Prakiraan Cuaca Sumatera Barat: Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Berbagai Wilayah pada Kamis, 19 Maret 2026
PADANG – Warga Sumatera Barat diimbau untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang diprediksi akan terjadi sepanjang hari Kamis, 19 Maret 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun Meteorologi Minangkabau telah merilis prakiraan cuaca detail yang mencakup potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.
Prakiraan ini dikeluarkan pada pukul 08.40 WIB, memberikan gambaran mengenai kondisi atmosfer yang perlu diantisipasi oleh masyarakat. Saat laporan ini disusun, pantauan awal menunjukkan kondisi cuaca berawan di area Jalan Ketilang, Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, yang menjadi salah satu titik pemantauan. Namun, prediksi BMKG menunjukkan bahwa fenomena cuaca yang lebih signifikan akan menyelimuti sebagian besar provinsi ini.
Prakiraan Cuaca Berdasarkan Waktu
Prakiraan cuaca ini dibagi berdasarkan waktu untuk memberikan informasi yang lebih spesifik:
Pagi Hari:
Kondisi cuaca pada pagi hari diprediksi berawan di sebagian besar wilayah. Namun, terdapat potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi di beberapa daerah. Wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang meliputi Pasaman Barat, Agam, Bukit Tinggi, Padang Panjang, Padang Pariaman, Sawahlunto, dan Solok.
Lebih lanjut, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan akan mengguyur wilayah Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Tanah Datar, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya. Masyarakat di daerah-daerah ini disarankan untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan hujan yang lebih deras.Siang hingga Sore Hari:
Memasuki periode siang hingga sore, cuaca diperkirakan masih berawan. Namun, potensi hujan ringan hingga sedang akan terus berlanjut. Yang lebih perlu diperhatikan adalah potensi hujan sedang hingga lebat yang diprediksi akan melanda wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya. Aktivitas di luar ruangan pada jam-jam ini perlu dipertimbangkan dengan matang.Malam Hari:
Pada malam hari, kondisi cuaca diprediksi akan didominasi oleh awan. Masih terdapat potensi hujan ringan hingga sedang. Namun, wilayah Solok Selatan dan Dharmasraya secara khusus masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.Sementara itu, pada dini hari, cuaca secara umum diprediksi akan kembali berawan, menandakan adanya jeda dari potensi hujan intensif menjelang pagi.
Parameter Cuaca Lainnya
Selain prakiraan curah hujan, BMKG juga memberikan informasi mengenai parameter cuaca lainnya yang penting untuk diketahui:
Suhu Udara:
Suhu udara di seluruh wilayah Sumatera Barat diperkirakan akan berkisar antara 17 hingga 31 derajat Celcius. Rentang suhu ini menunjukkan adanya variasi suhu antara daerah dataran tinggi yang cenderung lebih sejuk dan daerah pesisir yang lebih hangat.Kelembaban Udara:
Tingkat kelembaban udara diprediksi berada dalam rentang 65 hingga 98 persen. Kelembaban yang tinggi ini mengindikasikan bahwa udara di Sumatera Barat akan terasa cukup lembap, yang seringkali menyertai kondisi berawan dan potensi hujan.Arah dan Kecepatan Angin:
Arah angin pada hari itu diperkirakan bertiup dari Barat Daya hingga Barat Laut. Kecepatan angin bervariasi antara 4 hingga 26 kilometer per jam. Angin dengan kecepatan ini umumnya tidak terlalu kencang, namun dapat memberikan sedikit kesejukan di tengah kelembaban udara.
Peringatan Dini
BMKG mengeluarkan peringatan dini harian yang sangat penting untuk diperhatikan. Masyarakat di wilayah berikut diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat dan dampaknya:
- Kepulauan Mentawai
- Pasaman Barat
- Agam
- Bukit Tinggi
- Tanah Datar
- Padang Panjang
- Padang Pariaman
- Kota Padang
- Pesisir Selatan
- Pasaman
- Lima Puluh Kota
- Kabupaten Solok
- Solok Selatan
- Dharmasraya
Peringatan ini mencakup area-area tersebut beserta wilayah sekitarnya. Potensi hujan lebat dapat meningkatkan risiko terjadinya genangan air, banjir bandang di daerah rawan, serta longsor di daerah perbukitan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan kewaspadaan sangat diperlukan.
Masyarakat dihimbau untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah yang berisiko terdampak oleh cuaca ekstrem.



















