No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Dikritik Bawa Pelobi Fosil ke COP30, Ini Penjelasan Menteri Lingkungan

Hidayat by Hidayat
7 Desember 2025 - 02:47
in News
0



JAKARTA — Indonesia sempat menjadi perhatian aktivis internasional karena menghadirkan pelobi dari industri energi fosil dalam konferensi perubahan iklim COP30 di Belem, Brasil pada 10–21 November lalu. Climate Action Network (CAN) International bahkan memberikan predikat Fossil of the Day pada 15 November bagi Indonesia karena melibatkan industri fosil dalam perundingan iklim.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Fasiol Nurofiq dalam Komunikasi Hasil COP30 di Jakarta, Selasa (2/12/2025), menjelaskan bahwa delegasi Indonesia terdiri atas 92 negosiator yang dipimpin oleh Kementerian Lingkungan Hidup sebagai national focal point, dengan dukungan kementerian teknis terkait.

“Jadi untuk delegasi Indonesia tidak ada yang dari swasta, apalagi dari perusahaan. Seluruh 92 orang tersebut adalah pejabat pemerintah yang telah memiliki kualifikasi sebagai negosiator dalam perundingan iklim,” kata Hanif.

Dia menjelaskan bahwa perundingan iklim di COP30 bersifat sangat teknis dan membutuhkan kehati-hatian. Banyak isu dinegosiasikan dalam 13 sesi yang hampir seluruhnya dihadiri delegasi Indonesia.

“Perundingan iklim tidaklah sederhana. Kadang-kadang cukup teknis dan harus dilakukan secara hati-hati. Sehingga langkah-langkah itu kita sebut dengan art of diplomacy, diplomasi yang menjemukan dan delegasi harus tahan-tahanan,” paparnya.

Selain tim negosiator yang terlibat langsung dalam jalannya perundingan, Hanif mengatakan bahwa terdapat komponen soft diplomacy, yang mencakup sekitar 50–60 orang yang bertanggung jawab atas penyusunan materi untuk Paviliun Indonesia. Komponen ini berasal dari berbagai kelompok, termasuk sektor swasta.

Adapun total delegasi dari unsur pemerintah berjumlah sekitar 143 orang, terdiri atas 92 negosiator dan sekitar 51 orang pengampu paviliun. Sementara jumlah keseluruhan warga Indonesia yang hadir dalam konteks delegasi tercatat 540 orang, termasuk sektor swasta.

Hanif menjelaskan kehadiran dunia usaha cukup besar karena COP menjadi momentum penting untuk menyampaikan deklarasi, memaparkan upaya keberlanjutan, dan memperkuat koneksi dengan mitra internasional. Hal ini sejalan dengan meningkatnya signifikansi isu keberlanjutan dalam persaingan global.

Baca Juga  Mobil Mewah Pajero Sport Milik Hakim Bambang Trikoro Terparkir di PN Batam

“Teman-teman perusahaan hadir untuk kemudian menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan di Indonesia. Dan kemudian melakukan konektivitas dengan mitra yang ada di tingkat internasional,” ujar Hanif.

Sebagai catatan, temuan Kick Big Polluters Out (KBPO) mengungkap bahwa ada lebih dari 1.600 pelobi dari perusahaan di industri fosil yang hadir di COP kali ini. Tahun ini, rasio kehadiran para pelobi juga mencapai rekor tertinggi.

Angka tersebut merefleksikan rasio representasi sebesar 1 banding 25 dari total delegasi, naik 12% dibandingkan dengan tingkat keikutsertaan dalam COP29 di Baku, Azerbaijan tahun lalu. Jumlah pelobi dari industri fosil bahkan melampaui delegasi dari negara manapun.

Dibandingkan dengan jumlah delegasi resmi Filipina, pelobi energi fosil tercatat 50 kali lebih banyak. Padahal negara kepulauan tersebut tengah menghadapi bencana topan besar bersamaan dengan berlangsungnya negosiasi iklim PBB. Para pelobi energi fosil yang hadir juga 40 kali lipat lebih banyak daripada Jamaika yang belum rampung membenahi dampak dari Badai Melissa.

KBPO turut mencatat bahwa pelobi dari industri fosil memperoleh akses dua pertiga lebih banyak ke COP30 dibandingkan seluruh delegasi dari 10 negara paling rentan iklim yang jumlahnya hanya 1.061 orang. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran industri masih jauh melampaui negara-negara yang berada di garis depan krisis iklim.

Asosiasi dan korporasi dagang besar menjadi entitas yang mendominasi pengaruh industri fosil dalam negosiasi COP30. International Emissions Trading Association tercatat membawa 60 perwakilan, termasuk delegasi dari raksasa minyak dan gas seperti ExxonMobil, BP, dan TotalEnergies.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha Lengkap
News

Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha Lengkap

29 April 2026 - 21:42
Injil Katolik Hari Ini: April 2026 dan Mazmur Tanggapan
News

Injil Katolik Hari Ini: April 2026 dan Mazmur Tanggapan

28 April 2026 - 21:21
Renungan Katolik Harian: Cari Yesus, Temukan Kebenaran
News

Renungan Katolik Harian: Cari Yesus, Temukan Kebenaran

28 April 2026 - 19:45
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 170: Makna Kata Konkret dalam Puisi “Cintaku Jauh di Pulau”
News

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 170: Makna Kata Konkret dalam Puisi “Cintaku Jauh di Pulau”

27 April 2026 - 12:58
Renungan Katolik Hari Ini: Menabung Kebaikan April 2026
News

Renungan Katolik Hari Ini: Menabung Kebaikan April 2026

26 April 2026 - 21:35
Renungan Katolik: Percaya Pada Hari Senin April 2026
News

Renungan Katolik: Percaya Pada Hari Senin April 2026

25 April 2026 - 02:57
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

26 April 2026 - 03:19
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Pembukaan Kejurda Pagar Nusa, Arief Rohman Tekankan Konsolidasi dan Kemandirian Organisasi

Pembukaan Kejurda Pagar Nusa, Arief Rohman Tekankan Konsolidasi dan Kemandirian Organisasi

30 April 2026 - 19:11
Migrasi Tinggi Jadi Tantangan Pengendalian Pengangguran di Batam

Migrasi Tinggi Jadi Tantangan Pengendalian Pengangguran di Batam

30 April 2026 - 19:00
Pengepul Sawit di Payung Basel Terkejut Ditelepon, Harga Dexlite Melonjak

Pengepul Sawit di Payung Basel Terkejut Ditelepon, Harga Dexlite Melonjak

30 April 2026 - 18:52
Pengadaan Barang dan Jasa di BGN: Mulai dari Motor hingga EO

Pengadaan Barang dan Jasa di BGN: Mulai dari Motor hingga EO

30 April 2026 - 18:33
Rano Karno akhirnya punya kampung halaman di Bonjol, Pasaman

Rano Karno akhirnya punya kampung halaman di Bonjol, Pasaman

30 April 2026 - 18:13

Pilihan Redaksi

Pembukaan Kejurda Pagar Nusa, Arief Rohman Tekankan Konsolidasi dan Kemandirian Organisasi

Pembukaan Kejurda Pagar Nusa, Arief Rohman Tekankan Konsolidasi dan Kemandirian Organisasi

30 April 2026 - 19:11
Migrasi Tinggi Jadi Tantangan Pengendalian Pengangguran di Batam

Migrasi Tinggi Jadi Tantangan Pengendalian Pengangguran di Batam

30 April 2026 - 19:00
Pengepul Sawit di Payung Basel Terkejut Ditelepon, Harga Dexlite Melonjak

Pengepul Sawit di Payung Basel Terkejut Ditelepon, Harga Dexlite Melonjak

30 April 2026 - 18:52
Pengadaan Barang dan Jasa di BGN: Mulai dari Motor hingga EO

Pengadaan Barang dan Jasa di BGN: Mulai dari Motor hingga EO

30 April 2026 - 18:33
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.