JAKARTA,
Warga Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan yang disertai petir pada sore hari Minggu (26/10/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca ekstrem ini akan terjadi mulai pukul 16.00 WIB.
Cuaca ekstrem tersebut diprediksi terjadi karena adanya awan tebal yang menyelimuti seluruh wilayah DKI Jakarta sejak pagi hingga siang hari. Wilayah yang terdampak termasuk Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara.
Sementara itu, Kabupaten Kepulauan Seribu diprediksi mengalami cuaca berawan disertai petir lebih awal, yakni pada siang hari.
Hujan Mulai Guyur Sore Hari
Pada sore hari, hampir seluruh wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas yang berbeda-beda. Namun, Kabupaten Kepulauan Seribu masih diselimuti awan tebal tanpa hujan.
Jakarta Pusat dan Jakarta Utara diperkirakan mengalami hujan ringan. Sementara Jakarta Barat diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang.
Bagi warga Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, perlu meningkatkan kewaspadaan karena hujan disertai petir diperkirakan terjadi di kedua wilayah tersebut pada sore hari. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dihindari atau ditunda untuk menghindari risiko sambaran petir.
Hujan Berlanjut hingga Malam
Kondisi hujan diprediksi akan terus berlangsung hingga malam hari, meski dengan intensitas yang lebih ringan. Lima wilayah Jakarta: Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara diperkirakan masih mengalami hujan ringan.
Sementara itu, Kabupaten Kepulauan Seribu pada malam hari akan kembali diselimuti awan tebal setelah sempat mengalami cuaca disertai petir pada siang hari.
Suhu udara di DKI Jakarta pada Minggu ini diperkirakan berkisar antara 24-31 derajat Celsius. Sementara kecepatan angin diprediksi berkisar 1-14 kilometer per jam, tergolong lemah hingga sedang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau perkembangan cuaca terkini melalui aplikasi Info BMKG atau website bmkg.go.id.
Warga yang hendak beraktivitas di luar ruangan pada sore hari disarankan membawa payung atau jas hujan, serta menghindari tempat terbuka saat hujan disertai petir.
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk menghadapi cuaca ekstrem:
Mengikuti informasi cuaca secara berkala
Masyarakat diminta untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui sumber resmi seperti aplikasi Info BMKG atau situs web BMKG. Informasi terkini sangat penting untuk mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi cuaca ekstrem.Membawa perlengkapan hujan
Saat beraktivitas di luar ruangan, warga disarankan membawa payung atau jas hujan untuk melindungi diri dari hujan yang bisa datang tiba-tiba.Menghindari tempat terbuka saat hujan disertai petir
Jika hujan disertai petir terjadi, masyarakat sebaiknya menghindari tempat terbuka seperti lapangan atau area yang tidak memiliki atap.Memastikan keamanan rumah dan lingkungan
Warga juga diminta untuk memastikan keamanan rumah dan lingkungan agar tidak terganggu oleh dampak cuaca ekstrem seperti banjir atau pohon tumbang.
Dengan persiapan yang baik, masyarakat dapat mengurangi risiko yang muncul akibat cuaca ekstrem.
Sumber: https://lensaperjalanan.com/















