Alaeddine Ajaraie Pecah Telur, Bawa Persija Jakarta Raih Kemenangan Krusial di Bulan Ramadan
Persija Jakarta berhasil memetik kemenangan penting atas PSM Makassar dalam lanjutan Super League musim 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat (20/) tersebut berakhir dengan skor tipis 2-1 untuk kemenangan Macan Kemayoran. Gol kemenangan Persija dicetak oleh dua pemain berbeda, yakni Alaeddine Ajaraie dan Maxwell Souza.
Momen kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Alaeddine Ajaraie. Penyerang asal Maroko tersebut akhirnya berhasil membuka keran golnya untuk Persija Jakarta. Ini merupakan kontribusi nyata pertamanya setelah bergabung dengan tim Ibu Kota pada bursa transfer paruh musim 2025/2026 dan telah memainkan lima pertandingan sebelumnya.
“Alhamdulillah untuk gol saya dan membantu tim, itu membuat saya ingin memberikan lebih banyak lagi untuk tim, Insya Allah untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Alaeddine dalam konferensi pers usai pertandingan.
Bagi Alaeddine, gol perdananya ini memiliki makna yang lebih mendalam karena dicetak pada pertandingan Super League pertama di bulan suci Ramadan. Pemain berusia 33 tahun yang dipinjam dari klub India, NorthEast United FC, ini mengungkapkan kebahagiaan tersendiri bisa mencetak gol di bulan penuh berkah ini. Ia berjanji akan terus memberikan kontribusi maksimal di laga-laga mendatang.
“Ramadan bagi saya adalah bulan terbaik. Semua muslim tahu itu. Jadi Insya Allah saya bisa berlari lebih dari ini di laga-laga berikutnya karena saya tahu Persija adalah tim besar,” tuturnya.
Alaeddine menambahkan, ia bangga bisa memperkuat Persija Jakarta dan datang ke klub ini murni untuk membantu tim meraih prestasi. “Dan saya datang ke sini hanya untuk membantu. Karena saya bangga bisa bermain dengan tim ini. Alhamdulillah,” imbuhnya.
Pertandingan Krusial, Kemenangan Adalah Misi Wajib
Selain mencetak gol, Alaeddine juga sangat bersyukur bisa berkontribusi dalam kemenangan Persija atas PSM Makassar. Pertandingan melawan tim asal Sulawesi Selatan ini diakui sebagai laga yang sangat krusial, mengingat posisinya yang menentukan nasib Macan Kemayoran dalam perburuan gelar juara Super League 2025/2026.
Menurut Alaeddine, setiap pertandingan yang dilakoni Persija saat ini harus dianggap layaknya partai final. Oleh karena itu, meraih kemenangan menjadi misi wajib yang harus diemban oleh seluruh pemain dalam setiap laga.
“Alhamdulillah atas kemenangan itu, karena setiap pertandingan bagi kami seperti final. Karena pertandingan di sini, kapan pun datang ke sini, mereka tahu, bermain melawan Persija mereka memberikan lebih dari 100 persen dan kami tahu itu,” kata Alaeddine.
Ia memuji kerja keras seluruh tim yang telah ditampilkan dalam pertandingan tersebut. “Dan Alhamdulillah, kerja bagus hari ini dari seluruh tim. Jadi saya senang dan saya senang bisa membantu tim. Jadi Insya Allah kita akan ada pertandingan lagi setelah empat hari. Dan sekarang kita punya waktu untuk pemulihan dan berpikir untuk menang lagi Insya Allah,” jelasnya.
Kemenangan Dongkrak Posisi Klasemen
Kemenangan Persija Jakarta atas PSM Makassar tidak hanya memberikan dorongan moral bagi tim, tetapi juga berdampak signifikan pada posisi mereka di klasemen sementara Super League 2025/2026. Dengan tambahan tiga poin, Macan Kemayoran kini mengoleksi total 47 poin.
Perolehan poin tersebut cukup bagi Persija untuk menyalip Borneo FC Samarinda yang berada di posisi kedua dengan 46 poin. Bahkan, Persija Jakarta kini juga menyamai perolehan poin Persib Bandung. Namun, Persija masih tertahan di urutan kedua karena kalah dalam rekor pertemuan melawan Persib di Bandung pada putaran pertama.
Posisi kedua klasemen ini menjadi modal penting bagi Persija Jakarta dalam sisa pertandingan musim ini. Persaingan di papan atas klasemen semakin ketat, dan setiap poin menjadi sangat berharga dalam perburuan gelar juara. Dengan performa yang terus meningkat, terutama dengan kontribusi pemain baru seperti Alaeddine Ajaraie, Persija Jakarta optimis dapat terus bersaing di jalur juara.
Kemenangan ini juga menjadi bukti ketangguhan mental tim di bawah tekanan. Bermain di kandang sendiri dan menghadapi tim kuat seperti PSM Makassar, Persija mampu menunjukkan determinasi tinggi hingga peluit akhir dibunyikan. Semangat juang yang ditunjukkan oleh para pemain, termasuk gol perdana Alaeddine Ajaraie, diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan Persija Jakarta di paruh kedua musim ini.
Harapan untuk Laga Selanjutnya
Menjelang pertandingan berikutnya, Alaeddine Ajaraie dan seluruh skuad Persija Jakarta memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pemulihan fisik dan mental. Fokus utama kini adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi lawan berikutnya dengan strategi yang matang dan semangat juang yang lebih tinggi.
Kemenangan atas PSM Makassar menjadi bukti bahwa Persija memiliki potensi besar untuk meraih hasil positif secara konsisten. Dukungan dari para Jakmania, suporter setia Persija, juga menjadi faktor penting yang selalu memberikan energi tambahan bagi para pemain di lapangan. Dengan kolaborasi yang baik antara tim, pelatih, dan suporter, Persija Jakarta bertekad untuk terus memberikan yang terbaik di setiap pertandingan dan mewujudkan ambisi juara Super League 2025/2026.









