Persebaya Surabaya Siap Hadapi PSBS Biak dengan Konsistensi dan Disiplin
Laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5/2026) sore, seharusnya menjadi peluang emas bagi Persebaya Surabaya untuk mengamankan tiga poin. Dengan posisi klasemen yang lebih baik dan performa stabil, Green Force berada di atas angin. Dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan menjadi bukti nyata bahwa performa tim sedang dalam tren positif.
Tambahan kepercayaan diri itu membawa Persebaya Surabaya kini bertengger di posisi kelima dengan koleksi 48 poin. Namun, pelatih Bernardo Tavares justru memilih bersikap sebaliknya dengan meredam euforia yang mulai terasa. Ia tidak ingin anak asuhnya terjebak dalam rasa puas yang bisa berujung petaka.
“Jadi, kami tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan pertandingan ini. Kemarin kami melakukan pemulihan dan latihan resmi,” kata pelatih berlisensi UEFA Pro itu. Situasi jadwal yang padat membuat persiapan tim tidak ideal seperti biasanya. Kondisi ini menjadi salah satu alasan mengapa fokus dan disiplin menjadi hal yang wajib dijaga sepanjang pertandingan.
Tavares menilai kemenangan besar di laga sebelumnya bukan jaminan untuk kembali meraih hasil serupa. Justru, kemenangan itu bisa menjadi jebakan jika para pemain mulai kehilangan kewaspadaan. Ia melihat potensi bahaya justru datang dari rasa percaya diri yang berlebihan. Ketika pemain merasa segalanya akan berjalan mudah, di situlah celah kesalahan mulai terbuka.
Meski PSBS Biak saat ini berada di dasar klasemen, Tavares menolak keras anggapan laga akan berjalan mudah. Baginya, posisi klasemen tidak selalu mencerminkan kualitas sesungguhnya di lapangan. “Jika kita menganalisis tim lawan, kita harus rendah hati untuk melihat tim lawan bukan sebagai tim yang berada di posisi terakhir liga,” katanya.
Pernyataan itu bukan tanpa alasan karena PSBS Biak masih memiliki motivasi besar untuk keluar dari tekanan. Tim yang berada di zona bawah biasanya tampil lebih ngotot demi menghindari degradasi. Apalagi, PSBS sempat menunjukkan perlawanan yang cukup solid saat menghadapi Malut United di pertandingan sebelumnya. Hal itu menjadi sinyal bahwa mereka tidak bisa diremehkan begitu saja.
Dalam situasi seperti ini, Tavares meminta para pemainnya tetap berpijak pada rencana permainan yang sudah disusun. Konsistensi dan kedisiplinan menjadi kunci untuk menjaga performa tetap stabil. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga fokus selama 90 menit penuh. Sedikit saja lengah, pertandingan bisa berubah arah dan merugikan tim sendiri.
Nama-nama seperti Francisco Rivera dan rekan-rekannya diharapkan mampu menjadi motor permainan sekaligus menjaga ritme tim. Peran pemain inti akan sangat krusial dalam memastikan strategi berjalan sesuai rencana. Selain itu, dukungan dari suporter di Gelora Bung Tomo juga diharapkan menjadi energi tambahan. Atmosfer kandang bisa menjadi senjata, tetapi tetap harus diimbangi dengan performa yang disiplin.
Tavares tampaknya tidak ingin mengulang kesalahan klasik tim besar yang sering terpeleset saat menghadapi tim papan bawah. Ia memilih pendekatan realistis agar para pemain tetap waspada sejak menit pertama. “Kami harus berpikir bahwa kita bermain melawan tim yang bagus dan kita harus melanjutkan rencana kita,” pungkasnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa laga ini bukan sekadar formalitas untuk meraih tiga poin. Ada tanggung jawab besar untuk menjaga konsistensi sekaligus membuktikan kualitas tim. Jika Persebaya Surabaya mampu menjaga fokus dan tidak terjebak euforia, peluang meraih kemenangan terbuka lebar. Namun jika lengah, bukan tidak mungkin kejutan justru datang dari tim tamu.
Pertandingan ini akan menjadi ujian mental sekaligus kedewasaan bagi skuad Green Force. Bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana mereka mengelola tekanan dan ekspektasi. Pada akhirnya, laga melawan PSBS Biak bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah momen penting untuk menunjukkan Persebaya Surabaya benar-benar siap bersaing di papan atas hingga akhir musim.







