satu tujuan investasi.

“Kekhususan Kepri yang tidak dimiliki daerah lain adalah posisi strategis yang berada di jalur internasional dan sebagai daerah tujuan investasi,” katanya.

Ia menegaskan keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat daya saing Kepri sebagai kawasan investasi.

“Secure Kepri, your secure investment,” tegasnya.

Kompolnas Award 2026 menjadi momentum bagi Polda Kepri untuk mempertahankan kinerja pelayanan publik sekaligus memperkuat inovasi. Bagi Batam, penguatan keamanan turut menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan menjaga kepercayaan dunia usaha. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

Gambar Gravatar
Wafaul adalah penulis yang fokus pada isu nasional, kebijakan publik, dan perkembangan daerah di Indonesia. Ia aktif menyajikan informasi terkini dengan pendekatan faktual, ringkas, dan mudah dipahami oleh pembaca.