Selebgram Aghnia Punjabi Tuai Kecaman Akibat Konten Promosi di Tengah Kabar Duka
Dunia hiburan Tanah Air kembali dihebohkan dengan kontroversi yang melibatkan seorang selebgram ternama. Aghnia Punjabi, yang akrab disapa Emy Aghnia, kini tengah menjadi sorotan tajam dan menuai banjir hujatan dari publik. Dugaan munculnya aksi memanfaatkan momen duka cita sebagai ajang promosi produk menjadi akar permasalahan yang memicu kemarahan banyak pihak, terutama dari kalangan sahabat almarhum Vidi Aldiano.
Kejadian ini bermula ketika Aghnia Punjabi diduga mengaitkan kabar duka wafatnya Vidi Aldiano dengan konten promosi endorsement di akun media sosialnya. Tindakan yang dinilai tidak etis dan minim empati ini sontak memicu reaksi keras dari Fita Anggriani, sahabat dekat Sheila Dara, istri almarhum Vidi Aldiano.
Industri musik Indonesia baru saja berduka atas kepergian sosok berbakat Vidi Aldiano yang mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 7 Maret 2026. Di tengah suasana berkabung yang mendalam bagi keluarga dan sahabat, muncul sorotan negatif terhadap individu yang dinilai tidak peka dan memanfaatkan situasi sensitif untuk kepentingan komersial. Nama Aghnia Punjabi menjadi yang paling banyak dibicarakan setelah dirinya mengunggah konten promosi produk yang dianggap menyalahi etika.
Kritik Pedas Terkait Hilangnya Empati dan Etika
Aghnia Punjabi menuai kritik keras lantaran dalam narasi endorsement-nya, ia disebut menyisipkan detail mengenai kondisi kesehatan hingga penyebab meninggalnya Vidi Aldiano. Hal ini dianggap sebagai tindakan yang sangat tidak sensitif oleh para warganet, terlebih lagi oleh lingkaran terdekat almarhum.
Melalui unggahan di Instagram Story pribadinya, @fitaanggriani, pada Selasa, 17 Maret 2026, Fita Anggriani dengan tegas meluapkan kekecewaannya. Ia tak kuasa menahan amarah melihat sebuah momen duka yang seharusnya dihormati, justru dijadikan sebagai alat untuk promosi.
“Niat sebagai pengingat tentang pentingnya kesehatan dan merawat diri. PRETTTTTTTT,” tulis Fita Anggriani, yang dikenal sebagai aktris sinetron.
“Endorse mah endorse ajeh ga usah embel embel pake contoh vidi meninggal mbakeee ! Tol*l ! Otak lu dimaneeee!” tambahnya dengan nada geram.
Tidak hanya Fita Anggriani, Reza Chandika yang juga merupakan sahabat dekat mendiang Vidi Aldiano, turut menyuarakan keresahan yang sama. Melalui akun Instagram Story pribadinya, @rezachandika, ia secara terbuka menyentil tindakan tidak etis yang dilakukan oleh Aghnia Punjabi. Reza menyayangkan langkah sang selebgram yang dianggapnya secara vulgar memanfaatkan berita duka sebagai “jembatan” atau bridge untuk mempromosikan iklan.
“Secara etika yang berlaku umum di masyarakat maupun profesional, tindakan tersebut dianggap kurang etis atau bahkan bisa disebut tidak etis,” tulis Reza.
“Mengunakan berita duka sebagai “jembatan” (bridging) untuk konten promosi atau pekerjaan komersial sering kali dianggap sebagai tindakan mengeksploitasi kesedihan demi keuntungan materi,” jelasnya lebih lanjut.
Permohonan Maaf Terbuka dari Aghnia Punjabi
Menyadari bahwa unggahannya telah memicu gelombang kontroversi dan kritik pedas dari berbagai pihak, Aghnia Punjabi akhirnya memberikan tanggapan. Melalui akun Instagram pribadinya, @emyaghnia, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik dan terutama kepada keluarga almarhum Vidi Aldiano yang mungkin merasa tersakiti.
Dalam pernyataan yang diunggahnya, Aghnia memulai dengan salam hangat dan secara tulus mengungkapkan penyesalan mendalam atas konten yang telah diunggahnya. Ia mengakui kekeliruannya dan menyadari dampak negatif yang ditimbulkan dari narasi promosi yang dianggap tidak peka terhadap suasana duka.
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Dengan segala kerendahan hati, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas konten yang saya unggah dan telah menimbulkan kesalahpahaman.
Kepergian almarhum Vidi Aldiano merupakan kehilangan besar bagi banyak orang. Beliau adalah sosok yang selalu membawa keceriaan, energi positif, dan tawa bagi banyak orang, termasuk bagi saya pribadi,” tulis Aghnia.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada sedikit pun niat untuk membela diri dan mengakui kesalahannya dalam penggunaan konten tersebut.
“Dalam tulisan ini, tidak ada sedikit pun niat dari saya untuk membela diri. Saya sepenuhnya menyadari bahwa saya telah melakukan kesalahan dengan menyertakan video pesan almarhum yang mengatakan bahwa “harta dunia tidak selalu membawa kebahagiaan, terutama ketika seseorang menghadapi cobaan kesehatan,” lanjutnya.
Aghnia juga mengungkapkan bahwa video tersebut sebenarnya telah dihapus tak lama setelah diunggah. Ia turut menjelaskan alasan emosional di balik unggahan tersebut, yang ternyata berkaitan dengan situasi personal yang sedang dialaminya.
“Video tersebut sebenarnya telah saya hapus beberapa menit setelah diunggah.
Yang mungkin tidak banyak diketahui, pesan tersebut sangat menyentuh saya karena situasi yang saat ini juga dialami oleh SAHABAT TERDEKAT saya, seseorang yang sangat saya sayangi dan selalu membawa keceriaan dalam hidup saya.”
Meskipun demikian, ia mengakui bahwa cara penyampaiannya keliru, terutama karena mencantumkan unsur promosi dalam konteks yang sangat sensitif.
“Namun saya menyadari bahwa penyampaian saya, terutama dengan adanya penyebutan nama brand dalam konteks tersebut, adalah sesuatu yang tidak tepat.
Niat saya sebenarnya ingin berbagi pengingat tentang pentingnya kesehatan dan merawat diri, tetapi cara penyampaiannya jelas kurang bijak,” terangnya.
Sebagai penutup, Aghnia kembali menegaskan permintaan maafnya kepada publik yang merasa tidak nyaman atau tersinggung atas unggahannya tersebut.
“Dengan segala keterbatasan dan kekurangan saya sebagai manusia, sekali lagi saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang merasa tidak nyaman atau tersinggung atas hal ini,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian publik dan berjanji menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran berharga untuk masa depan.
“Terima kasih atas pengertian dan perhatian dari teman teman
saya pribadi memohon maaf sebesar besarnya
hal ini adalah pembelajaran besar untuk saya sekarang dan selamanya ,” pungkasnya.



















