Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Wilayah Melonguane, Sulawesi Utara
Pada Minggu pagi, 18 Januari 2026, getaran gempa bumi kembali terasa di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Gempa yang terekam pada pukul 06:12 WIB atau 07:12 WITA ini memiliki kekuatan magnitudo 3,3 skala Richter. Pusat gempa dilaporkan berada di laut, dengan jarak yang cukup jauh dari daratan Melonguane.
Informasi yang dirilis menunjukkan bahwa gempa ini berpusat pada koordinat 5.23 lintang utara (LU) dan 123.07 bujur timur (BT). Kedalaman pusat gempa tercatat dangkal, hanya 10 kilometer di bawah permukaan laut. Lokasi spesifiknya berada sekitar 157 kilometer barat laut dari Melonguane, sebuah jarak yang tergolong ratusan kilometer dari pusat kota. Meskipun demikian, getaran gempa masih dapat dirasakan oleh sebagian masyarakat di wilayah tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun media sosial resminya mengkonfirmasi kejadian ini, memberikan detail lengkap mengenai parameter gempa. Data tersebut mencakup waktu kejadian, magnitudo, lokasi pusat gempa beserta koordinatnya, serta kedalaman pusat gempa.
Detail Gempa Berdasarkan Info BMKG:
* Magnitudo: 3,3 SR
* Tanggal: 18 Januari 2026
* Waktu Kejadian: Pukul 06:12:23 WIB
* Lokasi: 5.23 Lintang Utara, 125.98 Bujur Timur
* Jarak dari Pusat Daratan: 157 km Barat Laut Melonguane, Sulawesi Utara
* Kedalaman: 10 km
Pentingnya Kewaspadaan dan Tindakan Saat Terjadi Gempa
Peristiwa gempa bumi, sekecil apapun magnitudonya, selalu menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan. Memahami langkah-langkah yang tepat saat gempa terjadi dapat meminimalkan risiko cedera dan kepanikan. Berikut adalah panduan tindakan yang perlu diambil dalam berbagai situasi ketika gempa bumi melanda:
1. Menjaga Ketenangan Diri
Hal pertama dan terpenting saat merasakan getaran gempa adalah berusaha untuk tidak panik. Kepanikan dapat mengaburkan penilaian dan menghambat tindakan yang seharusnya diambil. Tarik napas dalam-dalam, perhatikan kondisi sekitar, dan segera identifikasi tempat yang aman untuk berlindung.
2. Berada di Dalam Rumah
Jika Anda sedang berada di dalam bangunan saat gempa terjadi, prioritas utama adalah keselamatan diri sendiri dan orang-orang di sekitar.
- Cari Perlindungan: Segera berlindung di bawah meja atau perabot kokoh lainnya. Posisi ini dapat melindungi Anda dari benda-benda yang berjatuhan dari langit-langit atau rak.
- Lindungi Kepala: Setelah berada di bawah perlindungan, lindungi kepala Anda. Gunakan benda-benda empuk seperti bantal, helm, atau papan. Jika tidak ada benda lain, kedua tangan dapat digunakan untuk menutupi dan melindungi kepala dengan posisi tertelungkup.
- Jauhi Jendela dan Benda Berat: Hindari berdiri di dekat jendela, cermin, atau benda-benda berat yang berpotensi roboh.
3. Berada di Luar Ruangan
Apabila Anda berada di luar ruangan ketika gempa terjadi, tindakan yang perlu dilakukan adalah:
- Menjauh dari Bangunan dan Tiang: Segera bergerak menjauhi gedung, tiang listrik, pohon, atau struktur lain yang berpotensi roboh atau menjatuhkan material.
- Menuju Area Terbuka: Cari area terbuka yang aman, jauh dari potensi bahaya.
- Tetap Tenang: Sama seperti di dalam ruangan, tetaplah tenang dan jangan terburu-buru. Gempa susulan seringkali terjadi setelah gempa utama.
4. Berada di Kerumunan
Situasi kerumunan seringkali memicu kepanikan massal saat gempa terjadi. Dalam kondisi seperti ini:
- Perhatikan Arahan Petugas: Dengarkan dan ikuti arahan dari petugas penyelamat atau petugas keamanan yang ada.
- Menuju Tangga Darurat: Jika memungkinkan, segera bergerak menuju tangga darurat untuk mencapai area terbuka. Hindari penggunaan lift.
5. Berada di Gunung atau Dataran Tinggi
Jika Anda sedang berada di daerah pegunungan atau dataran tinggi saat gempa terjadi:
- Menuju Area Lapang: Bergeraklah menuju area yang lapang dan terbuka.
- Hindari Lereng: Sangat penting untuk menghindari daerah dekat lereng gunung. Potensi longsor akibat gempa sangat tinggi dan dapat membahayakan keselamatan jiwa.
6. Berada di Laut
Gempa yang berpusat di bawah laut memiliki potensi untuk menimbulkan gelombang tsunami.
- Bergerak ke Dataran Tinggi: Jika Anda berada di dekat pantai atau di laut dan merasakan gempa kuat, segera bergerak ke dataran yang lebih tinggi.
7. Berada di Dalam Kendaraan
Bagi Anda yang sedang dalam perjalanan menggunakan kendaraan saat gempa terjadi:
- Pegang Erat: Berpeganglah erat pada kemudi atau pegangan yang tersedia di dalam kendaraan untuk menjaga keseimbangan.
- Menepi dan Berhenti: Segera cari tempat yang aman untuk menepi dan hentikan kendaraan Anda. Hindari berhenti di bawah jembatan, pohon, atau di dekat bangunan yang berpotensi roboh.
Keselamatan adalah prioritas utama. Dengan memahami dan mempraktikkan langkah-langkah di atas, kita dapat lebih siap menghadapi potensi bencana alam seperti gempa bumi.



















