Ringkasan Berita:
- Program ini diluncurkan oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan Wakil Gubernur, Reny A Lamadjido, untuk memperkuat kualitas SDM daerah.
- Fokus utama adalah membuka akses pendidikan tinggi yang lebih terbuka dan terjangkau bagi mahasiswa asal Sulawesi Tengah.
- Hingga 2025, telah terjalin kerja sama dengan sekitar 400 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Laporan Wartawan , Zulfadli
, PALU –Setahun kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A Lamadjido, Program BERANI Cerdas menunjukkan progres signifikan.
Hingga 2025, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menjalin kerja sama dengan sekitar 400 perguruan tinggi di seluruh Indonesia guna mendukung pembiayaan mahasiswa asal Sulawesi Tengah.
Program BERANI Cerdas menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Anwar–Reny dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah melalui akses pendidikan tinggi yang lebih terbuka dan terjangkau.
Gubernur Anwar Hafid menegaskan, skema program tersebut dirancang agar mahasiswa tidak lagi terbebani prosedur administrasi yang berbelit.
“Mahasiswa kita tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya kuliah. Begitu ada keterangan resmi dari kampus, pemerintah langsung mentransfer pembiayaan ke perguruan tinggi,” ujar Anwar saat refleksi satu tahun kepemimpinannya di Masjid Raya Baitul Khairaat, Palu, Minggu (22/2/2026).
Menurutnya, kerja sama dengan ratusan kampus tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan keberlanjutan pendidikan generasi muda Sulawesi Tengah, baik yang menempuh studi di dalam maupun luar daerah.
Program BERANI Cerdas juga berkontribusi terhadap peningkatan rata-rata lama sekolah masyarakat Sulawesi Tengah sepanjang 2025.
Data Badan Pusat Statistik mencatat adanya tren peningkatan indikator pendidikan yang menjadi komponen pembentuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Anwar menyebut, investasi di sektor pendidikan merupakan fondasi jangka panjang untuk mendorong daya saing daerah.
“Kita ingin anak-anak Sulawesi Tengah punya kesempatan yang sama untuk kuliah dan meraih masa depan yang lebih baik. Ini bagian dari tanggung jawab pemerintah,” katanya.
Selain sektor pendidikan, pemerintah provinsi juga memperkuat layanan kesehatan melalui Program Berani Sehat dan pembangunan infrastruktur strategis.
Namun, Anwar menegaskan bahwa penguatan SDM melalui pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam tahun pertama pemerintahannya.
“Kalau SDM kuat, sektor lain akan mengikuti. Pendidikan adalah kunci,” ujarnya.
Refleksi satu tahun kepemimpinan Anwar–Reny turut dirangkaikan dengan doa bersama, dzikir, dan penyaluran ribuan paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan pemerintah dengan rakyat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan Program BERANI Cerdas terus diperluas agar semakin banyak mahasiswa yang merasakan manfaat langsung dari kebijakan tersebut. (*)



















