Basarnas Periksa Laut Madura Cari Korban KMP Mutiara Sentosa II, Gunakan Helikopter

Diposting pada

Upaya Pencarian Korban KMP Mutiara Sentosa II Diperluas

Basarnas Surabaya kembali mengerahkan KN SAR 249 Permadi untuk menyisir perairan utara Madura dalam upaya mencari korban dari kecelakaan KMP Mutiara Sentosa II yang terbakar. Penyisiran dilakukan setelah kapal tersebut mengalami kebakaran di Perairan Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026). Kapal tersebut terbakar saat sedang berlayar dari Surabaya menuju Makassar.

KN SAR 249 Permadi dikerahkan pada Sabtu (8/8/2026) dan berangkat dari Dermaga Navigasi Tanjung Perak pukul 08.15 WIB. Kapal SAR ini membawa 11 orang ABK serta satu tim rescuer Kantor SAR Kelas A Surabaya. Tujuan utamanya adalah mencari korban di area pencarian sekitar 70 mil laut dari titik awal.

Kondisi Cuaca yang Mendukung Operasi

Kondisi cuaca di wilayah perairan utara Madura dinilai cukup mendukung operasi pencarian. Berdasarkan data BMKG, cuaca cerah berawan dengan angin bertiup ke arah tenggara dengan kecepatan 10-11 knot. Tinggi gelombang berada pada kisaran 1,1-1,2 meter, sementara arus laut sekitar 0,7-1,1 knot. Hal ini membuat operasi penyisiran dapat dilakukan secara efektif.

Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie R., menjelaskan bahwa penggunaan KN SAR 249 Permadi merupakan bagian dari upaya Basarnas dalam operasi kesiapsiagaan. Tim tetap memprioritaskan keselamatan personel dan unsur SAR selama proses penyisiran.

Pemantauan dari Udara Dilanjutkan

Selain pencarian dari laut, Basarnas juga melibatkan helikopter AWS139 HR1301 untuk pemantauan dari udara. Helikopter ini akan kembali dikerahkan pada Minggu (9/8/2026) untuk memastikan cakupan pencarian semakin luas.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., menegaskan bahwa proses verifikasi tidak menghentikan upaya pencarian. “Pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi setiap kemungkinan di wilayah perairan utara Madura,” ujarnya.

Pencarian Dilakukan Secara Bersamaan

Pengerahan KN SAR 249 Permadi dilakukan sebagai kelanjutan dari upaya pencarian yang dilakukan sehari sebelumnya, yaitu pada Jumat (7/8/2026). Pada hari itu, satu tim rescue Pos SAR Sumenep telah dikerahkan ke perairan utara Sumenep menggunakan satu unit RIB.

Dengan kombinasi alat SAR laut dan udara, Basarnas berharap cakupan pencarian bisa lebih luas dan efektif. Hal ini menjadi langkah penting dalam usaha menemukan korban yang masih hilang akibat kebakaran KMP Mutiara Sentosa II.

Langkah-Langkah Pencarian yang Dilakukan

  • Pengerahan KN SAR 249 Permadi untuk menyisir perairan utara Madura.
  • Penggunaan helikopter AWS139 HR1301 untuk pemantauan dari udara.
  • Koordinasi antara tim SAR darat dan laut.
  • Pemantauan kondisi cuaca dan laut untuk memastikan keamanan operasi.
  • Verifikasi laporan dari KSOP dan perusahaan kapal tentang adanya penumpang yang belum ditemukan.


Gambar Gravatar
Hendra merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan