Gali Freitas: Sang Permata Hijau yang Bersinar di Persebaya Surabaya
Menjelang bentrokan krusial pekan ke-21 Liga Super 2025/26, motivasi Gali Freitas untuk menghadapi Bhayangkara FC semakin membara. Pemain sayap lincah yang menjadi andalan Persebaya Surabaya ini menunjukkan semangat juang yang luar biasa, seiring dengan semakin menguatnya ikatan emosionalnya dengan klub kebanggaan kota Pahlawan. Persebaya Surabaya tengah menikmati momentum positif menjelang menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu malam, 14 Februari 2026.
Di tengah periode apik ini, nama Gali Freitas muncul sebagai mesin gol yang sedang dalam performa puncak. Dalam lima pertandingan terakhir, kontribusinya terasa begitu nyata dan konsisten. Tiga gol yang berhasil dicetaknya, ditambah dua assist, menjadi bukti konkret kualitas luar biasa dari pemain muda yang sedang menunjukkan performa gemilang ini.
Tim-tim seperti Borneo FC, Malut United, Bali United, Persijap Jepara, dan PSIM Yogyakarta telah merasakan ketajamannya. Setiap sentuhan bola dari Gali menghadirkan ancaman serius bagi lini pertahanan lawan, memaksa mereka bekerja ekstra keras untuk meredam pergerakannya. Tak heran jika ia diprediksi akan menjadi momok yang sangat berbahaya saat menghadapi Bhayangkara FC. Kombinasi kecepatan, kemampuan dribel yang tajam, serta insting gol yang mematikan membuatnya menjadi ancaman konstan di lini depan.
Persebaya Surabaya sendiri memberikan apresiasi yang tinggi atas performa impresif sang pemain yang terus menunjukkan peningkatan. “Si anak ajaib yang tak terbendung sedang dalam performa terbaiknya,” demikian tulis akun resmi Persebaya Surabaya. Respons Gali Freitas di kolom komentar tak kalah menyentuh. “Kebanggaan kami,” balas Gali, menunjukkan rasa cintanya yang mendalam kepada Persebaya Surabaya.
Kalimat singkat tersebut seolah menjadi penegasan akan rasa memiliki yang sangat kuat. Bagi Gali, Persebaya Surabaya bukan sekadar sebuah klub, melainkan sebuah rumah yang memberinya ruang untuk tumbuh, berkembang, dan bersinar.
Profil Singkat Sang Bintang
Pemain dengan nama lengkap Paulo Domingos Gali da Costa Freitas ini lahir di Dili, Timor-Leste, pada tanggal 31 Desember 2004. Di usianya yang masih 21 tahun, ia telah memikul ekspektasi besar sebagai salah satu pilar penting di lini serang Persebaya Surabaya. Dengan tinggi badan 1,65 meter, Gali dikenal sebagai pemain sayap kiri dengan kaki kiri yang mematikan. Kelincahan dan akselerasinya membuatnya sangat sulit dihentikan dalam situasi satu lawan satu.
Gali secara resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada tanggal 1 Juli 2025. Sejak saat itu, grafik performanya terus menunjukkan peningkatan yang signifikan, menjadikannya salah satu pemain kunci dalam skuad Bajol Ijo.
Statistik Mengesankan di Musim Ini
Musim ini, Gali telah tampil dalam 19 pertandingan dengan total 1.123 menit bermain. Catatan waktu bermain yang panjang ini menunjukkan kepercayaan penuh dari tim pelatih terhadap konsistensi dan kemampuannya di lapangan.
Dari sisi produktivitas gol, Gali telah mencetak lima gol. Angka ini didukung oleh expected goals (xG) sebesar 7,42, menunjukkan bahwa ia sering berada dalam posisi yang baik untuk mencetak gol. Dengan total 35 percobaan tembakan, di mana 14 di antaranya tepat sasaran, Gali memperlihatkan agresivitasnya dalam mencari peluang di lini depan. Akurasi tembakannya mencapai 40 persen, dan satu kali tembakannya membentur mistar gawang. Statistik ini menggambarkan betapa aktifnya Gali dalam menciptakan ancaman.
Kontribusi assist juga menjadi catatan penting baginya, dengan empat umpan gol yang telah ia bukukan. Empat keypass yang ia ciptakan mempertegas perannya sebagai kreator serangan dari sisi kiri.
Dalam aspek distribusi bola, Gali mencatat 326 umpan dengan 240 di antaranya sukses. Akurasi umpan sebesar 74 persen menunjukkan kematangannya dalam menjaga ritme permainan tim. Ia juga aktif mengirimkan 26 umpan silang dan 15 umpan terobosan sepanjang musim ini. Pergerakan tanpa bola dan visi bermain yang baik membuatnya efektif dalam membuka ruang bagi rekan-rekan setimnya.
Kontribusi Menyeluruh: Lebih dari Sekadar Penyerang
Tak hanya unggul dalam fase menyerang, Gali juga memberikan kontribusi penting dalam fase bertahan. Ia mencatatkan 8 tekel dengan 3 di antaranya berhasil direbut, 16 intersep, serta 32 pemulihan bola. Data ini menunjukkan kerja kerasnya dalam membantu tim saat kehilangan bola. Perannya bukan hanya sebagai pencetak gol, melainkan juga sebagai pemain pekerja keras yang tak kenal lelah.
Menjelang duel krusial melawan Bhayangkara FC, motivasi Gali terasa berlipat ganda. Ia bertekad untuk membalas kepercayaan klub dan para suporter dengan menampilkan performa maksimal di lapangan. Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo dipastikan akan kembali membara, dan dukungan dari Bonek bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi Gali untuk tampil lebih menggila lagi. Cinta mati Gali Freitas kepada Persebaya Surabaya bukan sekadar ungkapan belaka. Ia membuktikannya melalui kerja keras, kontribusi nyata di lapangan, dan semangat pantang menyerah setiap kali mengenakan seragam hijau kebanggaan.



















