Guruzeta Gemilang, Bilbao Jauhi Elche di La Liga

Diposting pada

Kemenangan Dramatis Athletic Bilbao atas Elche: Guruzeta Jadi Pahlawan di Menit Akhir

Stadion San Mames menjadi saksi bisu drama sepak bola yang memukau pada Sabtu (21/2) lalu. Athletic Club Bilbao berhasil mengamankan tiga poin krusial dalam lanjutan La Liga melawan Elche CF, dengan skor akhir 2-1. Kemenangan ini diraih melalui gol penalti yang dieksekusi dengan dingin oleh Gorka Guruzeta pada menit ke-89, memastikan skuad tuan rumah meraih kemenangan dramatis setelah pertandingan yang berlangsung sengit hingga detik-detik terakhir masa tambahan waktu.

Sejak wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, Athletic Bilbao langsung menunjukkan ambisi mereka dengan mengambil inisiatif serangan. Tekanan yang dibangun oleh tim tuan rumah terlihat sejak menit-menit awal. Peluang pertama tercipta pada menit ketujuh melalui tendangan Oihan Sancet, namun bola masih melambung di atas mistar gawang. Gorka Guruzeta, sang pahlawan di akhir laga, juga sempat mendapatkan dua kesempatan emas untuk mencetak gol. Sundulannya pada menit ke-12 nyaris berbuah gol, namun bola hanya melebar tipis dari sasaran.

Intensitas serangan Athletic Bilbao terus berlanjut tanpa henti. Pada menit ke-24, sepakan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan oleh Alejandro Rego memaksa kiper Elche, Matias Dituro, menunjukkan refleks gemilangnya dengan melakukan penyelamatan di sudut bawah gawang. Inaki Williams turut memberikan ancaman nyata pada menit ke-37, namun lagi-lagi Dituro tampil sigap dan mampu mengamankan gawangnya dari kebobolan.

Elche, meski lebih banyak bertahan, sesekali mampu memberikan perlawanan balik yang patut diwaspadai. Salah satu ancaman datang dari Lucas Cepeda pada menit ke-40. Tembakan jarak jauhnya dari luar kotak penalti berhasil ditepis oleh kiper Athletic Bilbao, Unai Simon. Hingga tiga menit tambahan waktu di babak pertama berakhir, papan skor masih menunjukkan angka kacamata, 0-0.

Memasuki paruh kedua, Athletic Bilbao tidak mengendurkan intensitas serangan mereka. Upaya keras tim tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64. Berawal dari umpan silang yang akurat dari Yuri Berchiche, Gorka Guruzeta berhasil menyambar bola dari jarak dekat dan mengirimnya ke gawang Elche, membawa timnya unggul 1-0.

Namun, keunggulan Athletic Bilbao tidak berlangsung lama. Serangan balik Elche membuahkan hasil pada menit ke-67 ketika Inigo Lekue melakukan pelanggaran terhadap German Valera di dalam kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih, memberikan hadiah penalti kepada Elche. Andre Silva maju sebagai eksekutor dan dengan tenang berhasil menaklukkan Unai Simon pada menit ke-69, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol penyama kedudukan tersebut membuat pertandingan semakin memanas dan berlangsung lebih sengit. Kedua tim saling jual beli serangan, berusaha mencari celah untuk kembali unggul. Athletic Bilbao merespons dengan melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor mereka. Peluang demi peluang kembali tercipta, termasuk sepakan keras dari Urko Izeta pada menit ke-82 yang kembali digagalkan oleh penampilan gemilang Matias Dituro.

Momen krusial yang menentukan jalannya pertandingan terjadi pada menit ke-85. Aymeric Laporte dijatuhkan oleh Pedro Bigas di area terlarang. Setelah melalui proses peninjauan menggunakan Video Assistant Referee (VAR), wasit memutuskan untuk memberikan hadiah penalti kedua bagi Athletic Bilbao. Gorka Guruzeta kembali dipercaya sebagai algojo. Dengan ketenangan luar biasa, ia menempatkan bola ke sudut kanan bawah gawang Elche pada menit ke-89, mengubah skor menjadi 2-1 dan membawa timnya kembali unggul.

Wasit memberikan tambahan waktu delapan menit untuk mengkompensasi jeda dalam pertandingan. Elche berupaya keras untuk menekan di sisa waktu yang ada, namun pertahanan solid Athletic Bilbao mampu menahan gempuran tersebut hingga peluit panjang ditiup oleh wasit pada menit ke-90+8.

Kemenangan dramatis ini memperpanjang tren positif Athletic Bilbao di La Liga. Tim asuhan Ernesto Valverde tersebut kini mencatatkan tiga kemenangan beruntun dan berhasil mengumpulkan 34 poin, memperkokoh posisi mereka di klasemen. Sementara itu, Elche harus pulang dengan tangan hampa dan semakin terpuruk di ambang zona degradasi, menduduki peringkat ke-16 dengan raihan 25 poin.

Usai pertandingan, pelatih Athletic Bilbao, Ernesto Valverde, mengungkapkan rasa puasnya atas kemenangan yang diraih timnya. Ia menekankan bahwa ide utama tim di babak kedua adalah mempertahankan tekanan yang telah dibangun sejak awal, dan pada dorongan terakhir, mereka berhasil mendapatkan penalti serta gol kemenangan. “Ini adalah kemenangan yang sangat penting,” ujar Valverde.

Valverde juga menegaskan ambisi timnya untuk terus melangkah maju dan tetap menjaga fokus pada pertandingan selanjutnya. “Kami ambisius dan ingin melihat ke depan. Meski begitu, kami masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan. Saat ini, kami hanya fokus pada pertandingan berikutnya melawan Rayo Vallecano,” kata Valverde.

Lebih lanjut, pelatih berusia 62 tahun itu memberikan pujian atas kegigihan para pemainnya yang mampu mengatasi tekanan dalam pertandingan yang begitu sengit. Ia menilai karakter pantang menyerah tersebut menjadi kunci keberhasilan timnya. “Kami memiliki sesuatu dalam tim ini yang harus kami pertahankan, kegigihan. Itulah cara kami bisa memenangkan pertandingan,” tambah Valverde.

Gambar Gravatar
Hendra merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan