Serangkaian Peristiwa Menggemparkan Sulawesi Utara: Dari Pencurian Hingga Kebakaran
Sulawesi Utara kembali diguncang oleh serangkaian peristiwa yang menyita perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Mulai dari kasus pencurian yang menimpa seorang kepala sekolah, dugaan keracunan makanan yang melibatkan puluhan jemaat gereja, hingga dua insiden kebakaran yang menghanguskan beberapa rumah warga. Berita-berita ini menjadi sorotan utama dan banyak dibaca oleh masyarakat, mencerminkan dinamika kehidupan di Bumi Nyiur Melambai.
1. Motor dan Gawai Milik Kepala Sekolah Raib Digasak Pencuri Berusia 14 Tahun
Seorang kepala sekolah di Kabupaten Minahasa Utara menjadi korban aksi pencurian yang tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas profesionalnya. Akson Dalending (56), yang menjabat sebagai Kepala Sekolah SD Inpres Kampung Ambon di Desa Likupang, Kecamatan Likupang Timur, harus kehilangan aset berharga miliknya.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (13/1/2026) tengah malam, saat Akson dan istrinya, Lily Tahulending, sedang berada di kediaman mereka di Perum Viola Land II blok Apel nomor 10, Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe, Minahasa Utara. Pelaku pencurian berhasil membawa kabur sebuah sepeda motor Yamaha Mio M3 yang merupakan kendaraan operasional Akson sehari-hari, serta tiga unit gawai pintar.
Hilangnya motor dan gawai tersebut tentu saja memberikan dampak yang signifikan bagi Akson dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala sekolah. Akses mobilitas dan alat komunikasi yang terganggu dapat menghambat koordinasi, supervisi, dan berbagai kegiatan penting lainnya yang berkaitan dengan pengelolaan sekolah. Pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus ini, dan informasi awal menyebutkan bahwa pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian ini baru berusia 14 tahun, sebuah fakta yang memprihatinkan dan menimbulkan pertanyaan mengenai berbagai faktor sosial yang melingkupinya.
2. Puluhan Jemaat Gereja di Manado Diduga Keracunan Makanan Usai Ibadah
Kejadian yang tidak kalah menghebohkan terjadi di Manado, Sulawesi Utara, ketika puluhan anggota jemaat Gereja Mawar Sharon (GMS) Manado harus dilarikan ke rumah sakit akibat dugaan keracunan makanan. Insiden ini terjadi pada Jumat (16/1/2026) sore, setelah para jemaat mengikuti rangkaian ibadah dan dilanjutkan dengan acara makan bersama.
Kapolsek Malalayang Polresta Manado, AKP Jusman Mori, telah mengonfirmasi adanya dugaan kasus keracunan makanan tersebut. “Benar diduga terjadi keracunan makanan kemarin,” ujar AKP Jusman saat dikonfirmasi pada Sabtu (17/1/2026).
Fakta-fakta yang terungkap dari peristiwa ini cukup mencengangkan. Setidaknya 94 orang terpaksa mendapatkan perawatan medis akibat gejala yang mereka alami, seperti pusing dan mual. Kondisi ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang untuk segera menginvestigasi sumber keracunan dan memastikan tidak ada korban lain. Penyelidikan lebih lanjut tengah dilakukan untuk mengetahui jenis makanan yang dikonsumsi dan apakah ada unsur kontaminasi yang menyebabkan kejadian ini.
3. Dua Peristiwa Kebakaran dalam Sehari di Minahasa, Empat Rumah Ludes Terbakar
Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, juga tidak luput dari tragedi. Dalam waktu yang berdekatan, dua peristiwa kebakaran besar terjadi, menghanguskan total empat unit rumah warga. Insiden pertama terjadi di Kecamatan Sonder pada Jumat (16/1/2026) malam, sementara yang kedua menggemparkan Kecamatan Tondano Timur pada Sabtu (17/1/2026).
Kebakaran di Kecamatan Sonder
Peristiwa kebakaran di Sonder melanda dua unit rumah warga yang berlokasi di Desa Kolongan Atas Dua Jaga IV. Api yang berkobar hebat pada Jumat malam tersebut berhasil dilalap si jago merah, meninggalkan kerugian yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Belum diketahui secara pasti penyebab kedua kebakaran ini, namun diperkirakan adanya korsleting listrik atau kelalaian dalam penggunaan api menjadi dugaan awal.
Kebakaran di Kecamatan Tondano Timur
Selang sehari kemudian, api kembali mengamuk di Kecamatan Tondano Timur. Kali ini, dua rumah lainnya menjadi korban keganasan api. Kejadian yang berlangsung pada Sabtu malam ini menambah daftar panjang kerugian materiil akibat kebakaran di wilayah Minahasa. Tim pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian untuk berupaya memadamkan api dan mencegah menjalarnya ke bangunan lain.
Kedua peristiwa kebakaran ini menunjukkan betapa rentannya masyarakat terhadap bencana yang dapat datang kapan saja. Upaya pencegahan, seperti pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dan peningkatan kesadaran akan bahaya api, menjadi sangat krusial untuk meminimalkan risiko serupa di masa mendatang. Pihak berwenang terus melakukan investigasi untuk menentukan penyebab pasti dari kedua insiden kebakaran ini.




















