Peningkatan Kompetensi Guru SD di Mamuju Tengah: Fokus pada Numerasi dan Persiapan Tes Kemampuan Akademik
Mamuju Tengah, Sulawesi Barat – Demi meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD), sebanyak 101 guru dari 67 sekolah di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) mengikuti sebuah bimbingan teknis (bimtek) yang komprehensif. Acara yang diselenggarakan pada hari Minggu, 22 Februari 2026, ini berfokus pada dua aspek krusial: penguatan kemampuan numerasi guru dan persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kegiatan ini berlangsung di aula Hotel M Sinar Mas, yang berlokasi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak. Suasana di dalam aula tampak khidmat namun penuh semangat. Para guru, yang duduk di kursi dan meja berwarna kuning keemasan yang telah disediakan, terlihat serius menyimak setiap materi yang disampaikan. Alat tulis seperti pulpen dan kertas menjadi teman setia mereka, digunakan untuk mencatat poin-poin penting dan mempraktikkan langsung contoh-contoh soal yang diberikan. Antusiasme terlihat jelas dari beberapa guru yang aktif mengajukan pertanyaan, sementara yang lain khusyuk memperhatikan penjelasan dari para pemateri.
Para pemateri yang dihadirkan dalam bimtek ini merupakan alumni terkemuka dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan wawasan dan keahlian terbaru dalam bidang numerasi dan persiapan TKA, yang nantinya akan ditularkan kepada para siswa di sekolah masing-masing.
Ridwan Ahmad, Penanggung Jawab Yayasan Cakrawala Indonesia Cerdas untuk Wilayah Sulawesi, Gorontalo, dan Kalimantan, menjelaskan bahwa partisipasi sekolah dalam kegiatan ini sangat baik. “Ada 67 sekolah yang mengutus guru-gurunya untuk mengikuti bimtek ini,” ungkapnya saat ditemui di lokasi acara. “Setiap sekolah mengirimkan perwakilannya, bervariasi antara tiga, dua, hingga satu orang guru, tergantung pada kebijakan dan kebutuhan masing-masing sekolah.”
Cakupan Materi yang Mendalam
Bimtek ini dirancang untuk mencakup berbagai materi esensial yang berkaitan dengan numerasi dan kemampuan akademik. Para guru dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai berbagai konsep matematika dasar yang seringkali menjadi fondasi bagi pemahaman materi yang lebih kompleks.
Materi yang dijelaskan meliputi:
- Operasi Aritmetika Dasar:
- Perkalian
- Penjumlahan
- Pembagian
- Konsep Bilangan dan Perhitungan:
- Perhitungan kuadrat
- Operasi bilangan bulat
- Aplikasi Numerik dalam Kehidupan Sehari-hari:
- Konversi suhu
- Skala peta
- Hubungan antara jarak, waktu, dan kecepatan
- Beragam materi numerik lainnya yang relevan dengan kurikulum sekolah dasar dan tuntutan tes kemampuan akademik.
Fokus utama dari seluruh rangkaian materi ini adalah penguatan literasi numerasi bagi para guru. Diharapkan, dengan pemahaman yang lebih kuat dan mendalam, para guru dapat mentransfer pengetahuan ini secara efektif kepada para peserta didik mereka.
Harapan untuk Peningkatan Mutu Pendidikan
Tujuan utama dari penyelenggaraan bimtek ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dan mutu para guru, khususnya dalam bidang numerasi. Dengan guru yang memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep-konsep numerik, diharapkan mereka dapat mengajar dengan lebih baik, menjelaskan materi dengan lebih jelas, dan membantu siswa mengatasi kesulitan belajar matematika.
“Kami berharap, setelah kegiatan ini, tingkat numerasi para guru di Mamuju Tengah akan meningkat secara signifikan,” ujar Ridwan Ahmad. “Peningkatan ini tentunya akan memberikan dampak positif yang besar bagi hasil belajar siswa di sekolah masing-masing. Kami ingin melihat generasi muda Mamuju Tengah memiliki kemampuan numerasi yang unggul dan siap menghadapi tantangan akademik di masa depan.”
Kegiatan semacam ini menjadi investasi penting dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor pendidikan. Dengan membekali para guru dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan, diharapkan kualitas pendidikan dasar di Mamuju Tengah dapat terus meningkat, menciptakan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.




















