No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Subsidi BBM Terancam Naik: Impor Migas AS Bebani RI

Erwin by Erwin
25 Februari 2026 - 08:30
in Bisnis
0

Impor Migas dari AS: Ancaman Beban Subsidi dan Jauh dari Kemandirian Energi

Rencana Indonesia untuk mengimpor minyak dan gas bumi (migas) senilai US$15 miliar atau sekitar Rp253,3 triliun dari Amerika Serikat (AS) memicu kekhawatiran mendalam dari berbagai pihak. Institute for Essential Services Reform (IESR) secara tegas mengingatkan bahwa langkah ini berpotensi memperberat beban subsidi energi yang sudah ada di Indonesia.

Impor migas dari Negeri Paman Sam ini merupakan bagian dari perjanjian perdagangan timbal balik antara kedua negara. Rinciannya mencakup impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) senilai US$3,5 miliar, minyak mentah (crude oil) senilai US$4,5 miliar, dan bensin olahan senilai US$7 miliar.

Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa, menilai bahwa peningkatan impor energi fosil dari AS ini tidak akan memberikan keuntungan yang signifikan bagi Indonesia. Ia menyoroti pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang mengklaim bahwa tidak akan ada penambahan kuota impor migas, melainkan hanya pergeseran porsi impor dari negara lain.

Fabby berpendapat bahwa realitasnya jauh lebih kompleks. Ia mengungkapkan bahwa harga LPG yang berasal dari AS cenderung 10% lebih mahal dibandingkan dengan sumber-sumber pasokan lainnya.

“Dampak langsungnya biaya impor naik 1% hingga 3%. Tapi risikonya lebih besar: ketergantungan pasokan, volatilitas harga global, dan tambahan beban subsidi LPG yang sudah Rp80 triliun hingga Rp90 triliun per tahun,” ujar Fabby dalam sebuah pernyataan tertulis.

Lebih lanjut, Fabby menekankan bahwa situasi ini akan menciptakan tekanan fiskal jangka panjang bagi Indonesia. Hal ini juga berpotensi mengunci Indonesia pada ketergantungan energi fosil, menjauhkan dari target transisi energi yang lebih bersih, serta menghambat pencapaian kemandirian energi.

Baca Juga  Emas Antam Palembang Rp3 Juta per Gram, 23 Februari 2026

Klarifikasi Pemerintah dan Pertamina

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memang telah menekankan bahwa pembelian migas dari AS tidak serta-merta berarti Indonesia akan menambah kuota impor secara keseluruhan. Ia menegaskan bahwa Indonesia hanya akan menggeser sebagian volume impor yang selama ini didapatkan dari negara-negara lain.

“Kita menggeser sebagian volume impor dari beberapa negara. Di antaranya negara dari Asia Tenggara, Timur Tengah, maupun Afrika. Secara keseluruhan, neraca komoditas dari pembelian BBM dari luar negeri itu sama,” jelas Bahlil dalam sebuah konferensi pers.

Bahlil juga menambahkan bahwa dalam praktiknya, impor dari AS akan tetap memperhatikan mekanisme keekonomian yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Ia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini mengimpor sekitar 7 juta ton LPG per tahun, dan sebagian pasokan tersebut memang sudah berasal dari AS. Kesepakatan baru ini akan memungkinkan peningkatan porsi impor LPG dari AS.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, memberikan pandangannya. Menurutnya, impor migas dari AS ini dapat dilihat sebagai sebuah “jembatan” menuju swasembada energi di masa depan. Ia juga menegaskan bahwa skema impor migas ini akan dijalankan sesuai dengan mekanisme bisnis yang berlaku.

“Teknis yang kami lakukan adalah business as usual, seperti yang kami jalankan selama ini. Proses ini akan melalui mekanisme tender dan bidding. Tidak ada penunjukan langsung, seperti biasa tender dan bidding terbuka,” tegas Simon.

Simon juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi mengenai persyaratan dan prosedur bagi perusahaan-perusahaan asal AS yang ingin menjadi mitra Pertamina. Menariknya, ia menyebutkan bahwa selama ini, mayoritas impor LPG Indonesia, sekitar 57%, justru sudah berasal dari AS.

Baca Juga  6 Shio Beruntung 2026: Rezeki Meroket, Peluang Kaya Raya!

“Dengan adanya kesepakatan dagang ini, kita bisa tingkatkan ke 70%. Crude yang dari AS juga kita akan dorong untuk peningkatan. Untuk produk BBM, kita lakukan terus penjajakan dengan mitra di AS,” pungkas Simon.

Dampak dan Tantangan ke Depan

Terlepas dari klarifikasi yang diberikan oleh pemerintah dan Pertamina, kekhawatiran IESR tetap menjadi sorotan utama. Peningkatan impor energi fosil, terutama jika dengan harga yang lebih tinggi, berpotensi memberikan beban tambahan yang signifikan pada anggaran negara. Subsidi energi, yang telah memakan porsi besar anggaran, bisa semakin membengkak.

Selain itu, isu ketergantungan pasokan juga menjadi perhatian serius. Mengalihkan sumber pasokan ke satu negara, meskipun untuk alasan strategis, dapat meningkatkan kerentanan jika terjadi gangguan geopolitik atau masalah pasokan di negara tersebut. Volatilitas harga energi global juga akan semakin terasa dampaknya jika Indonesia sangat bergantung pada impor.

Yang paling krusial adalah potensi terhambatnya upaya transisi energi. Fokus pada peningkatan impor energi fosil dari negara lain, bahkan jika disebut sebagai langkah sementara, dapat mengurangi urgensi dan investasi yang seharusnya diarahkan pada pengembangan energi terbarukan dan sumber energi domestik yang lebih bersih. Kemandirian energi, yang menjadi cita-cita jangka panjang, tampaknya semakin jauh jika ketergantungan pada impor migas terus berlanjut.

Langkah Indonesia untuk memperkuat hubungan dagang dengan AS melalui impor migas ini memang memiliki berbagai pertimbangan. Namun, analisis IESR memberikan sudut pandang kritis yang perlu dicermati lebih lanjut oleh para pembuat kebijakan. Keseimbangan antara kebutuhan energi jangka pendek dan tujuan strategis jangka panjang, termasuk transisi energi dan kemandirian, akan menjadi tantangan utama yang harus dihadapi oleh Indonesia.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

BTN percepat program 3 juta rumah, dorong pertumbuhan ekonomi
Bisnis

BTN percepat program 3 juta rumah, dorong pertumbuhan ekonomi

25 April 2026 - 06:10
IIF dorong investasi infrastruktur, soroti peran pemerintah dan disiplin ESG
Bisnis

IIF dorong investasi infrastruktur, soroti peran pemerintah dan disiplin ESG

25 April 2026 - 05:31
Harga BBM SPBU BP AKR hari ini: Diesel melonjak, RON 92 stabil
Bisnis

Harga BBM SPBU BP AKR hari ini: Diesel melonjak, RON 92 stabil

25 April 2026 - 04:53
Harga Emas Antam Tembus Rp3 Juta Per Gram di Pegadaian April 2026
Bisnis

Harga Emas Antam Tembus Rp3 Juta Per Gram di Pegadaian April 2026

25 April 2026 - 04:34
Apa Itu Bill of Lading? Fungsi dan Pentingnya dalam Transportasi Laut
Bisnis

Apa Itu Bill of Lading? Fungsi dan Pentingnya dalam Transportasi Laut

25 April 2026 - 03:05
Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini, April 2026
Bisnis

Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini, April 2026

25 April 2026 - 02:00
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD TKA 2026 dengan Pembahasan Lengkap

Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD TKA 2026 dengan Pembahasan Lengkap

16 April 2026 - 12:36
Nakes Sikka Mengabdi 7 Tahun Tanpa Gaji, Kini PPPK Tapi Gaji Belum Dibayar

Nakes Sikka Mengabdi 7 Tahun Tanpa Gaji, Kini PPPK Tapi Gaji Belum Dibayar

25 April 2026 - 06:48
Peningkatan Harga BBM Jadi Sorotan, Dianggap Melebihi Batas Wajar

Peningkatan Harga BBM Jadi Sorotan, Dianggap Melebihi Batas Wajar

25 April 2026 - 06:29
BTN percepat program 3 juta rumah, dorong pertumbuhan ekonomi

BTN percepat program 3 juta rumah, dorong pertumbuhan ekonomi

25 April 2026 - 06:10
5 Bintang Shin Tae-yong yang Bisa Jadi Incaran Persija Jika Ganti Mauricio Souza: 1 Target Persib

5 Bintang Shin Tae-yong yang Bisa Jadi Incaran Persija Jika Ganti Mauricio Souza: 1 Target Persib

25 April 2026 - 05:50
IIF dorong investasi infrastruktur, soroti peran pemerintah dan disiplin ESG

IIF dorong investasi infrastruktur, soroti peran pemerintah dan disiplin ESG

25 April 2026 - 05:31

Pilihan Redaksi

Nakes Sikka Mengabdi 7 Tahun Tanpa Gaji, Kini PPPK Tapi Gaji Belum Dibayar

Nakes Sikka Mengabdi 7 Tahun Tanpa Gaji, Kini PPPK Tapi Gaji Belum Dibayar

25 April 2026 - 06:48
Peningkatan Harga BBM Jadi Sorotan, Dianggap Melebihi Batas Wajar

Peningkatan Harga BBM Jadi Sorotan, Dianggap Melebihi Batas Wajar

25 April 2026 - 06:29
BTN percepat program 3 juta rumah, dorong pertumbuhan ekonomi

BTN percepat program 3 juta rumah, dorong pertumbuhan ekonomi

25 April 2026 - 06:10
5 Bintang Shin Tae-yong yang Bisa Jadi Incaran Persija Jika Ganti Mauricio Souza: 1 Target Persib

5 Bintang Shin Tae-yong yang Bisa Jadi Incaran Persija Jika Ganti Mauricio Souza: 1 Target Persib

25 April 2026 - 05:50
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.