Dua Polisi Sumut Terluka Dihantam Mobil Komplotan Curanmor Lintas Kabupaten

Diposting pada

Sindikat Curanmor Lintas Kabupaten di Sumut Berhasil Dibongkar, Dua Polisi Terluka dalam Penangkapan Dramatis

Medan – Upaya penangkapan terhadap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten di Sumatera Utara berujung dramatis. Dua personel Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengalami luka-luka setelah ditabrak oleh mobil pelaku saat proses penangkapan berlangsung. Meskipun demikian, keberanian dan ketegasan aparat kepolisian membuahkan hasil dengan berhasil meringkus lima orang tersangka yang diduga kuat sebagai anggota sindikat tersebut.

Dirreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, membenarkan insiden tersebut dan merinci identitas kelima tersangka yang berhasil diamankan. Mereka adalah H (48) dan I (37), keduanya berasal dari Kabupaten Deli Serdang. Sementara itu, M (43) dan W (42) merupakan warga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dan K (42) berasal dari Kabupaten Langkat. Kelima tersangka ini diketahui memiliki catatan kriminal sebagai residivis.

Awal Mula Pengungkapan Kasus

Pengungkapan sindikat ini berawal dari laporan kehilangan kendaraan bermotor yang diterima oleh pihak kepolisian. Laporan pertama datang dari seorang korban bernama Konsar, yang melaporkan kehilangan motornya di kediamannya di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, pada tanggal 8 Mei 2026. Tidak berselang lama, pada tanggal 25 Mei 2026, polisi kembali menerima laporan serupa dari korban bernama Agung Devandri. Motornya dilaporkan hilang dari pekarangan rumahnya di Desa Sei Balai, Kabupaten Batubara.

Menanggapi laporan-laporan tersebut, Polda Sumut tidak tinggal diam. Sebuah tim Unit Reaksi Cepat (URC) MIT Jatanras dibentuk khusus untuk memberikan dukungan kepada Polres dalam penanganan kasus curanmor yang semakin marak.

“Kami membentuk tim Unit Reaksi Cepat (URC) MIT Jatanras untuk mem-backup Polres dalam pengungkapan kasus curanmor,” jelas Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh dalam keterangan tertulisnya.

Penangkapan Penuh Perlawanan

Tim URC MIT Jatanras kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para pelaku. Proses penangkapan kelima tersangka ini dilaporkan terjadi di wilayah Kabupaten Batubara. Namun, upaya penangkapan tersebut tidak berjalan mulus.

Saat hendak diringkus, para pelaku melakukan perlawanan sengit. Mereka berusaha melarikan diri menggunakan mobil mereka dan bahkan nekat menabrak kendaraan yang dikendarai oleh petugas kepolisian. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Dalam upaya melarikan diri, para pelaku bahkan sempat menerobos portal perkebunan kelapa sawit.

Akibat tindakan brutal para pelaku ini, dua personel polisi mengalami luka-luka. Selain itu, satu unit mobil milik Tim URC MIT Jatanras juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Meskipun telah diberikan tembakan peringatan, para pelaku tetap tidak mengindahkan peringatan dari petugas dan terus berusaha kabur. Petugas kepolisian terpaksa melepaskan tembakan ke arah ban mobil pelaku untuk menghentikan laju kendaraan mereka. Namun, komplotan ini tetap menunjukkan perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas.

“Dalam upaya pelarian, para pelaku nekat menabrak kendaraan polisi hingga menerobos portal perkebunan kelapa sawit. Akibatnya, dua personel mengalami luka-luka dan satu unit mobil milik Tim URC MIT Jatanras mengalami kerusakan cukup parah,” papar Kombes Pol Ricko.

“Polisi akhirnya memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki tiga dari lima tersangka,” bebernya lebih lanjut, menegaskan bahwa tindakan tersebut diambil demi keselamatan petugas dan masyarakat.

Jejak Kejahatan yang Luas

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para pelaku ini ternyata telah beraksi di berbagai wilayah di Sumatera Utara. Tercatat, mereka telah melakukan pencurian di setidaknya 35 lokasi yang berbeda. Wilayah operasi mereka mencakup Kota Medan, Pematang Siantar, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, hingga Simalungun.

Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh menjelaskan lebih lanjut mengenai peran masing-masing tersangka dalam sindikat ini. Tersangka berinisial I diduga kuat sebagai otak dari seluruh aksi kejahatan. Ia tidak hanya berperan sebagai pengemudi mobil operasional, tetapi juga sebagai perencana utama seluruh rangkaian pencurian.

Sementara itu, tersangka lainnya memiliki peran yang bervariasi, mulai dari mengintai lokasi yang akan menjadi sasaran, mengangkat motor hasil curian, hingga menyewa mobil yang digunakan sebagai sarana operasional. Ada pula yang bertugas menyediakan tempat penyimpanan untuk menampung barang-barang hasil kejahatan sebelum dijual kembali.

Barang Bukti yang Diamankan

Dalam operasi penangkapan ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang sangat berharga untuk melengkapi berkas penyidikan. Barang bukti tersebut meliputi:

  • Tiga unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil curian.
  • Dua unit mobil yang digunakan sebagai sarana operasional oleh sindikat ini.
  • Satu unit gunting baja, yang merupakan alat yang kerap digunakan oleh pelaku untuk memotong kunci gembok atau bagian lain dari kendaraan yang menjadi target.

Komitmen Pemberantasan Kejahatan

Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh menegaskan komitmen Polda Sumut dalam memberantas segala bentuk kejahatan, khususnya kejahatan jalanan yang sangat meresahkan masyarakat.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan jalanan di Sumatera Utara,” tegasnya.

“Tim URC MIT Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut akan terus bergerak memberantas pelaku curanmor dan tindak kriminal lainnya demi menjaga keamanan masyarakat,” tandasnya.

Upaya penangkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Sumatera Utara. Diharapkan dengan tertangkapnya sindikat ini, angka pencurian kendaraan bermotor dapat menurun dan masyarakat dapat merasa lebih aman.

Gambar Gravatar
Hendra merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan