JAKARTA – Pagi ini, kami hadirkan berita terpopuler sepanjang Jumat (1/5) yang mencakup berbagai peristiwa menarik. Mulai dari peringatan Hari Buruh 2026 oleh FSP BUMN yang bergabung dengan buruh di Monas, hingga kejadian kerusuhan di Bandung yang melibatkan orang-orang berpakaian hitam. Berikut adalah rangkuman lengkapnya:
Perjuangan PPPK di MK Kandas
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi nomor 84/PUU-XXIV/2026 yang diajukan oleh Forum Aspirasi Intelektual Nusantara (FAIN) dan seorang dosen PPPK. Gugatan tersebut berkaitan dengan perbedaan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Merespons putusan MK, Komisi II DPR RI menegaskan bahwa pembenahan sistem Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan kewenangan pembentuk undang-undang, yaitu DPR dan pemerintah.
Ivan Roy Hutapea Minta GAMKI Mencabut Laporan Polisi
Sekretaris Jenderal Inti Demokrasi Kebangsaan (InDeks), Ivan Roy Hutapea, meminta Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) segera mencabut laporan polisi terhadap Wapres ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla. Menurut Ivan, laporan polisi tersebut menyebabkan pro dan kontra di kalangan umum maupun internal GAMKI.
“Di internal Kristen itu sendiri, saya melihat banyak yang pro namun lebih banyak yang kontra. Padahal keberadaan GAMKI itu diharapkan menjadi pemersatu, pendamai, pengayom terutama kalangan Kristen itu sendiri”, ujar Ivan dalam keterangannya pada Jumat (1/5/2026).
FSP BUMN Indonesia Raya Peringati Hari Buruh Internasional
Federasi Serikat Pekerja BUMN Indonesia Raya ikut merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas bersama Presiden Prabowo Subianto. Mereka menyampaikan pernyataan sikap tegas dalam acara tersebut.
Adapun isi pernyataan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Umum Sutisna, di antaranya Federasi mendukung penuh atas agenda penataan Badan Usaha Milik Negara yang digagas oleh Pemerintah, BP BUMN, dan DANANTARA yang akan merampingkan entitas BUMN dari jumlah sekitar 1.077 menjadi 200-300 entitas BUMN.
Rusuh May Day di Bandung
Kelompok massa berpakaian hitam yang membuat ricuh di simpang Jalan Cikapayang-Tamansari, Kota Bandung, Jumat (1/5/2026) malam, akhirnya dibubarkan polisi. Pantauan wartawan di lokasi, sekitar pukul 20.00 WIB, ratusan personel polisi gabungan dari Polrestabes Bandung dan Polda Jabar, membubarkan massa yang membuat keributan.
Aksi kejar polisi dengan massa berlangsung dramatis. Para perusuh itu kocar-kacir saat polisi bergerak menangkap pelaku.
May Day 2026 di Bandung Tanpa Aksi Demo Buruh
Setiap tanggal 1 Mei, seluruh buruh di Indonesia memperingati Hari Buruh Internasional. Peringatan biasanya dibarengi dengan kegiatan aksi demo oleh serikat buruh. Di Kota Bandung, serikat buruh Jawa Barat bakal menggeruduk Gedung Sate dan Gedung DPRD Jabar, menyampaikan orasi melalui aksi unjuk rasa. Namun hari ini ceritanya berbeda. Jauh-jauh hari, para buruh itu dikabarkan tidak akan melaksanakan demo saat May Day di Gedung Sate.











