Momen Haru Mahalini di Panggung Konser: Kebersamaan Dua Keluarga dan Penghormatan untuk Ibu
Konser “Koma Live In Concert” yang diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 14 Februari, menjadi saksi bisu momen emosional yang tak terlupakan bagi penyanyi Mahalini. Setelah rehat sejenak dari dunia hiburan untuk fokus pada kehamilan dan kelahiran buah hati pertamanya, Mahalini akhirnya kembali menyapa penggemarnya di atas panggung. Kembalinya ia tidak hanya menandai babak baru dalam kariernya, tetapi juga menghadirkan sebuah perayaan kebersamaan keluarga yang menyentuh hati.

Salah satu segmen paling mengharukan dari konser tersebut adalah ketika Mahalini membawakan lagu “Bawa Dia Kembali”. Di tengah lantunan melodi yang syahdu, Mahalini tidak tampil sendirian. Ia secara istimewa mengajak kedua keluarga besarnya untuk naik ke atas panggung, menciptakan pemandangan yang penuh makna. Keluarga besar Raharja dari Bali, yang merupakan keluarga inti Mahalini, hadir berdampingan dengan keluarga besar Sule, yang kini terjalin melalui ikatan pernikahan.
Kehadiran mereka di atas panggung begitu berarti. Terlihat jelas ayahanda Mahalini, adik-adiknya, serta keluarga inti dari Rizky Febian, termasuk Sule sang ayah, Rizwan Fadilah, dan Putri Delina, semuanya berkumpul dalam satu momen kehangatan. Panggung megah tersebut seolah menjadi simbol penyatuan dua keluarga yang kini telah menjadi satu.
Penghormatan bagi yang Telah Tiada
Tidak hanya merayakan kehadiran keluarga yang masih ada, Mahalini juga memberikan penghormatan mendalam kepada sosok-sosok ibu yang telah berpulang. Di latar belakang panggung, terpampang dengan anggun foto mendiang Lina Jubaedah, ibunda tercinta Rizky Febian, dan mendiang Ni Nyoman Serini Rahardja, ibunda kandung Mahalini. Keberadaan foto kedua sosok ibu ini seolah melengkapi kebersamaan keluarga yang kini telah menyatu, menjadi pengingat akan kasih sayang dan warisan yang tak ternilai.

Momen ini tidak hanya menyentuh Mahalini dan keluarganya, tetapi juga para penonton. Sule, yang dikenal dengan selera humornya yang tinggi, tak kuasa menahan gejolak emosi. Matanya terlihat berkaca-kaca menyaksikan kehangatan dan kebersamaan anak-anak serta menantunya di atas panggung.
“Ayah kok berkaca-kaca?” tanya Rizky Febian dengan lembut, menyadari perubahan raut wajah ayahnya.
“Iya, sedih lah,” jawab Sule singkat, tersirat keharuan dalam suaranya.
Dukungan Keluarga: Pilar Kekuatan Mahalini
Dalam sebuah pernyataan yang tulus, Mahalini mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas kehadiran keluarga yang selalu mendukung setiap langkahnya. Ia menekankan betapa beruntungnya ia memiliki dua keluarga yang selalu memberikan dukungan penuh dan hadir di setiap momen penting.
“Aku ingin berterima kasih, sama seluruh keluargaku yang ada di stage ini. Sangat beruntung aku punya dua keluarga yang sangat support, selalu ada gitu,” ujar Mahalini dengan penuh haru.
Ia melanjutkan, “Ada papa, kakak-kakakku di sini, kakak ipar aku, tanteku, mertuaku di sini. Jadi, aku berterima kasih banyak sama keluargaku semuanya. Terima kasih segala support buatku, sempatkan waktu buatku.”
Pesan Cinta dan Harapan
Di akhir momen yang penuh makna tersebut, Mahalini menyampaikan doa tulus untuk semua yang hadir. Ia berharap agar semua yang ada diberikan umur panjang, sehingga mereka dapat terus mengenang dan merayakan kehadiran orang-orang terkasih yang telah mendahului.
Secara khusus, Mahalini menunjuk foto yang terpajang di latar belakang, menjelaskan bahwa itu adalah foto nenek dari anaknya, yang ia sebut sebagai Selina, dan ibundanya sendiri, yang juga merupakan “Emaknya Selina”. Ia juga menyebutkan bahwa foto satunya lagi adalah ibunda dari Rizky Febian.
“Tadi foto nenek cantiknya Selina dan Emaknya Selina, itu mamaku dan mama Rizky Febian. So, guys, this is my family,” pungkas Mahalini dengan bangga, mengakhiri segmen konser yang sarat akan makna keluarga dan cinta. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa di balik gemerlap panggung hiburan, kehangatan keluarga adalah sumber kekuatan yang tak tergantikan.


















