IHSG Mengalami Penguatan di Awal Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penguatan pada perdagangan awal pekan atau Senin pagi (20/4/2026). Data RTI Business menunjukkan bahwa IHSG dibuka menguat di level 7.663,39 pada perdagangan pagi ini. Kemudian, berdasarkan data RTI per pukul 09.05 WIB, IHSG masih berada di zona hijau, menguat 7,94 poin (0,10 persen) pada level 7.641,94.
Sebelumnya, pada perdagangan akhir pekan atau Jumat (17/4/2026), IHSG ditutup menguat 12,62 poin (0,17 persen) ke level 7.634. Pergerakan IHSG hari ini tercatat masih ada di zona hijau setelah pembukaan perdagangan. Adapun level terendah IHSG pada pagi ini adalah 7.636,31, sedangkan level tertingginya adalah 7.671,98.
Secara keseluruhan per pukul 09.05 WIB, investor membukukan transaksi sebesar Rp1,15 triliun dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 2,68 miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 214 ribu kali. Selain itu, sebanyak 265 saham menguat, 256 melemah, dan 198 stagnan alias tidak mengalami perubahan.
Pergerakan Indeks Saham
Penguatan IHSG pada perdagangan pagi ini diikuti oleh mayoritas saham unggulan yang justru berada di zona merah. Berikut datanya:
- LQ45 melemah 0,19 persen ke level 757,397
- IDX30 melemah 0,17 persen ke level 402,785
- IDX80 melemah 0,12 persen ke level 118,028
- IDXESGL menguat 0,09 persen ke level 113,497
- IDXQ30 melemah 0,04 persen ke level 129,321
Saham-saham yang Menguat Hari Ini
Berdasarkan data IDX Mobile, ada sejumlah saham yang menunjukkan penguatan di tengah merahnya IHSG pada perdagangan pagi ini dan bisa dijadikan sebagai watchlist para investor. Berikut di antaranya:
- PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI)
- PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI)
- PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)
- PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR)
- PT Pancara Samudera Transport Tbk (PSAT)
- PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)
- PT Satu Visi Putra Tbk (VISI)
Tips Memahami Fundamental Perusahaan Sebelum Mulai Membeli Saham
Membeli saham bukanlah tindakan yang dilakukan secara asal-asalan. Investor perlu memahami fundamental perusahaan sebelum memutuskan untuk membeli saham. Berikut beberapa tips penting:
- Analisis Laporan Keuangan: Pastikan untuk memahami laporan keuangan perusahaan seperti neraca, laba rugi, dan arus kas.
- Evaluasi Manajemen Perusahaan: Kinerja manajemen sangat berpengaruh terhadap kinerja saham. Evaluasi pengalaman dan track record manajer.
- Pahami Industri dan Pasar: Pahami posisi perusahaan dalam industri serta tren pasar yang sedang berlangsung.
- Perhatikan Rasio Keuangan: Rasio seperti EPS (Earnings Per Share), PER (Price to Earnings Ratio), dan ROE (Return on Equity) dapat memberikan wawasan tentang kesehatan keuangan perusahaan.
- Cari Informasi Terkini: Update informasi terbaru mengenai perusahaan, termasuk rencana strategis, proyek baru, atau isu-isu yang mungkin memengaruhi kinerjanya.
Dengan memahami faktor-faktor tersebut, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih bijak dan meningkatkan peluang mendapatkan keuntungan dari saham yang dipilih.



















