Pajero Terguling Tabrak Truk Pecah Ban Tol Salatiga-Boyolali

Diposting pada

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Solo: Dua Mobil dan Truk Terlibat, Tiga Luka-luka

Ungaran – Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua mobil dan sebuah truk terjadi di Jalan Tol Semarang-Solo, tepatnya di ruas Salatiga-Boyolali pada Kamis (12/2/2026) dini hari sekitar pukul 05.30. Insiden yang terjadi di Kilometer 465 jalur A, di wilayah Desa Bejilor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, ini menyebabkan arus lalu lintas di area tersebut sempat tersendat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Kronologi kejadian bermula ketika dua truk yang sedang mengangkut alat tambang terpaksa berhenti di bahu jalan tol sejak Kamis dini hari. Salah satu pengemudi truk, Thomas Arga, yang menjadi saksi mata kejadian, menjelaskan bahwa truk temannya mengalami pecah ban pada bagian depan. Truk yang dikendarainya sendiri parkir di belakang truk temannya dengan menyalakan lampu sebagai penanda dan peringatan bagi pengendara lain.

“Kronologinya, truk teman saya mengalami pecah ban, truk saya parkir di belakangnya. Untuk memberikan rambu, lampu saya nyalakan. Saya parkir di pinggir jalan,” ujar Thomas Arga.

Namun, suasana tenang tersebut tak berlangsung lama. Thomas yang merasa mengantuk memutuskan untuk beristirahat di dalam kabin truknya. Belum lama ia terlelap, tiba-tiba terdengar suara benturan keras. Sebuah mobil Mitsubishi Pajero hitam dengan nomor polisi K 1286 GL yang disinyalir menyalip kendaraan lain dari bahu jalan, justru kehilangan kendali dan terguling ke arah kanan.

Pada saat yang hampir bersamaan, sebuah mobil Toyota Avanza silver melaju di belakang Pajero tersebut. Karena jarak yang terlalu dekat dan situasi yang mendadak, pengemudi Avanza tidak sempat menghindar dan akhirnya menabrak Pajero yang tengah terguling.

Akibat tabrakan beruntun ini, kedua mobil mengalami kerusakan parah. Bagian depan mobil Pajero ringsek, demikian pula dengan mobil Avanza. Thomas Arga memperkirakan laju Pajero saat menabrak cukup kencang, mengingat ia yang berada di dalam kabin truk pun merasakan dorongan keras.

“Kenceng, kalau diperkirakan larinya 100 kilometer per jam mungkin ada, soalnya setir saya larikan ke kiri, masih mental lagi,” beber Thomas.

Meski mengalami kerusakan berat, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka. Dua orang berasal dari penumpang mobil Pajero, sementara satu orang lainnya adalah pengemudi mobil Avanza.

“Penumpang Pajero tadi kelihatannya orangnya luka berat, tapi hidup,” kata Thomas. “Luka semua. Mobil ringsek parah.”

Pikap Bermuatan Freezer Terbakar di Tol Pemalang-Batang

Batang – Sehari sebelum kecelakaan di Tol Semarang-Solo, peristiwa kebakaran kendaraan juga terjadi di ruas Tol Pemalang-Batang. Pada Rabu (11/2/2026), sebuah mobil pikap yang mengangkut freezer dilaporkan terbakar di Kilometer 342+150 jalur A, yang masuk wilayah Warungasem, Batang.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pengemudi pikap berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum kendaraannya dilalap api. Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 13.54, dalam kondisi cuaca mendung dan arus lalu lintas yang terpantau landai. Lokasi kejadian berada di area tikungan ke kiri dengan kondisi jalan yang mendatar dan perkerasan beton.

Manager Teknik dan Operasi Pemalang-Batang Toll Road (PBTR), Yulian Fundra Kurnianto, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa mobil yang terbakar adalah jenis Suzuki Mega Carry dengan nomor polisi B 9432 KAL. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Karjuki (33), seorang wiraswasta asal Pagerbarang, Kabupaten Tegal, yang sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya.

“Sebelum kejadian, kendaraan melaju di lajur satu dengan kecepatan sekitar 80 kilometer per jam. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi merasakan suhu kendaraan meningkat. Kemudian pengemudi menepikan mobil ke bahu luar jalan tol untuk melakukan pengecekan,” papar Yulian.

Namun, sebelum pengemudi sempat melakukan pemeriksaan lebih lanjut, api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar. Api membakar hampir seluruh bagian kendaraan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting pada sistem kelistrikan mobil.

Posisi akhir kendaraan setelah terbakar berada di bahu luar jalan tol menghadap ke timur. Meskipun kondisi kendaraan terlihat normal dari luar, bagian dalamnya mengalami kerusakan parah akibat kebakaran.

“Kami memastikan tidak ada kerusakan pada fasilitas, maupun aset jalan tol akibat kejadian tersebut,” tegas Yulian.

Gambar Gravatar
Erwin merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan