Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memastikan tempat di final Denmark Open 2026 setelah menyingkirkan pasangan China Liang Wei Keng/Wang Chang pada Sabtu, 17 Oktober 2026, di SJF Bank Arena, Odense, Denmark. Duet Indonesia itu menang lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-16, 16-21, 21-16, sekaligus mengulang capaian mereka pada turnamen yang sama tahun lalu.
Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Sejak awal laga, kedua pasangan saling menekan lewat permainan cepat dan duel rapat di depan net. Indonesia membuka skor pertama setelah pengembalian Wang Chang melebar, lalu kedudukan sempat bergantian naik hingga 4-4. Dalam fase ini, reli panjang menjadi warna utama pertandingan, termasuk dua momen saat Fajar menuntaskan poin lewat dropshot setelah reli 27 dan 32 pukulan.
Fajar/Fikri mulai mengambil kendali ketika kesalahan beruntun dari lawan memberi mereka keunggulan 10-7. Mereka lalu menjaga jarak hingga interval, sebelum memperlebar selisih menjadi tujuh angka pada 17-10. Liang/Wang yang berstatus juara dunia tampak beberapa kali ragu dalam pengambilan keputusan dan lebih sering melakukan kesalahan sendiri. Tekanan dari Fajar/Fikri akhirnya berbuah game point 20-12, sebelum gim pertama ditutup lewat smes silang Fajar dari area setengah lapangan.
Pasangan Indonesia datang ke semifinal ini dengan misi balas dendam. Pada pertemuan terakhir, mereka kalah dari Liang/Wang di semifinal Asian Games 2026. Semangat itu sempat terlihat pada awal gim kedua ketika laga kembali berjalan ketat sampai 5-5. Namun, momentum bergeser saat pasangan China mulai menjauh dan menutup interval dengan keunggulan 11-8.
Selepas jeda, Fajar/Fikri sempat menambah satu angka, tetapi Liang/Wang langsung melaju dengan lima poin beruntun untuk membuka jarak menjadi 16-9. Saat kedudukan mencapai 19-12, Fajar/Fikri masih mencoba mengejar lewat empat poin berturut-turut. Meski begitu, dua poin balasan dari pasangan China cukup untuk memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Di gim ketiga, Fajar/Fikri tampil lebih meyakinkan pada awal laga dan sempat unggul 7-3. Liang/Wang kemudian menunjukkan ketenangan untuk mengejar, bahkan berbalik memimpin satu angka. Indonesia kembali menyamakan kedudukan lewat tekanan bertubi-tubi, tetapi servis yang gagal dari Fajar memberi China keuntungan pada interval. Setelah jeda, Fajar/Fikri merespons dengan tiga poin beruntun melalui permainan cepat di depan net.
Setelah kembali memegang kendali, Fajar/Fikri menjaga keunggulan hingga 19-15. Match point datang pada skor 20-16 saat Fajar sigap menyambar bola di depan net. Kesalahan Wang di area yang sama kemudian mengakhiri laga dan mengantar Fajar/Fikri ke final Denmark Open untuk dua edisi beruntun.




