No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga Pangan Meroket Jelang Lebaran 2026: Wamentan Buka Suara

Luna by Luna
20 Maret 2026 - 11:17
in Ekonomi
0

Menjelang Lebaran 2026: Pemerintah Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pokok

Menyambut Hari Raya Idulfitri yang semakin dekat pada tahun 2026, isu kenaikan harga bahan pokok selalu menjadi perhatian utama publik. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, memberikan pandangannya mengenai fenomena ini, menyatakan bahwa fluktuasi harga menjelang hari besar keagamaan adalah hal yang lazim terjadi. Namun, ia menekankan bahwa kenaikan tersebut harus tetap berada dalam batas kewajaran dan dapat dikendalikan oleh pemerintah.

“Harga komoditas itu pasti ada kenaikan, ada penurunan. Yang penting itu kalau naik, jangan lama-lama naiknya, harus segera turun,” ujar Sudaryono dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Rabu, 18 Maret 2026. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga agar lonjakan harga tidak memberatkan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.

Menjaga Keseimbangan Antara Produsen dan Konsumen

Sudaryono menggarisbawahi pentingnya keseimbangan yang harmonis antara kepentingan para produsen dan konsumen. Ia menjelaskan bahwa harga yang terlalu rendah dapat merugikan para petani atau peternak, sementara harga yang terlalu tinggi akan membebani daya beli konsumen.

“Kalau turun, kalau terlalu murah pertaninya atau peternaknya kan rugi ya. Kalau terlalu mahal itu konsumennya juga membeli dengan harga yang mahal,” lanjutnya. Prinsip ini menjadi landasan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan stabilisasi harga, memastikan bahwa seluruh elemen masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Instrumen Pengendalian Harga: HPP dan HET

Pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen untuk mengendalikan harga bahan pokok, di antaranya adalah penetapan Harga Pokok Produksi (HPP) di tingkat petani dan Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat konsumen. HPP berfungsi sebagai patokan harga minimum yang menjamin keuntungan wajar bagi produsen, sementara HET menjadi batas harga maksimum yang tidak boleh dilampaui oleh pedagang di tingkat eceran.

Baca Juga  Perbandingan KPR Konvensional dan Syariah: Simulasi Cicilan dan Keunggulan

“Jadi pengelolaan pangan kita ini ada HPP, HPP di tingkat petani, ada HET di tingkat pengecer. Jadi harga-harga pokok produksi bagi petaninya ditentukan dan harga eceran tertingginya ditentukan. Kita ngomong HET. Nah, kalau-kalau di atas HET itu jangan lama-lama naiknya. Tapi juga jangan terlalu murah dari harga acuan HET-nya gitu. Itu tugas pemerintah di situ,” papar Sudaryono. Mekanisme ini dirancang untuk menciptakan stabilitas pasar yang berkelanjutan.

Pemantauan Aktif dan Koordinasi Lintas Lembaga

Untuk memastikan efektivitas pengendalian harga, pemerintah secara aktif memantau pergerakan harga di seluruh pasar. Pemantauan ini dilakukan melalui koordinasi yang erat antar berbagai lembaga terkait, termasuk Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian, Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan), hingga Kementerian Perdagangan.

“Jadi intinya adalah naik turun biasa, yang penting jangan lama-lama. Pagi naik kalau bisa siang atau sore sudah turun gitu ya. Nah, itu kita ada troubleshooter-nya di situ,” ujar Sudaryono. Keberadaan tim troubleshooter ini menunjukkan kesiapan pemerintah untuk bertindak cepat dan sigap dalam mengatasi lonjakan harga yang tidak terduga.

Intervensi Pemerintah Saat Diperlukan

Ketika ditemukan adanya kenaikan harga yang signifikan di suatu wilayah, pemerintah tidak tinggal diam. Langkah investigasi mendalam akan segera dilakukan untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah tersebut. Jika diperlukan, intervensi akan dilakukan, termasuk upaya mendatangkan pasokan dari daerah lain untuk menutupi kekurangan.

“Kalau memang bisa diatasi di lokal di situ, ya sudah bisa turun. Tapi kalau misalnya perlu intervensi, perlu didatangkan dari tempat lain seperti disampaikan oleh Pak Sestama tadi ya, mendatangkan cabai dari tempat lain, Jambi diterbangkan, hal-hal itu intervensi,” jelasnya. Tindakan ini menunjukkan bahwa negara tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai agen aktif dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan.

Baca Juga  245 UMKM Ikut Pawai Paskah Kupang, Pemuda GMIT: Ekonomi Mulai Bangkit

Sudaryono menegaskan kembali peran aktif pemerintah dalam menjaga stabilitas pasar. “Jadi negara bukan hanya jadi wasit, tapi negara ikut menaruh tangannya untuk stabilisasi dari pasokan dan harga komoditas,” tambahnya. Komitmen ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama menjelang perayaan hari besar.

Klarifikasi Harga Daging Sapi

Terkait dengan beredarnya informasi mengenai harga daging sapi yang disebut mencapai Rp168.650 per kilogram, Sudaryono memberikan klarifikasi mendalam. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut merujuk pada jenis daging sapi tertentu yang memiliki spesifikasi berbeda dari daging sapi pada umumnya.

“Spesifik terkait harga daging tadi, jadi HET-nya Rp140.000 ya harga daging itu dalam kondisi daging normal. Yang Rp160.000 itu sudah kita cek, itu adalah daging tanpa lemak. Jadi memang punya spesifikasi yang berbeda, gradenya berbeda. Itu aja sih sebetulnya,” terang Sudaryono. Perbedaan harga ini, menurutnya, sangat wajar mengingat adanya perbedaan kualitas dan karakteristik produk.

Ia menegaskan bahwa harga daging sapi pada umumnya masih berada dalam batas ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Jadi so far, sejauh ini harganya tidak, karena spesifikasi yang lain ya, jadi tadi kalau daging normal HET-nya Rp140.000 dan itu Rp140.000, yang Rp160.000 itu adalah daging dengan spesifikasi tanpa lemak,” tandas Sudaryono. Penjelasan ini diharapkan dapat meluruskan informasi yang simpang siur dan memberikan pemahaman yang akurat kepada masyarakat mengenai penetapan harga daging sapi.

Dengan langkah-langkah proaktif dan sistem pengendalian yang matang, pemerintah optimis dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran 2026, sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan tenang dan penuh suka cita.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Imbal hasil obligasi AS melonjak, bank sentral global lepas treasury
Ekonomi

Imbal hasil obligasi AS melonjak, bank sentral global lepas treasury

29 Mei 2026 - 19:53
Polytron beri subsidi mandiri motor listrik 2026, harga makin menggoda di tengah ketidakpastian insentif
Bisnis

Polytron beri subsidi mandiri motor listrik 2026, harga makin menggoda di tengah ketidakpastian insentif

29 Mei 2026 - 18:27
Ekonom Bantah The Economist, Indonesia Lebih Baik
Ekonomi

Ekonom Bantah The Economist, Indonesia Lebih Baik

29 Mei 2026 - 17:43
Pemerintah: Rupiah Melemah, Tapi Bukan Krisis 1998
Ekonomi

Pemerintah: Rupiah Melemah, Tapi Bukan Krisis 1998

29 Mei 2026 - 16:16
Rupiah Melemah ke Rp 17.726 per Dolar AS Pagi Ini
Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp 17.726 per Dolar AS Pagi Ini

29 Mei 2026 - 15:47
Volume peti kemas di Surabaya turun 5,5% pada kuartal pertama 2026
Ekonomi

Volume peti kemas di Surabaya turun 5,5% pada kuartal pertama 2026

29 Mei 2026 - 13:08
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Review Asus ROG Phone 10: Spesifikasi, Harga, dan Performa Terbaru

Review Asus ROG Phone 10: Spesifikasi, Harga, dan Performa Terbaru

30 Mei 2026 - 23:59
Review Lengkap Asus ROG Phone 8: Spesifikasi, Harga, dan Performa Terbaik untuk Pemain

Review Lengkap Asus ROG Phone 8: Spesifikasi, Harga, dan Performa Terbaik untuk Pemain

30 Mei 2026 - 17:37
Review Lengkap Asus Zenfone 11: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Asus Zenfone 11: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

30 Mei 2026 - 11:15
Review dan Spesifikasi Asus Zenfone 10 Terbaru 2024

Review dan Spesifikasi Asus Zenfone 10 Terbaru 2024

30 Mei 2026 - 04:53
Sabrina Chairunnisa Bekukan Sel Telur di Usia 33, Ini Reaksi Deddy Corbuzier

Sabrina Chairunnisa Bekukan Sel Telur di Usia 33, Ini Reaksi Deddy Corbuzier

29 Mei 2026 - 23:59

Pilihan Redaksi

Review Asus ROG Phone 10: Spesifikasi, Harga, dan Performa Terbaru

Review Asus ROG Phone 10: Spesifikasi, Harga, dan Performa Terbaru

30 Mei 2026 - 23:59
Review Lengkap Asus ROG Phone 8: Spesifikasi, Harga, dan Performa Terbaik untuk Pemain

Review Lengkap Asus ROG Phone 8: Spesifikasi, Harga, dan Performa Terbaik untuk Pemain

30 Mei 2026 - 17:37
Review Lengkap Asus Zenfone 11: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Asus Zenfone 11: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

30 Mei 2026 - 11:15
Review dan Spesifikasi Asus Zenfone 10 Terbaru 2024

Review dan Spesifikasi Asus Zenfone 10 Terbaru 2024

30 Mei 2026 - 04:53
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.